Muzani Minta Pemerintah dan DPR Hormati Putusan MK
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Muzani Minta Pemerintah dan DPR Hormati Putusan MK

Sabtu, 27 November 2021 | 17:28 WIB
Oleh : Chairul Fikri / FFS

Tangerang, Beritasatu.com - Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja atau UU Cipta Kerja inkonstitusional bersyarat. Untuk itu, MK meminta DPR dan pemerintah memperbaiki UU Cipta Kerja dalam jangka waktu dua tahun.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menyebut seluruh pihak harus mematuhi putusan MK tersebut.

"Kan sudah ada penjelasan resmi dari pemerintah, ya kita patuhilah," ucap Muzani singkat saat ditemui di Tangerang, Sabtu (27/11/2021).

Muzani yang juga Ketua Fraksi Gerindra di DPR tak berkomentar lebih jauh mengenai kemungkinan Gerindra mendorong revisi UU Cipta Kerja di DPR.

"Sudah ya, terima kasih," kata Muzani.

Diketahui, MK dalam amar putusannya menyatakan pembentukan UU Cipta Kerja (Ciptaker) inkonstitusional bersyarat, dengan pertimbangan telah banyak kebijakan turunan yang dibuat dan bahkan telah berlaku berdasarkan UU ini. MK memberi waktu paling lama dua tahun kepada para pembentuk UU untuk memperbaiki sesuai dengan persyaratan tata cara pembentukan UU.

Meski demikian MK menegaskan UU Ciptaker tetap berlaku sampai dengan dilakukan perbaikan pembentukan sesuai tenggang waktu yang diberikan. Jika tidak dilakukan perbaikan hingga batas waktu, UU Ciptaker dinyatakan inkonstitusional secara permanen. Apabila itu terjadi, maka UU atau pasal atau materi muatan yang telah dicabut oleh UU Cipta Kerja kembali berlaku.

Putusan MK juga menangguhkan segala tindakan dan kebijakan yang bersifat strategis dan berdampak luas, termasuk tidak boleh menerbitkan PP baru yang berkaitan dengan UU Ciptaker selama proses perbaikan. MK menegaskan bahwa obesitas regulasi dan tumpang-tindih antar-undang-undang tidak boleh menjadi alasan untuk mengesampingkan tata cara atau pedoman baku yang berlaku untuk menyusun undang-undang.

Karena itulah, MK memerintahkan agar segera dibentuk landasan hukum yang baku untuk menjadi pedoman di dalam pembentukan undang-undang dengan metode omnibus law yang mempunyai sifat kekhususan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

KPK Tetapkan Hakim PN Surabaya Tersangka Suap Penanganan Perkara

KPK menetapkan hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Itong Isnaeni Hidayat sebagai tersangka kasus dugaan suap penanganan perkara.

NASIONAL | 20 Januari 2022

Tiga Faktor Ini Penyebab Kerusakan Bangunan Akibat Gempa Banten

Ada tiga faktor penyebab kerusakan bangunan yang terjadi akibat gempa Banten.

NASIONAL | 20 Januari 2022

Gus Yahya-Nadiem Sepakat Perangi Intoleran, Pelecehan, dan Perundungan

Gus Yahya bersama Nadiem Anwar Makarim sepakat memerangi intoleran, pelecehan seksual dan perundungan.

NASIONAL | 20 Januari 2022

Antisipasi Omicron, Bandung Kembali Terapkan Random Test Covid-19

Pemerintah Kota Bandung menerapkan kembali random test Covid-19 secara acak kepada siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka.

NASIONAL | 20 Januari 2022

Itong Isnaeni Tiba di KPK

Hakim PN Surabaya yang terjerat OTT oleh KPK Itong Isnaeni Hidayat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (20/1/2022) malam

NASIONAL | 20 Januari 2022

PTM 100% untuk Jaga Kualitas Capaian Pembelajaran

Pembelajaran tatap muka (PTM) dimaksudkan untuk menjaga kualitas capaian pembelajaran di seluruh sekolah setelah sebelumnya cukup lama diberlakukan PJJ

NASIONAL | 20 Januari 2022

KPK Masih Hitung Jumlah Uang yang Disita dari OTT Hakim PN Surabaya

Jumlah uang yang diamankan KPK dari operasi tangkap tangan (OTT) hakim di PN Surabaya masih dihitung.

NASIONAL | 20 Januari 2022

Pengemplang BLBI Jaminkan Aset Tanah, Mahfud MD: Ternyata Laut

Pengemplang aset BLBI ternyata “menjaminkan” laut, bukan tanah. Hal ini disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD.

NASIONAL | 20 Januari 2022

1.378 Personel TNI-Polri Buru Tiga DPO Terduga Teroris Poso

1.378 personel TNI-Polri diterjunkan dalam operasi Madago Raya tahap I Tahun 2022 untuk mengejar tiga daftar pencarian orang (DPO) terduga teroris Poso.

NASIONAL | 20 Januari 2022

OTT 3 Kepala Daerah dan Hakim, Firli Bahuri: KPK Tidak Pandang Bulu

KPK melakukan OTT tiga kepala daerah, panitera, pengacara, dan hakim pada awal 2022.

NASIONAL | 20 Januari 2022


TAG POPULER

# Arteria Dahlan


# Rahmat Effendi


# IBL


# Gaga Muhammad


# Kereta Peluru



TERKINI
KPK Tetapkan Hakim PN Surabaya Tersangka Suap Penanganan Perkara

KPK Tetapkan Hakim PN Surabaya Tersangka Suap Penanganan Perkara

NASIONAL | 50 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings