Moeldoko Kunjungi Petani dan Nelayan Morotai
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Moeldoko Kunjungi Petani dan Nelayan Morotai

Senin, 22 November 2021 | 20:32 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko dikenal memiliki kepekaan dan kesediaan untuk mendengar suara dari rakyat kecil, mereka yang di masyarakat dianggap kalangan bawah. Setiap kali melakukan kunjungan ke daerah “turba” atau turun ke bawah menurut istilah lama - Moeldoko tak pernah lupa meluangkan waktu untuk bertemu, bercengkerama dan bertukar pikiran dengan rakyat kebanyakan. Bagi Moeldoko, itulah esensi paling penting dari kepemimpinan yaitu mendengar suara mereka yang dipimpin.

Hal itu pula yang dilakukan Moeldoko di Desa Dehegila, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Minggu (21/11/2021). Dengan gayanya yang kebapakan, wajar bila suara-suara masyarakat yang terlontar pun merupakan suara ‘asli’ warga, tanpa harus melibatkan scenario yang kamuflatif.

Misalnya, karena Moeldoko pun terbuka, mereka juga terbuka menyampaikan keinginan, bahkan keluhan. “Kami butuh traktor untuk mengolah tanah, Pak,” kata Imam, salah satu petani Sistem Perencanaan, Penyusun Program dan Penganggaran (SP4) di Desa Dehegila, dalam kesempatan berdialog dengan Moeldoko. Imam juga menunjuk betapa jalan menuju lahannya masih berupa tanah liat, yang menyulitkan di saat hujan.

Merespons keluhan tersebut, Moeldoko yang juga ketua umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia, tidak lantas memberikan ‘angin surga’. Ia bahkan menantang para petani untuk cerdas mencari peluang dan menjawab tantangan hidup. Bagi Moeldoko yang dibesarkan sebagai anak petani, jiwa dan mental petani Indonesia tidak pernah tergantung pada bantuan pemerintah.

“Petani itu harus berdaya. Jangan berharap bantuan terus, jangan mau miskin terus,” kata Moeldoko.

Namun ia juga menjelaskan bahwa pemerintah pun tidak pernah melupakan sektor pertanian yang menjadi sokoguru ekonomi kebanyakan warga masyarakat. Untuk itu, kata Moeldoko, pemerintah senantiasa membuka lebar-lebar aneka peluang untuk mengembangkan sektor pertanian, tak terkecuali pada tanaman hortikultura.

“Pemerintah sudah berikan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang bisa jadi modal usaha petani. Seperti biaya pengolahan tanah, tenaga kerja, dan peralatan pertanian. Makanya segera bergabung Gapoktan agar bisa merasakan manfaatnya,” kata Moeldoko.

Selain bertemu dan mendengarkan permasalahan petani holtikultura di zona SP4 Desa Dehegila, Moeldoko juga mengunjungi Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT) di Desa Daeko Majiko, Morotai Selatan. Sebagaimana di Dehegila, saat bertukar pikiran dengan para nelayan, Moeldoko mendapatkan keluhan nelayan tentang kurangnya kapal tangkap, sulitnya mendapat pasokan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, serta kehadiran kapal-kapal tangkap bervolume besar di perairan Morotai, yang meminggirkan peran nelayan setempat dan membawa dampak negatif pada hasil tangkapan mereka.

“Saya akan segera kordinasikan dengan kementerian terkait, agar masalah nelayan di sini bisa segera mendapat jalan keluar,” ujar Moeldoko.

Sejauh pengamatan, di setiap lokasi yang dikunjungi Moeldoko, warga tampak antusias berdialog. Terbukti dari terus bermunculannya pertanyaan dan respons dari mereka, sehingga waktu yang disediakan pun sangat terasa kurang. Sayangnya, bagaimana pun Moeldoko harus taat kepada waktu yang disediakan pengelola acara.

“Kami rakyat Maluku beruntung dapat menemani Bapak KSP Moeldoko, “Jendral Rakyat” yang selalu mau mendengar keluhan rakyat,” kata Anwar, seorang warga yang tidak kebagian kesempatan berdialog langsung dengan Moeldoko.

Menurut dia, bertemu langsung pejabat pusat seperti KSP Moeldoko, bahkan mendapatkan kesempatan berdialog, nyaris seperti mimpi yang menjadi kenyataan.

“Bahkan sebenarnya, bagi kami para petani, profesi yang sampai saat ini masih dianggap paling miskin, bermimpi untuk bertemu pun tidak berani,” kata dia. Sementara yang terjadi pada Minggu (21/11/2021) itu justru kebalikannya, Moeldoko yang menyambangi, datang dan mengajak warga untuk berdialog karena merasa perlu mendengar apa yang mereka alami dan rasakan.

“Jadi ini kado yang sangat berharga. Ini justru pejabat yang peduli dan beliau mau ketemu petani,lho,” kata Anwar.

Di Desa Dehegila, KSP Moeldoko brsama-sama petani dan pejabat setempat melakukan panen cabai. Sementara di Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT) Desa Daeko Majiko, mantan Panglima TNI tersebut menyerahkan bantuan kapal tangkap kepada sejumlah nelayan. Moeldoko berharap, bantuan yang diinisiasi pemerintah daerah tersebut mampu meningkatkan produktivitas nelayan yang berdampak pada industri perikanan di kabupaten Pulau Morotai.

“Kapal ini jangan dijual, harus benar-benar digunakan untuk menangkap ikan,” kata Bupati Pulau Morotai, Beny Laos, kepada nelayan penerima bantuan kapal.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

BNPT Dinilai Tidak Sedang Stigmatisasi Pesantren

Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme (BPET) Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai BNPT tidak sedang melakukan stigmatisasi pondok pesantren (ponpes).

NASIONAL | 29 Januari 2022

Penegak Hukum Diminta Tangkap Mafia Pupuk Bersubsidi

Aparat penegak hukum diminta menangkap para mafia pupuk bersubsidi yang merugikan para petani. 

NASIONAL | 28 Januari 2022

Jokowi: Perubahan Budaya Korpri Jangan Mengawang

Dalam Munas IX Korpri, Presiden Jokowi menyatakan, perubahan budaya Korpri jangan mengawang

NASIONAL | 28 Januari 2022

Menko Polhukam: Pendekatan Baru TNI di Papua Jaga Keselamatan Sipil

Mahfud MD mengatakan pendekatan baru TNI di Papua untuk menjaga keselamatan warga sipil dari ancaman gerakan separatis dan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

NASIONAL | 28 Januari 2022

Aset Tommy Soeharto 2,4 T Tak Laku Dilelang, Ini Langkah Pemerintah

Aset Tommy Soeharto senilai Rp 2,4 triliun yang disita Tim Satgas BLBI hingga kini belum juga laku dilelang.

NASIONAL | 28 Januari 2022

18 Pegawai KPK Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sebanyak 18 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan tes polymerase chain reaction (PCR).

NASIONAL | 28 Januari 2022

Pernyataan ST Burhanuddin Tuai Kontroversi, Kejagung Beri Klarifikasi

Kejagung memberi klarifikasi terkait pernyataan Jaksa Agung ST Burhanuddin soal korupsi di bawag Rp 50 juta cukup mengembalikan kerugian negara

NASIONAL | 28 Januari 2022

Ketua Umum GMBI Jadi Tersangka Terkait Kericuhan di Depan Mapolda Jabar

Polda Jabar menetapkan Ketua Umum Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) sebagai tersangka terkait kericuhan di depan Mapolda Jabar. 

NASIONAL | 28 Januari 2022

Peruri Bangun Water Treatment Plant untuk Warga Karawang

Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) membantu penyediaan air bersih bagi warga Kabupaten Karawang.

NASIONAL | 28 Januari 2022

Pernyataan Jaksa Agung, KPK Ingatkan Indonesia Negara Hukum

Soal oruptor yang merugikan negara di bawah Rp 50 juta cukup mengembalikannya, KPK menegaskan bahwa Indonesia adalah negara hukum.

NASIONAL | 28 Januari 2022


TAG POPULER

# Flight Information Region


# Jefri Tambayong


# Update Covid-19


# Ousmane Dembele


# Ardian Noervianto



TERKINI
Kasus Covid-19 Naik, Satgas: PPKM Skala Mikro Kembali Diperkuat

Kasus Covid-19 Naik, Satgas: PPKM Skala Mikro Kembali Diperkuat

KESEHATAN | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings