Logo BeritaSatu

Guru Penggerak Ciptakan Guru yang Merdeka

Kamis, 25 November 2021 | 21:02 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Guru Penggerak merupakan salah satu kebijakan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim untuk meningkatkan kualitas guru. Guru Penggerak dituntut untuk dapat menjadi teladan serta bisa memotivasi sesuai dengan filosofi Ki Hajar Dewantara, yakni teladan, motivasi dan berdaya atau merdeka yang berpusat pada murid. Lewat guru Guru Penggerak diharapkan dapat tercipta guru-guru yang merdeka.

Untuk itu, sebelum calon Guru Penggerak terjun ke lapangan, mereka akan mengikuti rangkaian program pendidikan guru penggerak (PPGP) selama 9 bulan yang terdiri dari kelas pelatihan daring, lokakarya dan pendampingan. Mereka akan mengikuti pembelajaran yang bermakna, penuh refleksi, dan penuh kerendahan hati untuk terus berbenah.

Khoiry Nuria Widyaningrum merupakan salah seorang guru SD Negeri Jetisharjo, Sleman, DI Yogyakarta yang tertarik menjadi bagian dari program Guru Penggerak angkatan ketiga.

“Saya sebagai guru belum pernah menemui program yang sangat luar biasa. Kita didiklat selama 9 bulan. Kemudian ada alur yang sangat luar biasa merdeka mulai dari diri,” ujar Nuri sapaan akrab Nuria saat berdialog bersama Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim pada Hari Guru Nasional (HGN) 2021 yang bertema "Bergerak dengan Hati, Pulihkan Pendidikan" di JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (25/11/2021).

Menjadi bagian dari Guru Penggerak, Nuri menuturkan sempat mengalami stres karena konsep pembelajaran Guru Penggerak berbeda dengan apa yang menjadi rutinitasnya sebagai guru selama ini.

“Menjadi stres karena materi diklat sangat mengacak-acak pikiran saya. Karena rutinitas yang saya lakukan berlawan dengan konsep Guru Penggerak,” ucapnya.

Dikatakannya, konsep Guru Penggerak ini membuatnya semakin termotivasi mendidik siswa dengan fokus kebahagiaan siswa menjadi prioritas utama.

Nuri mengajak semua guru Indonesia untuk menjadi bagian dari guru penggerak agar dapat menjalankan makna pendidikan yang diwariskan oleh Bapak Pendidikan Indonesia.

Sementara itu, Mendikbursitek Nadiem Anwar Makarim mengatakan, untuk mendapat masukan dari para guru terkait program Guru Penggerak serta memastikan program digulirkan dapat dimengerti oleh guru, ia melakukan kunjungan langsung ke lapangan.

“Saya tidak langsung percaya sama tim saya. Saya cek dulu sama gurunya seperti apa. Setiap kali saya ngomong sama Guru Penggerak dan mungkin 50% hingga 60% dari waktu saya tanya mereka mulai menangis,” ucapnya.

Nadiem mengaku sempat bingung mendapat respons dari para guru tersebut. Namun, setelah ditanya ternyata para guru menangis terharu karena mendapat pencerahan untuk menjadi guru yang merdeka melalui program Guru Penggerak.

“Saya selama ini mas menteri salah mengerti fungsi dan peran saya sebagai guru dan baru saya menyadari dari program ini,” ujar Nadiem mengulang respons para Guru Penggerak ditemui selama ini.

“Jadi, itu membuat mereka sangat emosional dan pada saat itu saya tahu oke program berguna dan menyebar virus positifnya,” tutupnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus Suap, Hakim Itong Isnaeni Dituntut 7 Tahun Penjara

Jaksa KPK menuntut Hakim Itong Isnaeni Hidayat, hakim nonaktif PN Surabaya dihukum 7 tahun penjara atas perkara dugaan suap penanganan perkara.. 

NEWS | 27 September 2022

Mantan Panglima OPM Minta Lukas Enembe Penuhi Pemeriksaan KPK

Mantan Panglima OPM Lambert Pekikir menyorot mangkirnya Gubernur Papua Lukas Enembe dari pemeriksaan KPK.

NEWS | 27 September 2022

Puan Minta Ahmadi Noor Supit Buat Gebrakan Tingkatkan Kinerja BPK

Ketua DPR, Puan Maharani berharap anggota BPK terpilih, Ahmadi Noor Supit membuat gebrakan untuk meningkatkan kinerja BPK dalam mencegah kerugian negara.

NEWS | 27 September 2022

KLHK Proses 1.308 Kasus Pencemaran Lingkungan Hidup ke Pengadilan

KLHK telah memproses 1.308 kasus pencemaran lingkungan hidup baik pidana dan perdata hingga ke pengadilan dalam beberapa tahun terakhir.

NEWS | 27 September 2022

KPU Tak Perpanjang Masa Perbaikan Dokumen Parpol

KPU memastikan tidak akan memperpanjang waktu perbaikan dokumen pendaftaran partai politik (parpol) calon peserta Pemilu 2024

NEWS | 27 September 2022

Keluarga Yakin Mahsa Amini Disiksa Polisi Susila Iran sebelum Tewas

Keluarga Mahsa Amini yang meninggal dalam tahanan Iran meyakini, wanita berusia 22 tahun itu meninggal setelah mendapat penyiksaan dari polisi susila.

NEWS | 27 September 2022

1,6 Juta Guru Belum Terima Tunjangan karena Terkendala Aturan Kemendikbudristek

Sebanyak 1,6 juta guru yang belum mendapat tunjangan profesi guru karena terkendala persyaratan yang dibuat Kemendikbudristek.

NEWS | 27 September 2022

Cegah Banjir, DKI Keruk Lumpur Sungai Serentak di 5 Wilayah

Dinas SDA DKI mengeruk sedimen lumpur dan sampah di sejumlah sungai dan waduk serentak di lima wilayah Jakarta sebagai upaya mencegah banjir

NEWS | 27 September 2022

Jakarta Innovation Days, Ajang DKI Unjuk Gigi Capaian Kinerja

Jakarta Innovation Days menjadi ajang DKI untuk memublikasikan capaian program kerja yang telah dikerjakan dalam waktu lima tahun ke belakang

NEWS | 27 September 2022

DPRD Ingin Kajian Trem Kota Bogor Sesuai Tata Ruang

DPRD mendesak Pemkot Bogor untuk lebih mematangkan kembali soal kajian rencana strategi transportasi di Kota Bogor, terkait pembangunan trem

NEWS | 27 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Surplus APBN


# Kompor Listrik


# AKBP Arif Rachman


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Luncurkan Versi Pro, Saham Rakyat Targetkan 1 Juta Investor di 2023

Luncurkan Versi Pro, Saham Rakyat Targetkan 1 Juta Investor di 2023

EKONOMI | 5 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings