ASN Diganti Robot? Ini Respons Ketua Umum Korpri
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

ASN Diganti Robot? Ini Respons Ketua Umum Korpri

Rabu, 1 Desember 2021 | 13:39 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Umum Korpri Zudan Arif Fakrulloh merespons wacana ASN digantikan robot. Menurutnya, ada beberapa hal yang tak bisa digantikan robot.

Terkait adanya rencana menggantikan fungsi aparatur sipil negara (ASN) dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) atau robot, Ketua umum Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Zudan Arif Fakrulloh menegaskan dalam banyak hal ASN tidak bisa digantikan dengan robot atau AI apa pun.

Zudan tak bisa menampik memang ada sejumlah kebutuhan terhadap beberapa pekerjaan yang memang bisa digantikan oleh mesin. Misalnya, penjaga jalan tol yang sudah digantikan dengan gerbang otomatis dengan pembayaran memakai uang elektronik. Namun yang mengawasi gerbang otomatis itu adalah operator.

Dengan kata lain, pergantian fungsi ASN oleh mesin atau robot hanya bisa digunakan untuk pekerjaan yang bersifat mekanistik atau rutin.

“Untuk saat ini, seperti tadi bisa digantikan oleh mesin, terutama pekerjaan-pekerjaan yang bersifat mekanistik. Untuk hal-hal yang bersifat mekanistik, hal-hal yang bersifat terus menerus itu, nanti fungsi-fungsi itu bisa digantikan oleh mesin. Mungkin pengawas jalan raya bisa digantikan oleh CCTV. Patroli bisa digantikan oleh CCTV,” kata Zudan Arif Fakrulloh kepada wartawan, Selasa (1/12/2021).

Namun, rencana pergantian dengan mesin atau robot itu tidak bisa serta merta menghilangkan fungsi ASN dalam menjalankan tugasnya sebagai abdi masyarakat. Karena banyak pekerjaan yang membutuhkan empati dan kerja sama, yang tidak bisa digantikan dengan robot atau mesin.

“Dalam hal-hal tertentu bisa digantikan. Namun dalam banyak hal, banyak yang tidak bisa tergantikan. Karena yang terkait dengan empati, terkait, dengan kerja sama, terkait dengan kemanusiaan itu sampai saat ini belum bisa tergantikan oleh robot atau mesin. Entah suatu saat nanti kita belum tahu ya,” terang Zudan Arif Fakrulloh.

Pekerjaan yang tidak bisa digantikan oleh robot atau mesin, menurut Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini, di antaranya ASN yang mempunyai fungsi mengambil keputusan terhadap pengelolaan keuangan, penanggulangan bencana, dan membantu masyarakat.

“Dalam banyak hal, PNS tidak tergantikan. Misalnya untuk mengambil keputusan terhadap pengelolaan keuangan, untuk penanggulangan bencana, untuk membantu masyarakat. Banyak hal enggak bisa tergantikan,” jelas Zudan Arif Fakrulloh.

Diakuinya, adanya penggunaan mesin atau robot dalam sejumlah pekerjaan yang bersifat rutin dan mekanistik telah membuat terjadinya perampingan jumlah ASN yang ada. Semua itu dilakukan untuk mendukung terwujudnya digital government atau pemerintahan berbasis digital.

“Itu pasti. Misalnya contoh Anjungan Dukcapil Mandiri. Itu kan bisa mengurangi jumlah tenaga kerja. Yang dulu harus ada petugasnya, sekarang masyarakat mem-print-out sendiri. Dukcapil sudah mulai menerapkan itu. Itulah merupakan bagian dari digital government atau pemerintahan berbasis digital,” ujar Zudan Arif Fakrulloh.

Untuk itu, Zudan meminta ASN tidak perlu khawatir dengan adanya rencana tersebut. Karena masih banyak pekerjaan ASN yang tidak tergantikan oleh mesin atau robot. Justru rencana ini harus membuat ASN semakin mengembangkan dirinya baik dari sisi ilmu, wawasan, pengetahuan, dan keterampilan sehingga fungsinya tidak tergantikan dengan mesin atau robot.

“Jadi ASN juga tidak perlu khawatir. Banyak pekerjaan yang tidak bisa tergantikan mesin atau robot tetapi ada hal-hal yang bisa digantikan oleh mesin atau robot. Maka ASN harus belajar terus agar fungsinya tidak tergantikan,” tegas Zudan Arif Fakrulloh.

Kalau ASN tidak mau memacu dirinya menjadi lebih berkualitas dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, maka jangan salahkan bila keberadaan mereka digantikan oleh robot atau mesin

“PNS yang berkualitas tidak akan tergantikan oleh robot ataupun mesin. Tetapi kalau PNS yang enggak berkualitas ya pastilah tergantikan. Ini untuk memotivasi dan memacu para ASN agar menjadi ASN yang berkualitas,” papar Zudan Arif Fakrulloh.

Seperti diketahui, rencana mengganti PNS dengan robot pertama kali disampaikan Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) pada November 2019. “Saya sudah perintahkan juga ke Menteri PAN (Pendayagunaan Aparatur Negara) agar birokrasi diganti dengan artificial intelligence, kalau diganti artificial intelligence birokrasi kita lebih cepat saya yakin itu,” kata Jokowi di Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Sementara itu, Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama pada Badan Kepegawaian Negara (BKN) Satya Pratama, mengatakan, transformasi digital birokrasi itu sedang berlangsung sekarang. Digitalisasi dilakukan pada sektor layanan publik maupun pada manajemen PNS.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Mahfud MD: Pemerintah Berkomitmen Lindungi Pembela HAM

Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan pemerintah berkomitmen melindungi dan mendorong para pembela hak asasi manusia (HAM) untuk berjuang menegakkan HAM.

NASIONAL | 27 Januari 2022

Universitas Harus Cetak SDM Cerdas di Era Transformasi Digital

Rektor Binus University Harjanto Prabowo mengatakan sebagai Perguruan Tinggi Indonesia, pihaknya menyadari pentingnya mencetak SDM cerdas.

NASIONAL | 27 Januari 2022

DPR: Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura Berlaku Setelah Diratifikasi

Perjanjian antara Indonesia dan Singapura terkait perjanjian ekstradisi, perjanjian FIR dan perjanjian pertahanan akan berlaku setelah diratifikasi DPR.

NASIONAL | 27 Januari 2022

Kantor Imigrasi Depok Ingin Pertahankan Predikat Wilayah Bebas Korupsi

Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok ingin mempertahankan penghargaan dan predikat wilayah bebas korupsi pada tahun 2022.

NASIONAL | 27 Januari 2022

Jadi Tersangka Suap Dana PEN Daerah, Eks Dirjen Keuangan Daerah Diultimatum KPK

Mantan Dirjen Keuangan Daerah, Mochamad Ardian Noervianto yang menjadi tersangka kasus dugaan suap dana PEN Kolaka Timur diultimatum KPK. 

NASIONAL | 27 Januari 2022

Hadapi Era 4.0, Penyuluh Pertanian Wajib Lakukan Transformasi

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengutarakan pertanian harus terus bersinergi dengan kemajuan teknologi.

NASIONAL | 27 Januari 2022

Puan dan Ganjar Kompak Sukseskan Program Bebas Stunting

Puan Maharani dan  Ganjar Pranowo, serta sejumlah kader PDI Perjuangan (PDI) terlihat kompak menyukseskan program bebas stunting.

NASIONAL | 27 Januari 2022


Dugaan Ujaran Kebencian, Edy Mulyadi Siap Diperiksa Besok

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri terus memproses laporan dugaan ujaran kebencian oleh Youtuber Edy Mulyadi. 

NASIONAL | 27 Januari 2022

Khawatir Paham Radikal Makin Merajalela, Sahroni Minta BNPT Antisipasi

Ahmad Sahroni khawatir paham radikal makin merajalela. Karenanya, Sahroni meminta BNPT mengantisipasi penyebaran paham radikal.

NASIONAL | 27 Januari 2022


TAG POPULER

# Edy Mulyadi


# JKN-KIS


# Presidential Threshold


# Omicron


# Wiyanto Halim



TERKINI
Kalah oleh Filipina, Indonesia Tersingkir dari Piala Asia Wanita

Kalah oleh Filipina, Indonesia Tersingkir dari Piala Asia Wanita

BOLA | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings