KPK Ingatkan Azis Syamsuddin Soal Keterangan Palsu di Persidangan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

KPK Ingatkan Azis Syamsuddin Soal Keterangan Palsu di Persidangan

Rabu, 27 Oktober 2021 | 00:02 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan mantan Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin mengenai adanya ancaman pidana bagi pihak yang memberikan keterangan palsu di persidangan. Peringatan ini disampaikan Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata menanggapi bantahan-bantahan yang disampaikan Azis saat bersaksi dalam sidang perkara dugaan suap penanganan perkara dengan terdakwa mantan penyidik KPK, Stepanus Robin Pattuju di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (25/10/2021) kemarin.

"Sebenarnya keterangan palsu itu kan ada sanksinya, makanya kemarin kan sudah diingatkan oleh salah satu majelis hakim konsekuensi kalau memberikan keterangan yang tidak benar," kata Alex, sapaan Alexander Marwata di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (26/10/2021).

Azis membantah sejumlah keterangan yang disampaikan saksi lainnya. Salah satunya, Azis membantah mengenalkan Stepanus Robin Pattuju kepada mantan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial dan mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari.

Azis juga membantah pernah memberikan uang ke Stepanus Robin untuk mengamankan perkara yang menyeret namanya. Azis mengeklaim uang yang diberikannya sebagai utang untuk membantu keluarga Robin.

Alex menekankan, KPK telah mengantongi bukti keterlibatan Azis dalam kasus suap penanganan perkara. Alex meyakini hakim tidak akan percaya begitu saja pada keterangan Azis.

"Tentu hakim bisa mengatakan itu karena sudah diperiksa saksi-saksi, lah kok keterangannya berbeda. Kalau ada keterangan yang berbeda pasti ada salah satu pihak yang enggak benar menyampaikan keterangan seperti itu kan," kata Alex.

Dalam persidangan kemarin, Azis memberikan keterangan yang berbeda dari saksi lainnya. Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Jaini Bashir pun mengingatkan Azis Syamsuddin yang dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan hari ini untuk memberikan keterangan yang jujur.

"Saya hanya confirm, kalau ada dua keterangan yang beda, berarti salah satunya ada yang bohong," kata Jaini saat persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (25/10/2021).

Diketahui, jaksa KPK mendakwa Stepanus bersama-sama pengacara Maskur Husain menerima uang suap Rp11,025 miliar dan US$ 36.000 atau total sekitar Rp 11,5 miliar. Suap itu diterima Stepanus dan Maskur dari lima pihak yang berperkara di KPK.

Berikut rincian uang yang diterima Robin bersama dengan Maskur Husain:

1. Dari Wali Kota Tanjungbalai Muhamad Syahrial sejumlah Rp 1.695.000.000.

2. Dari Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dan politikus Partai Golkar Aliza Gunado sejumlah Rp 3.099.887.000 dan US$ 36.000.

3. Dari Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna sejumlah Rp 507.390.000.

4. Dari Direktur PT Tenjo Jaya Usman Effendi sejumlah Rp 525.000.000.

5. Dari mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari sejumlah Rp 5.197.800.000.

Selain memberikan suap, Azis Syamsuddin berperan mengenalkan Stepanus kepada Syahrial dan Rita Widyasari.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bandar Narkoba Penabrak Polisi Diringkus di Weleri

Bandar narkoba berinisial J yang menabrak Iptu JM saat pengejaran di Cirebon, Jawa Barat, diringkus oleh Tim Khusus Polres Metro Jakarta Pusat di wilayah Weleri

NASIONAL | 30 November 2021

Jokowi Akan Resmikan 2 Bendungan dan Tanam Padi di Jatim

Presiden Joko Widodo (Jokowi) diagendakan meresmikan dua bendungan dan menanam padi bersama para petani di Jawa Timur, Selasa (30/11/2021).

NASIONAL | 30 November 2021

Waspada, 26 Wilayah di Indonesia Alami Cuaca Ekstrem

BMKG memberikan peringatan dini agar waspada akan cuaca ekstrem untuk curah hujan sedang hingga lebat yang diperkirakan terjadi di 26 wilayah di Tanah Air.

NASIONAL | 30 November 2021

Kasus Covid-19 di Level Rendah, PPKM Jawa-Bali Diperpanjang

Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa-Bali selama dua minggu ke depan atau hingga 13 Desember 2021

NASIONAL | 30 November 2021

Bibit Siklon 94W di Perairan Kamboja, Ini Dampaknya bagi RI

BMKG terus melakukan pemantauan perkembangan siklon tropis dan aktivitas dinamika atmosfer lainnya beserta potensi dampak cuaca ekstremnya.

NASIONAL | 30 November 2021

Kecanduan Game Online, Kakak Beradik Bobol Toko Ponsel

Dua orang kakak beradik berinisial GPS (18) dan HSA (16) ditahan polisi karena diduga membobol sebuah toko ponsel gara-gara kecanduan game online.

NASIONAL | 29 November 2021

Polda Papua Usut Dugaan Dana Desa Digunakan KKB di Yahukimo

Polda Papua mendalami dugaan penggunaan dana desa untuk operasional kelompok kriminal bersenjata (KKB), khususnya kelompok Temianus Magayang di Yahukimo.

NASIONAL | 29 November 2021

Kantara Group Hibahkan Alat Ukur GNSS RTK untuk 4 Kampus

PT Kantara Group Indonesia menyerahkan bantuan alat ukur GNSS/RTK kepada 4 fakultas teknik di bidang Geodesi/Geomatika.

NASIONAL | 29 November 2021

Pemerintah Targetkan Revisi UU Ciptaker Kurang dari 2 Tahun

Menko Polhukam, Mahfud MD menyatakan, pemerintah menargetkan revisi UU Cipta Kerja akan rampung kurang dari 2 tahun sebagaimana putusan MK.

NASIONAL | 29 November 2021

ASN di Bandung Wajib Nyanyi Indonesia Raya sebelum Bekerja

Bupati Bandung Dadang Supriatna mewajibkan para ASN di Kabupaten Bandung untuk menyanyikan Indonesia raya sebelum memulai pekerjaannya setiap hari

NASIONAL | 29 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
Sesi I IHSG Menguat, Saham TMAS Cuan Sementara

Sesi I IHSG Menguat, Saham TMAS Cuan Sementara

EKONOMI | 12 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings