Obligor Klaim Tidak Punya Utang, Satgas BLBI Akan Tempuh Jalur Hukum
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Obligor Klaim Tidak Punya Utang, Satgas BLBI Akan Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 27 Oktober 2021 | 19:47 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) akan menempuh jalur hukum apabila ada obligor yang mengaku tidak punya utang, namun tim pelaksana tugas penanganan hak tagih dana BLBI mengantongi bukti-bukti.

"Obligor itu macam-macam, sesudah dipanggil ada yang datang menyatakan, ya saya punya utang. Ada yang menyatakan saya tidak punya utang, saya merasa tidak punya utang. Ada yang menyatakan saya punya utang, jumlahnya beda. Kita akan selesaikan semuanya itu. Yang mengaku tidak punya utang, tapi kita punya bukti, ya nanti kita menempuh jalur hukum. Banyak yang bisa dilakukan, kita ada Jaksa Agung, Polri punya Bareskrim," kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, yang juga merupakan Ketua Pengarah Satgas BLBI, di Jakarta, Rabu (27/10/2021).

Sementara itu, Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Rionald Silaban, selaku Ketua Pelaksana Satgas BLBI menyampaikan, Satgas BLBI sudah bekerja sama dengan Bareskrim Polri untuk melihat apakah ada atau tidak tindak pidana yang dilakukan oleh obligor dan kreditur, khususnya terkait nama-nama yang dipanggil pada tahap pertama.

"Namun terlalu dini bagi saya untuk menyampaikan sekarang apa yang sedang dilakukan oleh kawan-kawan kita di Bareskrim. Pada dasarnya kami di satgas pelaksana, kita menyampaikan kepada Bareskrim mengenai beberapa hal yang saat ini sedang dilihat potensi tindak pidananya. Misalnya sebagai contoh, adanya barang yang sudah dijanjikan atau barang yang sudah dijaminkan setelah kita cek ternyata sudah beralih tangan. Nah, untuk itu kita bekerja sama dengan ATR/BPN untuk melihat riwayat tanah tersebut, dan bagaimana peralihan tanah tersebut terjadi. Kalau ada potensi tindak pidananya, maka itu akan ditindak," ungkapnya.

Menyoal apakah ada obligor yang tidak kooperatif, Rionald menyampaikan, dengan bergulirnya masalah ini selama 20 tahun sudah bisa memberikan kesimpulan apa yang terjadi.

"Jadi pertanyaanya apakah ada obligor yang tidak kooperatif, sesungguhnya dengan ini terjadi selama 20 tahun, kita bisa menyimpulkan apa yang terjadi. Oleh sebab itu, maka satgas ini diminta untuk menagih kembali," katanya.

Rionald menuturkan, saat ini Satgas BLBI sedang menyusun nama-nama obligor yang akan dipanggil pada tahap kedua.

"Selanjutnya kita akan juga akan melakukan pemanggilan base kedua. Nama-nama daripada obligor itu saat ini sedang digodok oleh pelaksana," tandasnya.

Diketahui, pada tahap pertama Satgas BLBI telah berhasil menyetorkan hasil penagihan dana BLBI sebesar Rp 2.454.974.593,50 dan US$ 7.637.638,92 ke kas negara.

Satgas BLBI juga memblokir sejumlah 339 aset tanah jaminan dan memblokir saham pada 24 perusahaan. Terkait aset properti, Satgas BLBI telah memblokir 59 sertifikat tanah di berbagai daerah, balik nama menjadi atas nama pemerintah terhadap 335 sertifikat, perpanjangan hak pemerintah kepada 543 sertifikat yang tersebar di 19 Provinsi.

Kemudian, melakukan penetapan status penggunaan (PSP) aset BLBI kepada tujuh kementerian dan lembaga yaitu, BNN, BNPT, Polri, Kementerian Agama, Kementerian Pertahanan, Kementerian Keuangan, dan BPS, yang nilai keseluruhannya mencapai Rp 791,17 miliar. Satgas BLBI juga melakukan hibah aset properti BLBI kepada Pemkot Bogor senilai Rp 345,73 Milyar.

Satgas BLBI pun telah menguasai fisik atas 97 bidang tanah seluas 5.320.148,97 meter persegi yang tersebar di Jakarta, Medan, Pekanbaru, Tangerang, dan Bogor.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

FKDB Silaturahmi dengan Polres Kota-Kabupaten Sukabumi

Pertemuan tersebut digelar dalam rangka silaturahmi dengan jajaran kepolisian di mana FDKB bertindak selaku mitra kerja Polri.

NASIONAL | 2 Desember 2021

Unilever Berkomitmen Dukung Peningkatan Kesehatan Masyarakat

Unilever Indonesia percaya bahwa sanitasi yang baik adalah hak bagi seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali.

NASIONAL | 2 Desember 2021

Tersangka Teroris di Luwu Timur Bertugas Simpan Senjata

Densus) 88 Antiteror Polri, membekuk dua tersangka teroris berinisial M alias AFB (48) dan MM alias AMM (44), di Luwu Timur, Sulsel, akhir November.

NASIONAL | 2 Desember 2021

Kunjungi Bali, Jokowi Akan Tinjau Infrastruktur G-20

Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak menuju Provinsi Bali untuk melakukan kunjungan kerja.

NASIONAL | 2 Desember 2021

Bandara Kediri Tingkatkan Ekonomi Jatim Bagian Selatan

Pembangunan bandara diharapkan menjadi pintu gerbang perekonomian, penunjang kegiatan pariwisata dan perdagangan, serta simpul dalam jaringan transportasi.

NASIONAL | 2 Desember 2021

Kemenhub Diminta Evaluasi Aturan E-Ticket ASDP

Pemberlakuan tiket elektronik dianggap merugikan konsumen layanan jasa penyeberangan ASDP.

NASIONAL | 2 Desember 2021

Guru Dituntut Beradaptasi dengan Platform Digital 

Di tengah kondisi global yang mengalami re-setting ke new normal, dunia pendidikan harus siap bertransformasi.

NASIONAL | 2 Desember 2021

BP Jamsostek dan KKP Serahkan Santunan untuk ABK KM Hentri I

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono dan Direktur Utama BP Jamsostek Anggoro Eko Cahyo menyerahka santunan mencapai Rp 1,99 Miliar kepada 21 KM Hentri I.

NASIONAL | 2 Desember 2021

Fermented Mother Liquor, Nutrisi Pakan Ternak Alternatif

Fermented Mother Liquor (FML) merupakan cairan yang berasal dari hasil pengolahan produk samping dari proses produksi Monosodium Glutamat (MSG).

NASIONAL | 1 Desember 2021

Inovasi Sejumlah Pemkot Bangun Smart City

Berbagai daerah terus berupaya menata menuju kota cerdas atau smart city untuk mewujudkan pelayanan publik yang efektif dan efisien. 

NASIONAL | 1 Desember 2021


TAG POPULER

# Reshuffle Kabinet


# Vaksin Sinovac


# Reuni 212


# BWF World Tour


# Sri Mulyani



TERKINI
WTA Tunda Turnamen di Tiongkok Terkait Kasus Peng Shuai

WTA Tunda Turnamen di Tiongkok Terkait Kasus Peng Shuai

OLAHRAGA | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings