Aturan soal Harga Tes PCR Digugat ke MA
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Aturan soal Harga Tes PCR Digugat ke MA

Rabu, 10 November 2021 | 14:02 WIB
Oleh : Fana F Suparman / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Tim Advokasi Supremasi Hukum mengajukan gugatan judicial review atau uji materiil terkait aturan tarif tes PCR ke Mahkamah Agung (MA). Dalam gugatannya, tim Advokasi Supremasi Hukum mendalilkan Surat Edaran Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/1/3843/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan RT PCR bertentangan dengan UU Kesehatan dan UU Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.

Juru Bicara Tim Advokasi Supremasi Hukum, Richan Simanjuntak didampingi oleh dua rekannya Johan Imanuel dan Santo Abed Nego menyatakan surat edaran tersebut memberatkan tim Advokasi Supremasi Hukum termasuk masyarakat Indonesia karena pelayanan RT PCR sejatinya merupakan pelayanan kesehatan tanggap darurat. Dengan demikian, pelayanan tes PCR seharusnya ditanggung sepenuhnya oleh APBN/APBD sesuai Pasal 82 UU Kesehatan.

"Jadikanlah RT PCR itu tanpa beban kepada masyarakat," tegas Richan dalam keterangan yang diterima, Rabu (10/11/2021).

Lantaran dinilai bertentangan dengan UU Kesehatan, surat edaran mengenai batas tarif tertinggi tes PCR tersebut juga bertentangan dengan UU Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. Hal ini lantaran bentuk surat edaran itu seolah-olah seperti peraturan (regeling) yang mengikat dan berlaku umum.

"Ini menimbulkan kebingungan dan kepastian hukum sehingga layak dicabut karena telah melebihi dari kedudukannya sebagai surat edaran," katanya.

Selain itu, Richan menyatakan, pemerintah wajib menjamin pelayanan kesehatan termasuk biaya RT PCR tanpa kecuali dengan alasan apapun. Ditekankan, pemerintah diberikan akses seluas-luasnya untuk pemberdayaan sumber daya alam demi kepentingan masyarakat Indonesia sesuai Pasal 33 ayat (3) dan Pasal 33 (4) UUD 1945.

"Kan itu menjadi bagian dari pemasukan ke APBN/APBD sehingga pemerintah harus mampu mengelola kemakmuran rakyat termasuk juga untuk biaya pelayanan kesehatan tanggap darurat dalam situasi Bencana Non Alam (Keppres 12/2020)," katanya.

Santo Abed Nego menyatakan, tes PCR sudah seperti kebutuhan utama. Untuk itu, menjadi hal yang wajar jika terjadi gonjang ganjing mengenai harga tes PCR yang ideal.

"Oleh karenanya kami mohon Mahkamah Agung segera membatalkan SE Batas Tarif Tertinggi RT PCR dalam permohonan uji materiil yang kami ajukan agar menjadi gratis untuk masyarakat," katanya.

Tim Advokasi Supremasi Hukum menilai perdebatan dan spekulasi harga tes PCR akan terus berlangsung sepanjang harga tes PCR masih mengikuti SE Batas Tarif Tertinggi RT PCR yang dikeluarkan oleh Kemenkes. Untuk itu, MA diharapkan membatalkan SE tersebut agar menciptakan ketenangan bagi masyarakat Indonesia.

Sedangkan Johan Imanuel yang juga pemohon uji materiil meyakini, gugatan uji materiil yang diajukan pihaknya mendapat dukungan luas dari masyarakat. Dengan demikian, surat edaran tersebut layak untuk dinyatakan tidak memiliki kekuatan hukum tetap atau setidak-tidaknya meminta Pemerintah mengubah SE tersebut agar Tes RT PCR ditanggung melalui APBN/APBD sepenuhnya.

"Semoga MA akan menjadi pahlawan bagi masyarakat Indonesia," kata Johan dalam keterangannya yang bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan 10 November ini.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Komnas HAM Dalami Dugaan Bupati Langkat Siksa dan Kerangkeng 40 Pekerja Sawit

Komnas HAM mendalami dugaan Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin Angin menyiksa 40 pekerja sawit dengan memenjarakan mereka di kerangkeng miliknya.

NASIONAL | 25 Januari 2022

TB Hasanuddin: Maruli Simanjuntak Jadi Pangkostrad karena Rekam Jejak

Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin menilai Mayjen Maruli Simanjuntak menjadi Pangkostrad karena rekam jejaknya dan bukan karena faktor Luhut Binsar Pandjaitan.

NASIONAL | 24 Januari 2022

Yessy Melania Desak Edy Mulyadi Cabut Pernyataan

Yessy Melania mendesak Edy Mulyadi dan kawan-kawannya untuk mencabut pernyataan.

NASIONAL | 24 Januari 2022


Siemens Indonesia Serahkan Hibah Teknologi ke ITPLN

Hibah peralatan switchgear tegangan menengah dan sistem distribusi dari Siemens bakal dipergunakan di Laboratorium Sistem Tenaga Listrik.

NASIONAL | 24 Januari 2022

Polri Rekrut Santri dan Orang Asli Papua, Sahroni: Mengayomi dan Merangkul

Polri merekrut berbagai kelompok masyarakat, seperti santri maupun orang asli Papua sebagai anggota.

NASIONAL | 24 Januari 2022

Kapolri Ungkap 370 Tersangka Terorisme Berhasil Ditangkap Sebelum Beraksi

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkap 370 tersangka terorisme berhasil ditangkap sebelum beraksi.

NASIONAL | 24 Januari 2022


Polisi Berencana Pasang Cip Pelat Nomor pada 2023

Polisi menyebutkan wacana pemasangan cip pada pelat nomor kendaraan bermotor oleh Korlantas Polri dimulai pada 2023.

NASIONAL | 24 Januari 2022

Perangi Narkoba, Polri Berhasil Amankan Barang Bukti Rp 88 T

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkap Polri berhasil mengamankan barang bukti dari kasus narkoba senilai Rp 88,423 triliun.

NASIONAL | 24 Januari 2022


TAG POPULER

# Kakek Dihakimi Massa


# Alinea


# Omicron


# Covid-19


# Arsenal



TERKINI
Pelatih: Timnas Putri Takluk dari Thailand karena Kalah Mental

Pelatih: Timnas Putri Takluk dari Thailand karena Kalah Mental

BOLA | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings