Strategi Jangka Benah, Solusi Penataan Kebun Sawit di Kawasan Hutan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Strategi Jangka Benah, Solusi Penataan Kebun Sawit di Kawasan Hutan

Rabu, 27 Oktober 2021 | 06:19 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah memperkenalkan Strategi Jangka Benah (SJB) sebagai salah satu skema penyelesaian dan penataan kebun sawit di kawasan hutan. Jangka Benah dinilai dapat menjadi solusi jalan tengah dalam penyelesaian ketidaksesuaian atau tumpang tindih pemanfaatan kawasan hutan untuk penggunaan lain, salah satunya untuk perkebunan sawit.

Tim Strategi Jangka Benah Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) Ari Susanti menjelaskan, Jangka Benah merupakan periode untuk memperbaiki struktur dan fungsi ekosistem hutan yang terganggu atau rusak, akibat ekspansi kebun kelapa sawit monokultur terhadap kawasan hutan.

Menurut Ari, SJB dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama bertujuan untuk mengubah kebun kelapa sawit monokultur menjadi kebun campur sawit dalam bentuk agroforestri. Seperti penambahan spesies tanaman berkayu pada kebun kelapa sawit monokultur.

Kemudian, tahap kedua adalah bertujuan untuk meningkatkan struktur dan fungsi ekosistem agroforestri kelapa sawit, sehingga struktur dan fungsinya dapat menyerupai hutan alami (close to nature).

"Di Bukit Bamba itu mereka sudah menerapkan berbagai macam model-model kebun sawit campur. Misalnya, sawit dicampur dengan dengan jengkol, pete, sungkai, jelutung. Di Kalimantan Tengah, sawit dicampur dengan sayur mayur. seperti sawi yang mudah untuk tumbuh," kata dia pada Webinar "Strategi Jangka Benah, Solusi Bagi Kesejahteraan Rakyat dan Kawasan Hutan", Selasa (26/10/2021).

Lebih lanjut Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Suwanto menyampaikan, pihaknya menyambut baik atas inisiatif tersebut, mengingat Kalteng dikategorikan memiliki luas tutupan sawit cukup besar, yakni mencapai 1,7 juta hektare. Namun dari total luasan sawit tersebut, baru sebanyak 1,3 juta hektare Perkebunan Besar Swasta yang telah memiliki izin. Serta, dari total 1,3 juta hektare itu sebanyak 600.000 hektare di antaranya masuk kawasan hutan .

Ia berharap, SJB ke depan tidak lagi menempel pada perizinan lain dan dapat dibuatkan peta indikatif. Selain itu SJB juga agar terus disosialisasi, hingga bisa memberikan kontribusi, kesejahteran, serta penghasilan lebih besar daripada sistem monokultur.

"Masyarakat itu sederhana, nggak perlu ganti-ganti sistem. Yang penting apa yang masyarakat tanam itu ada optekernya atau pasarnya langsung masuk. Kalau tidur tapi sambil nanam sawit, orang yang beli datang. Kalau sengon, kita harus menawarkan. Ini adalah substansi dari semua sistem itu agar kita bisa sejahterakan masyarakat," jelas dia.

Kemudian, Ketua Kelompok Hutan Tani (KHT) Kasang Panjang, Makmun Murod, mengatakan bahwa 83 anggota kelompoknya telah melaksanakan SJB selama dua tahun dan telah menerapkannya di lahan 55 hektare dari 283 hektaer lahan yang ada.

Meski begitu, ia mengaku masih harus berhadapan dengan pola pikir masyarakat, karena masih ada masyarakat yang belum merasa punya tanggung jawab moril untuk mengembalikan fungsi hutan. Ia berharap program SJB tidak putus di tengah jalan, hingga terus ada pembinaan di lapangan.

"Bahkan tidak hanya pembinaan, amanat undang-undang pemegang izin baik ATR, memiliki kewajiban menanam minimal 100 batang yang berjenis kehutanan. Jadi harus dikawal betul oleh pemerintah, jangan sampai dia nanam yang enggak-enggak. Jangan kami bekerja sendiri, karena kalau kami itu bukan perusahaan tapi pemegang izin dalam bentuk kelompok tani," ucapnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sandiaga: Doa Terbaik untuk Seluruh Warga di Kaki Semeru

Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno menyampaikan keprihatinannya menyusul terjadinya erupsi Gunung Semeru, di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur

NASIONAL | 4 Desember 2021

Satgas Nemangkawi Tangkap 2 Buronan Penjual Amunisi

Satgas Nemangkawi dan Polres Nabire meringkus dua orang buronan berinisial AU dan DW, yang berperan menjual amunisi kepada KKB.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Jembatan Malang-Lumajang Putus Diterjang Lahar Dingin Semeru

Jembatan Gladak Perak, penghubung jalan nasional antara Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, putus diterjang lahar dingin Gunung Semeru

NASIONAL | 4 Desember 2021

Terekam sejak 1818, Ini Catatan Erupsi Gunung Semeru

Catatan letusan yang terekam pada 1818 hingga 1913 tidak banyak informasi yang terdokumentasikan.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Wapres Minta ICMI Bantu Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045

Wapres Ma’ruf Amin mengajak ICMI dapat membantu mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Hujan Abu dari Gunung Semeru Diprediksi selama 6 Jam

BMKG memprakirakan abu vulkanis yang dikeluarkan letusan Gunung Semeru cenderung mengarah ke barat hingga barat daya selama enam jam ke depan

NASIONAL | 4 Desember 2021

Masyarakat Diimbau Tak Beraktivitas Dekat Kawah Semeru

Masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam radius satu kilometer dari kawah Gunung Semeru.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Erupsi Semeru Tak Berdampak Signifikan untuk Penerbangan

Airnav menyatakan bahwa tidak ada dampak signifikan akibat aktivitas erupsi Gunung Semeru terhadap operasional pelayanan navigasi penerbangan.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Gunung Semeru Alami Dua Guguran Lava Pijar

PVMB mencatatkan dua guguran lava pijar dengan jarak luncur kurang lebih 500-800 meter.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Gunung Semeru Erupsi, Khofifah: Saya Bergerak ke Lokasi

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan, malam ini dirinya bergerak ke lokasi bencana erupsi Gunung Semeru.

NASIONAL | 4 Desember 2021


TAG POPULER

# Lili Pintauli Siregar


# Insentif PPN


# Kekayaan Nurul Ghufron


# Greysia/Apriyani


# Jokowi



TERKINI
Kasus Covid-19 Anak Meningkat di Afsel, Diduga Omicron

Kasus Covid-19 Anak Meningkat di Afsel, Diduga Omicron

DUNIA | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings