Kapolri Diminta Atensinya atas Penanganan Kasus di Polres Bantul
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kapolri Diminta Atensinya atas Penanganan Kasus di Polres Bantul

Kamis, 28 Oktober 2021 | 23:51 WIB
Oleh : Willy Masaharu / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diminta untuk memberikan atensi terhadap penanganan kasus yang sedang ditangani Polres Bantul. Dua kali surat dilayangkan kepada Kapolres Bantul, Yogyakarta, AKBP Ihsan SIK tidak mendapat tanggapan sama sekali. Surat pertama dikirim per tanggal 23 September 2021 dan yang kedua dikirim per tanggal 18 Oktober 2021 serta keduanya tidak mendapat tanggapan.

Demikian diungkapkan AM Putut Prabantoro kuasa hukum dari Leohardy Fanany yang dilaporkan oleh PT Pixel Perdana Jaya ke Polres Bantul, Rabu (27/10/2021). Karena tidak mendapatkan tanggapan dari Polres Bantul, surat kedua dikirimkan lagi dan ditembuskan kepada Kapolda, Irwasda dan Dirreskrimum Polda DIY.

AM Putut Prabantoro menjelaskan, kedua surat tersebut berisi permohonan audit independen menggunakan laporan SPT Pajak Tahunan PT Pixel Perdana Jaya periode 2016 – 2020. Permintaan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan dari penyidik yang meminta Leohardy Fanany melakukan audit sendiri. Arahan itu muncul dalam pertemuan di kantor Polres Bantul, Yogyakarta pada tanggal 18 September 2021 yang dihadiri Kapolres Bantul AKPB Ihsan SIK, AM Putut Prabantoro dan dua penyidik dari Polres Bantul.

Menurut kuasa hukum Leohardy Fanany tersebut, pemilihan SPT Pajak Tahunan periode 2016 – 2020 dijadikan dasar sebagai audit independen, karena itu merupakan hasil laporan pajak PT Pixel Perdana Jaya yang dilaporkan sebagai kebenaran kepada negara dan hal itu tidak dapat disanggah oleh siapapun termasuk PT Pixel Perdana Jaya. AM Putut Prabantoro merasa aneh jika permintaan ini sulit dikabulkan.

Dalam pertemuan pada 18 September 2021 tersebut, diakui oleh penyidik bahwa auditor publik yang menghasilkan audit independen ditunjuk dan dibiayai sendiri oleh PT Pixel Perdana Jaya. Pemilihan auditor independen itu tidak melalui persetujuan dari AM Putut Prabantoro. Dari hasil audit yang diaku independen oleh penyidik dijadikan dasar penetapan status tersangka terhadap Leohardy Fanany. Karena merasa adanya keberpihakan penyidik terhadap PT Pixel Perdana Jaya, dalam pertemuan itu sebagai kuasa hukum, AM Putut Prabantoro menyatakan keberatan. Dan sebagai tanggapan, pihak Leohardy Fanany diminta untuk melakukan audit sendiri.

“Bagaimana mau independen, penunjukan itu tanpa melalui persetujuan kami sebagai pihak terlapor dan sekaligus pihak yang memermasalahkan. Hasil pertemuan dengan Kapolres Bantul pada 18 September 2021 itu ada dalam dua surat yang kami kirimkan. Dan penyidik tidak memegang hasil pertemuan di Polres Bantul tersebut,” ujar AM Putut Prabantoro yang alumnus Lemhannas PPSA XXI ini.

Keberpihakan penyidik terhadap pelapor, menurut AM Putut Prabantoro, sudah terlihat sejak pertama kliennya dipanggil ke Polres Bantul. Penyidik tidak menggubris adanya sita paksa sertifikat tanah/rumah atas nama Lusi Harianto, isteri dari Leohardy Fanany pada 24 Agustus 2020. Sementara Leohardy Fanany dilaporkan ke Polres Bantul pada 26 Oktober 2020. Pemanggilan pertama Leohardy Fanany sebagai saksi ke Polres Bantul pada 15 Maret 2021.

Polemik perlunya penggunaan audit independen itu berawal dari tidak pastinya nilai kerugian PT Pixel Perdana Jaya atas dugaan perbuatan yang dilakukan oleh Leohardy Fanany. Dalam Berita Acara Serah Terima Penyerahan Sertifikat No. 28/BA/Alianto-Law Firm/VIII.2020 yang ditandatangani oleh Pitoyo sebagai kuasa hukum PT Pixel Perdana Jaya, kerugian yang tertulis adalah Rp 5.500.000.000 (lima miliar lima ratus juta rupiah).

Sementara dalam laporan ke Polres Bantul tanggal 26 Oktober 2020 oleh PT Pixel Perdana Jaya yang diwakili oleh Yustinus Wijaya dalam kapasitas sebagai Regional Sales Manager, kerugian yang dilaporkan sebesar Rp 3.000.000.000 (tiga miliar rupiah). Pada waktu pemanggilan tanggal 15 Maret 2021, dalam berita acara pemeriksaan sebagai saksi, Leohardy Fanany dituduh merugikan perusahaan sebesar Rp 2.200.000.000 (dua miliar dua ratus juta rupiah) yang merupakan hasil audit internal PT Pixel Perdana Jaya. Sementara pengakuan Leohardy Fanany, kerugian yang diderita perusahaan atas perbuatannya sebesar Rp 678.934.200 (enam ratus tujuh puluh delapan juta sembilan ratus tiga puluh empat ribu dua ratus).

Sejak pertama hadir mendampingi kliennya di Polres Bantul tanggal 15 Maret 2021, AM Putut Prabantoro telah memprotes ketidakpastian nilai kerugian. Dan, jelas terlihat bahwa kerugian yang tercantum di Berita Acara Penyerahan Sertifikat ditulis tanpa dilakukan audit terlebih dahulu. Dalam pertemuan dengan Kapolres Bantul sebelumnya yakni, AKBP Wahyu Tri Budi Sulistiyono, disarankan untuk menggunakan audit independen setelah AM Putut Prabantoro menyatakan keberatan atas prosedur penanganan dan besarnya ganti kerugian.

“Saya tidak ingin nasib Novi Lestari, yang juga mantan pegawai PT Pixel Perdana Jaya terjadi atas Leohardy Fanany. Saat ini Novi Lestari sudah mendapat keputusan tetap dengan 4 tahun penjara sekalipun dalam persidangan jelas terlihat ada ketidaksesuaian besarnya kerugian yang diderita oleh perusahaan,” ujar AM Putut Prabantoro.

Oleh AM Putut Prabantoro dijelaskan lebih lanjut bahwa dalam pertemuan 18 September 2021 di Polres Bantul, di hadapan AKBP Ihsan sebagai Kapolres Bantul baru yang menggantikan AKBP Wahyu Tri Budi Sulistiyono, penyidik tersebut mengakui bahwa mereka adalah penyidik atas kasus Novi Lestari.

Ditegaskan oleh AM Putut Prabantoro, penggunaan SPT Pajak Tahunan PT Pixel Perdana Jaya adalah pilihan masuk akal yang dipilihnya untuk mematahkan audit independen yang dihasilkan oleh auditor publik tunjukan dan dibayar oleh PT Pixel Perdana Jaya.

“Apa yang saya minta adalah sebagai tindak lanjut dari arahan penyidik tersebut dalam pertemuan tersebut. Hasil pertemuan itu saya tulis dalam surat yang saya ajukan kepada Kapolres Bantul yang hingga saat ini belum mendapat tanggapan,” ujarnya.

AM Putut Prabantoro mengatakan bahwa keberpihakan penyidik ini kepada PT Pixel Perdana Jaya bisa dilihat dari berbagai alat bukti yang dimilikinya meski belum diungkapkan termasuk foto, rekaman dan lain-lain.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Panglima TNI Ungkap Fakta 1.826 Prajurit Terinfeksi HIV/AIDS

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyatakan, dalam 10 tahun ini tercatat sebanyak 1.826 prajurit terinfeksi HIV/AIDS.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Lagi, Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB di Yahukimo, Papua

Prajurit satgas teritorial Koramil Persiapan Suru-suru, Kodim 1715/Yahukimo, Papua, tewas ditebak kelompok kriminal bersenjata atau KKB.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Sahabat Ganjar Jaring Potensi Santri di Lombok

Kelompok relawan pendukung Ganjar Pranowo, Sahabat Ganjar mengadakan Lomba Tilawatil Quran untuk menjaring potensi santri di Lombok, Nusa Tenggar Barat. 

NASIONAL | 3 Desember 2021

Melalui IKK, LAN Dorong Pembuatan Kebijakan Berbasis Bukti

Lembaga Administrasi Negara (LAN) sebagai instansi Pembina Jabatan Fungsional Analis Kebijakan terus mendorong pembuatan kebijakan berbasis bukti

NASIONAL | 2 Desember 2021

YLAM dan MHU Gelar Vaksinasi Gotong Royong di Kukar  

Yayasan Life After Mine (YLAM) dan PT Multi Harapan Utama (MHU) memfasilitasi program vaksinasi gotong royong bagi 1.000 warga Kutai Kertanegara (Kukar).

NASIONAL | 3 Desember 2021

The Untold Story: Kopassus untuk Indonesia

Kisah tahun 1960-an ini termuat dalam buku “KOPASSUS UNTUK INDONESIA” – Profesionalisme Prajurit Kopassus.”

NASIONAL | 3 Desember 2021

Sumbara Boat Berikan Sensasi Wisata di Sungai Siak

Sumbara Boat menyajikan wisata memancing dan menyusuri Sungai Siak dengan pontoon boat

NASIONAL | 3 Desember 2021

Telkom Dukung Pemerintah Majukan Pariwisata

Telkom Indonesia mendukung penuh pemerintah dalam memajukan industri pariwisata Indonesia.

NASIONAL | 3 Desember 2021

Jokowi Sentil Polisi Sowan ke Ormas, Ini Kata Sekjen PDIP

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.menanggapi Pernyataan Presiden Jokowi yang menyentil kapolda dan kapolres yang kerap sowan ke ormas.

NASIONAL | 3 Desember 2021

Kemendes PDTT: Desa Bukan Ajang Pertarungan Elite

Dirjen PDP Kemendes PDTT Sugito mengatakan desa merupakan arena masyarakat untuk meraih kemuliaan, bukan ajang bertarung para elite meraih kekuasaan.

NASIONAL | 3 Desember 2021


TAG POPULER

# Kento Momota


# Prajurit Santri


# BWF World Tour


# Waskita Karya


# Omicron



TERKINI
Panglima TNI Ungkap Fakta 1.826 Prajurit Terinfeksi HIV/AIDS

Panglima TNI Ungkap Fakta 1.826 Prajurit Terinfeksi HIV/AIDS

NASIONAL | 3 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings