Logo BeritaSatu

Polisi Selidiki KSP Pinjol Ilegal Dijual ke WNA

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:55 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, sedang menyelidiki dugaan koperasi simpan pinjam (KSP) yang juga menaungi pinjaman online ilegal (pinjol), buatan tersangka Julie Sindy alias JS dan kawan-kawan, dijual ke warga negara asing (WNA).

"Jadi tersangka JS berhubungan dengan pihak luar juga. Dia sebagai fasilitator dan pemodal untuk membuat KSP. KSP-KSP yang sudah dia buat ini dijual ke investor lain. Bagaimana komunikasinya, bisa melalui medsos maupun email yang sudah dia promosikan di luar. Masih kami dalami, di dalamnya apakah berkaitan dia punya agen khusus di luar negeri untuk memasarkan produknya atau bagaimana. Masih terus kami dalami," ujar Kasubdit Industri Keuangan Non-Bank Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Pol Ma'mun, Senin (25/10/2021).

Dikatakan Makmun, koperasi simpan pinjam yang juga menaungi pinjaman online ilegal itu, diduga dijual kepada WNA untuk menjadi pemodal atau investor.

"KSP-KSP ini nanti oleh yang bersangkutan dijual kepada WNA yang akan jadi investor pinjolnya. Ini nanti diubah. Maka masih kami dalami, karena ada 90-an KSP dan sebagian besar sudah diubah kepemilikannya. Masih terus kami dalami agar kami dapat apakah pemodal ini masih di Indonesia atau sudah di luar," ungkapnya.

Sebelumnya, Dittipid Eksus Bareskrim Polri, menangkap tiga tersangka terkait pengungkapan kasus pembuatan koperasi simpan pinjam fiktif yang diduga menaungi pinjaman online ilegal. Termasuk, menyita barang bukti sekitar Rp 21 miliar, perangkat komputer, ratusan akta pendirian koperasi simpan pinjam, ratusan stampel, dan lainnya.

Tiga orang yang ditangkap itu atas nama Julie Sindy alias JS, Danu Aditya alias DN dan Samsul Rizal alias RS.

Kasus ini merupakan lanjutan dari pengungkapan kasus pinjol ilegal di sejumlah titik beberapa waktu lalu. Ada tujuh tersangka yang diamankan ketika itu yang berperan sebagai operator penagih maupun penyebar pesan pendek atau SMS blasting. Mereka semua sudah dilakukan penahanan.

Penyidik kemudian melakukan pendalaman untuk bisa mengetahui siapa layer di atas, siapa yang mendanai, siapa yang memfasilitasi, siapa yang mengurus perizinan, dan lain sebagainya. Lalu ditemukan ada petunjuk beberapa aplikasi pinjaman online ilegal yang berbadan hukum. Berdasarkan pendalaman ini polisi menemukan setidaknya ada 34 pinjol ilegal atau berbentuk koperasi simpan pinjam yang diduga fiktif.

Kemudian, pada waktu bersamaan, penyidik juga mendalami peristiwa seorang perempuan berinisial WI (38), yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri, di kediamannya Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogori, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. Belakangan diketahui WI ternyata memiliki utang dan diduga tidak kuat menghadapi teror dari pinjol.

Setelah dilakukan pendalaman ternyata, setidaknya ada 23 pinjol yang terkait dengan korban meninggal di Wonogiri. Akhirnya, polisi berhasil melakukan penangkapan dan penahanan terhadap ketiga tersangka itu.

Sementara ini, polisi mencatat ada sekitar 95 KSP yang diduga dibuat oleh tersangka JS dan kawan-kawan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Terpidana Bom Bali I, Umar Patek Bebas Bersyarat Hari Ini

Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham menyatakan, Hisyam bin Alizein alias Umar Patek, terpidana bom Bali I bebas bersyarat mulai hari ini, Rabu (7/12/2022).

NEWS | 7 Desember 2022

Setelah Menikah, Kaesang dan Erina Tak Akan Tunda Momongan

Kaesang Pangarep mengaku akan langsung tancap gas untuk punya momongan setelah resmi menikah dengan Erina Gudono.

NEWS | 7 Desember 2022

Mengaku Tak Jujur, Ferdy Sambo Tak Sudi Disebut Pembohong

Ferdy Sambo tidak sudi disebut pembohong, meski hasil poligraf atau uji kebohongan terkait kasus pembunuhan Brigadir J menyatakan Ferdy Sambo tidak jujur.

NEWS | 7 Desember 2022

Kapolri Instruksikan Usut Tuntas Bom Bunuh Diri Bandung

Kapolri Sigit menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa bom bunuh diri Bandung tersebut.

NEWS | 7 Desember 2022

KPK Tangkap Ra Latif dan 5 Pejabat Pemkab Bangkalan, Ini Daftarnya

KPK menangkap Bupati Bangkalan, AbduI Latif Amin Imron atau Ra Latif dan lima pejabat di Pemkab Bangkalan terkait kasus jual beli jabatan. 

NEWS | 7 Desember 2022

Bharada E Pastikan Ferdy Sambo Ikut Tembak Brigadir J

Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E menegaskan Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

NEWS | 7 Desember 2022

Kapolri Sampaikan Dukacita kepada Korban Bom Bandung

Saat menjenguk korban bom Bandung di Rumah Sakit Immanuel, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan duka atas wafatnya Aipa Sofyan. 

NEWS | 7 Desember 2022

Ferdy Sambo Akui Tidak Jujur Saat Diperiksa Uji Kebohongan

Ferdy Sambo akui tidak jujur saat diperiksa poligraf atau alat uji kebohongan terkait kasus pembunuhan berencana Brigadir J. 

NEWS | 7 Desember 2022

Efek Bom Bandung, Pengamanan Pernikahan Kaesang Dipertebal

Pengamanan pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono akan dipertebal mengingat adanya peristiwa bom Bandung. 

NEWS | 7 Desember 2022

Percaya 1.000%, Ferdy Sambo Mengaku Putri Candrawathi Cinta Pertamanya

Ferdy Sambo mengaku Putri Candrawathi merupakan cinta pertamanya. Untuk itu, Sambo percaya 1.000% Putri Candrawathi dilecehkan oleh Brigadir J. 

NEWS | 7 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# Ferdy Sambo


# Gempa Cianjur


# Pernikahan Kaesang


# KKB Tembak Mati


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Piala Dunia 2022 Disaksikan Lebih 2 Miliar Penonton TV

Piala Dunia 2022 Disaksikan Lebih 2 Miliar Penonton TV

SEMESTA BOLA 2022 | 11 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE