KLHK Luncurkan Teknik Silin Merbau dan Si-Cakap
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

KLHK Luncurkan Teknik Silin Merbau dan Si-Cakap

Selasa, 30 November 2021 | 13:53 WIB
Oleh : JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meluncurkan Teknik Silin untuk jenis Merbau sekaligus melakukan peluncuran Sistem Informasi Rencana Kerja dan Pelaporan (Si-Cakap) di Jakarta, pada Senin (29/11/2021).

Sebelumnya, pada 22 Januari 2019, KLHK telah sukses dalam pencanangan Teknik Silvikultur Intensif (Silin) jenis Meranti, guna wujudkan Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL) dan Layanan Prima Dunia Usaha Kehutanan.

Dalam sambutan Menteri LHK yang dibacakan Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari Agus Justianto, menyampaikan bahwa pencanangan Silin Merbau menjadi momentum penanda peran penting dan strategis Silin dalam mewujudkan peningkatan produktivitas hutan alam dan pengelolaan sumber daya hutan yang berkelanjutan khususnya di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.

"Merbau, merupakan jenis kayu niagawi yang secara alami banyak tumbuh di Provinsi Papua dan Papua Barat. Teknik Silvikultur Intensif Merbau merupakan inovasi yang dibangun secara kolaboratif untuk mewujudkan pengelolaan sumber daya hutan yang berkelanjutan dengan tercapainya optimalisasi fungsi hutan baik dari sisi ekologi maupun ekonomi dan sosial," kata Agus Justianto.

Agus berharap agar Silin yang dikembangkan ini dapat senantiasa dievaluasi, diinovasi dan menemukan hal-hal baru untuk perbaikan sistem ke depannya. Selain itu, memastikan agar melalui Silin, target produktivitas kayu hutan alam sebesar 120 meter kubik per hektar dengan daur 20 tahun untuk jenis Meranti dan daur 30 tahun untuk jenis Merbau dapat terealisir.

Selanjutnya, Agus meminta kepada unit manajemen pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) agar melaksanakan SILIN dengan baik, karena saat ini Pemerintah telah memberikan insentif yang selama ini diharapkan yakni bahwa untuk tanaman hasil budidaya tidak dikenakan Dana Reboisasi (DR) dan tanaman menjadi aset pemegang PBPH selama izinnya masih berlaku.

"Oleh karena itu PBPH agar secara optimal melaksanakan Silin yang saat ini diandalkan dalam upaya peningkatan produktivitas hutan alam," kata Agus.

Selain itu, Agus juga meminta kepada seluruh PBPH untuk membangun persemaian yang baik, sesuai dan memenuhi kaidah ilmu pengetahuan dan teknologi.

Bibit-bibit yang digunakan harus sesuai standar dan berasal dari pohon induk yang baik, dijamin baik kualitasnya dan yang paling penting adalah persentase hidup tinggi, karena peningkatan produktivitas hutan alam produksi hanya akan tercapai apabila pohon yang ditanam mampu hidup dan tumbuh dengan baik.

Bibit yang ditanam juga harus senantiasa dilakukan perawatan dan pemeliharaan untuk mendapatkan kayu dengan kuantitas dan kualitas yang baik.

Dikatakan Agus, seiring dengan apa yang telah dinyatakan Presiden RI dalam forum COP-26 di Glasgow tentang komitmen Indonesia dalam melakukan aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, sebagaimana tertuang dalam dokumen updated Nationally Determined Contribution (NDC), target Indonesia dalam penurunan emisi gas rumah kaca pada tahun 2030 adalah sebesar 29% dengan National Effort sampai sebesar 41% dengan International Support.

Terkait dengan hal ini, Agus menyampaikan bahwa dibanding sektor lain, sektor kehutanan memiliki porsi terbesar didalam target penurunan emisi GRK sebesar 59,76%. Untuk itu, kita mengakselerasi penurunan emisi GRK menuju Net Sink FOLU yang dituangkan dalam dokumen Long Term Strategy Low Carbon Climate Resilience (LTS-LCCR).

Salah satu aksi mitigasi sektor FoLU adalah Pengelolaan Hutan Lestari, antara lain melalui penerapan Reduced Impact Logging (RIL), multiusaha kehutanan, dan sistem silvikultur yang sesuai disertai penerapan teknik SILIN. Berdasarkan semua upaya yang telah dilakukan, Pemerintah optimis dapat mencapai Forest and Other Land Use (FoLU) Net Sink pada tahun 2030.

"Penguatan kebijakan multisistem silvikultur, multiusaha kehutanan dan teknik Sivikultur Intensif di dalam pengelolaan hutan produksi merupakan strategi jitu dalam upaya meningkatkan produktivitas hutan alam. Sehingga pemerintah akan terus mendorong penerapan SILIN melalui dukungan regulasi dan partisipasi para pihak," jelas Agus.

Agus menegaskan, kunci penerapan agar Silin Merbau ini berhasil, maka kita bersama-sama membangun komitmen untuk menerapkan SILIN yang dilandasi oleh pemahaman bahwa penerapan Silin adalah untuk menjawab permasalahan yang dihadapi bersama, bukan hanya pemerintah, tapi juga para pihak terkait pengelolaan sumberdaya hutan, unit manajemen, lembaga swadaya masyarakat, institusi perguruan tinggi, dan masyarakat.

Silin tidak boleh berhenti, karena merupakan salah satu strategi KLHK dalam mewujudkan pengelolaan hutan alam produksi yang lestari.

Agus menjelaskan, pengembangan Si-Cakap ini akan memberikan kemudahan bagi PBPH dalam proses perencanaan dan merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah untuk memberikan layanan prima bagi dunia usaha. Kemudahan dalam berusaha diharapkan dapat meningkatkan investasi dan penciptaan lapangan kerja di sekor kehutanan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: PR

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Profil Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Menantu Luhut yang Kini Jadi Pangkostrad

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa telah resmi menunjuk Mayjen TNI Maruli Simanjuntak menjadi Pangkostrad.

NASIONAL | 22 Januari 2022

Ditunjuk Jenderal Andika Jadi Pangkostrad, Mayjen Maruli Punya Harta Rp 51,6 M

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menunjuk Pangdam IX/ Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak sebagai Pangkostrad.

NASIONAL | 22 Januari 2022

Mayjen TNI Agus Subiyanto Jadi Wakasad Dampingi Jenderal Dudung

Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Agus Subiyanto diangkat Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menjadi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad).

NASIONAL | 22 Januari 2022

Kendalikan Perubahan Iklim, Menteri LHK Surati Semua Gubernur

Guna mengendalikan perubahan iklim dan nilai ekonomi karbon, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menyurati para gubernur se-Indonesia.

NASIONAL | 22 Januari 2022

Pakar Lingkungan UI: Indonesia Bukan Negara Pembuang Makanan

Makanan yang hilang karena kualitas produksi pangan, sarana transportasi dan penyimpanannya yang kurang baik atau ideal.

NASIONAL | 22 Januari 2022

Anggota Brimob Tertembak Saat Kontak Senjata dengan KKB di Kiwirok

Baku tembak antara personel yang tergabung dalam Satgas Damai Cartenz dengan KKB di Kiwirok, menyebabkan seorang anggota tertembak.

NASIONAL | 22 Januari 2022

Syafruddin Ingatkan Pentingnya Mengentaskan Buta Huruf Alquran

Syafruddin mengingatkan pentingnya berjuang untuk mengentaskan buta huruf Alquran di Indonesia.

NASIONAL | 22 Januari 2022

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sulut

BMKG menyatakan gempa bermagnitudo 6,1 mengguncang Sulawesi Utara (Sulut), Sabtu (22/1/2022), pukul 09.26 WIB.

NASIONAL | 22 Januari 2022

Mayjen TNI Maruli Simanjuntak Ditunjuk Jadi Pangkostrad

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menunjuk Mayjen TNI Maruli Simanjuntak menjadi Pangkostrad.

NASIONAL | 22 Januari 2022

Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa 21 Wilayah

Menurut BMKG, sebanyak 21 wilayah di Indonesia berpotensi dilanda cuaca ekstrem akhir pekan Sabtu (22/1/2022) ini.

NASIONAL | 22 Januari 2022


TAG POPULER

# Tabrakan Beruntun Balikpapan


# Update Covid-19


# Omicron


# Rahmat Effendi


# Vaksinasi Covid-19



TERKINI
Satgas Optimistis Cegah Puncak Omicron, Ini Tanggapan Komisi IX DPR

Satgas Optimistis Cegah Puncak Omicron, Ini Tanggapan Komisi IX DPR

KESEHATAN | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings