Logo BeritaSatu

ASN Diganti Robot? Ini Respons Ketua Umum Korpri

Rabu, 1 Desember 2021 | 13:39 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Umum Korpri Zudan Arif Fakrulloh merespons wacana ASN digantikan robot. Menurutnya, ada beberapa hal yang tak bisa digantikan robot.

Terkait adanya rencana menggantikan fungsi aparatur sipil negara (ASN) dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) atau robot, Ketua umum Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Zudan Arif Fakrulloh menegaskan dalam banyak hal ASN tidak bisa digantikan dengan robot atau AI apa pun.

Zudan tak bisa menampik memang ada sejumlah kebutuhan terhadap beberapa pekerjaan yang memang bisa digantikan oleh mesin. Misalnya, penjaga jalan tol yang sudah digantikan dengan gerbang otomatis dengan pembayaran memakai uang elektronik. Namun yang mengawasi gerbang otomatis itu adalah operator.

Dengan kata lain, pergantian fungsi ASN oleh mesin atau robot hanya bisa digunakan untuk pekerjaan yang bersifat mekanistik atau rutin.

“Untuk saat ini, seperti tadi bisa digantikan oleh mesin, terutama pekerjaan-pekerjaan yang bersifat mekanistik. Untuk hal-hal yang bersifat mekanistik, hal-hal yang bersifat terus menerus itu, nanti fungsi-fungsi itu bisa digantikan oleh mesin. Mungkin pengawas jalan raya bisa digantikan oleh CCTV. Patroli bisa digantikan oleh CCTV,” kata Zudan Arif Fakrulloh kepada wartawan, Selasa (1/12/2021).

Namun, rencana pergantian dengan mesin atau robot itu tidak bisa serta merta menghilangkan fungsi ASN dalam menjalankan tugasnya sebagai abdi masyarakat. Karena banyak pekerjaan yang membutuhkan empati dan kerja sama, yang tidak bisa digantikan dengan robot atau mesin.

“Dalam hal-hal tertentu bisa digantikan. Namun dalam banyak hal, banyak yang tidak bisa tergantikan. Karena yang terkait dengan empati, terkait, dengan kerja sama, terkait dengan kemanusiaan itu sampai saat ini belum bisa tergantikan oleh robot atau mesin. Entah suatu saat nanti kita belum tahu ya,” terang Zudan Arif Fakrulloh.

Pekerjaan yang tidak bisa digantikan oleh robot atau mesin, menurut Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini, di antaranya ASN yang mempunyai fungsi mengambil keputusan terhadap pengelolaan keuangan, penanggulangan bencana, dan membantu masyarakat.

“Dalam banyak hal, PNS tidak tergantikan. Misalnya untuk mengambil keputusan terhadap pengelolaan keuangan, untuk penanggulangan bencana, untuk membantu masyarakat. Banyak hal enggak bisa tergantikan,” jelas Zudan Arif Fakrulloh.

Diakuinya, adanya penggunaan mesin atau robot dalam sejumlah pekerjaan yang bersifat rutin dan mekanistik telah membuat terjadinya perampingan jumlah ASN yang ada. Semua itu dilakukan untuk mendukung terwujudnya digital government atau pemerintahan berbasis digital.

“Itu pasti. Misalnya contoh Anjungan Dukcapil Mandiri. Itu kan bisa mengurangi jumlah tenaga kerja. Yang dulu harus ada petugasnya, sekarang masyarakat mem-print-out sendiri. Dukcapil sudah mulai menerapkan itu. Itulah merupakan bagian dari digital government atau pemerintahan berbasis digital,” ujar Zudan Arif Fakrulloh.

Untuk itu, Zudan meminta ASN tidak perlu khawatir dengan adanya rencana tersebut. Karena masih banyak pekerjaan ASN yang tidak tergantikan oleh mesin atau robot. Justru rencana ini harus membuat ASN semakin mengembangkan dirinya baik dari sisi ilmu, wawasan, pengetahuan, dan keterampilan sehingga fungsinya tidak tergantikan dengan mesin atau robot.

“Jadi ASN juga tidak perlu khawatir. Banyak pekerjaan yang tidak bisa tergantikan mesin atau robot tetapi ada hal-hal yang bisa digantikan oleh mesin atau robot. Maka ASN harus belajar terus agar fungsinya tidak tergantikan,” tegas Zudan Arif Fakrulloh.

Kalau ASN tidak mau memacu dirinya menjadi lebih berkualitas dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, maka jangan salahkan bila keberadaan mereka digantikan oleh robot atau mesin

“PNS yang berkualitas tidak akan tergantikan oleh robot ataupun mesin. Tetapi kalau PNS yang enggak berkualitas ya pastilah tergantikan. Ini untuk memotivasi dan memacu para ASN agar menjadi ASN yang berkualitas,” papar Zudan Arif Fakrulloh.

Seperti diketahui, rencana mengganti PNS dengan robot pertama kali disampaikan Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) pada November 2019. “Saya sudah perintahkan juga ke Menteri PAN (Pendayagunaan Aparatur Negara) agar birokrasi diganti dengan artificial intelligence, kalau diganti artificial intelligence birokrasi kita lebih cepat saya yakin itu,” kata Jokowi di Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Sementara itu, Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama pada Badan Kepegawaian Negara (BKN) Satya Pratama, mengatakan, transformasi digital birokrasi itu sedang berlangsung sekarang. Digitalisasi dilakukan pada sektor layanan publik maupun pada manajemen PNS.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Peretas Jual Data Nomor Ponsel PM Inggris dan Pejabat Tinggi

Peretas menjual data rahasia nomor PM Inggris dan para pejabat tinggi lainnya. Situs web AS mencantumkan rincian kontak terbaru hampir semua menteri Inggris.

NEWS | 3 Oktober 2022

Rabu, Polri Limpahkan Tahap II Ferdy Sambo Dkk

Pelimpahan tahap II Ferdy Sambo dan kawan-kawan (dkk), tersangka tindak pidana pembunuhan Brigadir J dilaksanakan pada Rabu (5/10/2022).

NEWS | 3 Oktober 2022

Tiga Mahasiswa Tewas Tenggelam di Pantai Klui Lombok Utara

Sebanyak tiga mahasiswa tewas tenggelam di Pantai Klui, Dusun Kelui, Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara, NTB. Minggu (2/10/2022).

NEWS | 3 Oktober 2022

Musim Dingin di Eropa, Ilmuwan Peringatkan Cuaca Lebih Dingin

Ilmuwan memperingatkan perubahan cuaca yang lebih dingin dari biasanya saat musim dingin mendatang di Eropa

NEWS | 3 Oktober 2022

5 Tahun Dipimpin Anies, Dino Patti Djalal Sebut Jakarta Berkembang Pesat

Pendiri FPCI, Dino Patti Djalal menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah membawa Jakarta berkembang pesat selama lima tahun belakangan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Ridwan Kamil Dukung Kompetisi Sepak Bola Dihentikan

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendukung agar kompetisi sepak bola dihentikan sementara imbas tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang. 

NEWS | 3 Oktober 2022

Relawan Perkenalkan Ganjar Pranowo Lewat Turnamen PUBG Mobile

Sahabat Ganjar memperkenalkan sosok Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kepada masyarakat di Kabupaten Belitung, Bangka Belitung melalui turnamen PUBG mobile.

NEWS | 2 Oktober 2022

Kasus Ferdy Sambo, Mahfud MD Sebut Divisi Propram Polri Akan Dirombak

Mahfud MD mengatakan pemerintah merekomendasikan perombakan secara terbatas Divisi Propam Polri buntut dari kasus Brigadir J yang menjerat Ferdy Sambo. 

NEWS | 2 Oktober 2022

Waspada, Gas Air Mata Bisa Berdampak Fatal

Dokter spesialis mata Eka Hospital Bekasi, Moh Arief Herdiawan meminta masyarakat agar mewaspadai gas air mata karena bisa berdampak fatal.

NEWS | 3 Oktober 2022

Bima Arya Mengaku Menikmati Kerja Sama dengan Anies Baswedan

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengaku menikmati jalinan kerja sama dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam mengelola daerahnya.

NEWS | 3 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Peretas Jual Data Nomor Ponsel PM Inggris dan Pejabat Tinggi

Peretas Jual Data Nomor Ponsel PM Inggris dan Pejabat Tinggi

NEWS | 17 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings