Apindo: Putusan MK Soal UU Cipta Kerja Tidak Berdampak Luas
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Apindo: Putusan MK Soal UU Cipta Kerja Tidak Berdampak Luas

Kamis, 25 November 2021 | 17:25 WIB
Oleh : Herman / EHD

Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani menilai tidak akan ada dampak yang serius bagi dunia usaha menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Apalagi dalam putusan MK tersebut tidak ada pembatalan dari substansi UU Cipta Kerja.

“Rasanya putusan MK belum ada dampak yang serius terhadap kepastian hukum dan iklim berusaha di Indonesia, karena memang ini hanya diminta untuk direvisi dan tidak membatalkan materinya. Memang, ada klausul amar putusan yang menyatakan aturan turunan UU Cipta Kerja yang belum dikeluarkan diminta untuk ditunda dulu sambal ditunggu revisinya. Tetapi yang sudah keluar, itu tetap berjalan, termasuk terkait upah minimum yang sudah tercantum di PP nomor 36,” kata Hariyadi Sukamdani dalam konferensi pers secara daring, Kamis (25/11/2021).

Berdasarkan pemahamannya, Hariyadi mengatakan, keputusan MK soal UU Cipta Kerja sebenarnya masalah hukum formilnya yang terkait dengan UU nomor 12 tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perundangan.

Seperti diketahui, UU 11/2022 merangkum 78 undang-undang atau omnibus law, di mana hal tersebut tidak tercantum dalam UU 12/2011.

“Kami melihat inilah yang dijadikan dasar oleh hakim konstitusi untuk direvisi. Jadi UU 12/2011 ini yang perlu direvisi dengan mencantumkan tata cara untuk memasukkan rangkuman UU seperti omnibus law Cipta kerja. Tetapi untuk materinya, ini tidak ada keberatan atau tidak ada keputusan yang mencabut. Ini direvisi diberikan waktu selama 2 tahun untuk membereskan semacam kurang tepat hukum formilnya, tetapi tidak mengubah atau membatalkan substansi undang-undang tersebut,” papar Hariyadi.

Di kesempatan terpisah, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga menegaskan, pemerintah menghormati dan mematuhi putusan MK, serta akan melaksanakan UU Nomor 11 tahun 2020 dengan sebaik-baiknya sesuai dengan keputusan MK.

“Putusan MK telah menyatakan UU Cipta Kerja masih tetap berlaku secara konstitusional sampai dengan dilakukan perbaikan pembentukannya sesuai dengan tenggat waktu yang ditetapkan oleh MK, yaitu harus dilakukan perbaikan paling lama 2 tahun sejak putusan dibacakan,” kata Airlangga.

Ia menambahkan, putusan MK juga menyatakan agar pemerintah tidak menerbitkan peraturan baru yang bersifat strategis sampai dengan dilakukan perbaikan atas pembentukan UU Cipta Kerja. Dengan demikian peraturan perundangan yang telah diberlakukan untuk melaksanakan UU Cipta Kerja tetap berlaku.

Pemerintah menurutnya juga akan segera menindaklanjuti putusan MK melalui penyiapan perbaikan UU dan melaksanakan dengan sebaik-baiknya arahan MK lainnya seperti yang disampaikan dalam putusan MK.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jokowi: Jadilah Trendsetter Bukan Follower

Jokowi meminta jajaran Pengurus Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) harus memiliki watak trendsetter (pencipta tren) bukan follower (pengikut).

NASIONAL | 6 Desember 2021

Azis Syamsuddin Didakwa Suap Eks Penyidik KPK Rp 3,6 M

Terdakwa (Azis Syamsuddin) telah memberikan uang secara bertahap yang seluruhnya berjumlah Rp 3.099.887.000 dan US$ 36.000.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Waspada Gelombang hingga 6 Meter di Selat Sunda

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga mencapai 6 meter di Selat Sunda.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Kemenkes: Logistik Kesehatan untuk Korban Semeru Aman

Kemenkes menegaskan logistik kesehatan untuk korban erupsi Gunung Semeru aman dan sudah disalurkan.

NASIONAL | 6 Desember 2021

PMI Terjunkan 100 Relawan Tangani Korban Erupsi Semeru

Sekjen PMI Sudirman Said mengatakan tim PMI telah menerjunkan 100 relawan ke lokasi terdampak erupsi Semeru.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Korban Erupsi Semeru Diberi Dana Sewa Rumah Rp 3 Juta

Korban yang huniannya rusak akibat erupsi Gunung Semeru mendapat dana sewa rumah Rp 3 juta per 6 bulan.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Penanganan Bencana Semeru, Khofifah Berkantor di Lumajang

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memilih berkantor di Kabupaten Lumajang untuk mengawal upaya penanganan bencana guguran awan panas Gunung Semeru.

NASIONAL | 5 Desember 2021

Mahfud Bicara Soal Putusan MK di Forum Guru Besar KAHMI

Mahfud MD menyambut baik dan mendorong diskusi dan perdebatan terkait putusan MK mengenai UU Cipta Kerja.

NASIONAL | 5 Desember 2021

Wayan Sudirta Dikukuhkan sebagai Ketua Hima PDH UKI

UKI mengukuhkan I Wayan Sudirta sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Program Doktor Hukum (Hima PDH) untuk periode 2021-2023.

NASIONAL | 5 Desember 2021

Bakamla Evakuasi Longboat Mati Mesin di Tual

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sebuah longboat yang mengalami mati mesin di perairan Tanjung Tamedan, Tual, Maluku Minggu (5/12/21).

NASIONAL | 5 Desember 2021


TAG POPULER

# Mahasiswi Bunuh Diri


# Kasus Anak Ahok


# Kereta Api Tabrak Angkot


# Marcus/Kevin


# Jokowi 3 Periode



TERKINI
Bertemu Menlu Tiongkok, Luhut Apresiasi Dukungan Vaksinasi

Bertemu Menlu Tiongkok, Luhut Apresiasi Dukungan Vaksinasi

DUNIA | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings