Kasus Korupsi LPEI, Kejagung Tahan Seorang Pengacara
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kasus Korupsi LPEI, Kejagung Tahan Seorang Pengacara

Rabu, 1 Desember 2021 | 15:25 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan DWW selaku advokat atau penasihat hukum dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi di Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) tahun 2013-2019 sebagai tersangka. Dia kemudian ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba Cabang Kejagung selama 20 hari ke depan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer, mengatakan DWW ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Print-48/F.2/Fd.2/11/2021, tanggal 30 November 2021 dan Surat Penetapan Tersangka Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: TAP-46/F.2/Fd.2/11/2021, tanggal 30 November 2021.

"Untuk mempercepat proses penyidikan, tersangka DWW dilakukan penahanan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Print-39/F.2/Fd.2/11/2021, tanggal 30 November 2021, selama 20 hari terhitung sejak 30 November 2021 sampai 19 Desember 2021, di Rumah Tahanan Negara Salemba cabang Kejaksaan Agung," ujar Leonard, Rabu (1/12/2021).

Dikatakan Leonard, peran tersangka selaku advokat atau penasihat hukum atau konsultan hukum yang bertindak atas nama pemberi kuasa tujuh orang saksi, telah memengaruhi dan mengajari para saksi tersebut untuk menolak memberikan keterangan sebagai saksi dengan alasan yang tidak dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Sehingga menyulitkan penanganan dan penyelesaian penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam penyelenggaraan pembiayaan ekspor nasional oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, yang masih ditangani oleh Tim Penyidik Satgassus P3TPK pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus," ungkapnya.

Leonard menyampaikan, tim penyidik telah menetapkan tujuh orang saksi itu sebagai tersangka, pada Selasa (2/11/2021) lalu. Mereka disangkakan dengan sengaja menghalangi atau merintangi secara langsung atau tidak langsung terkait penyidikan tindak pidana korupsi, dan dengan sengaja tidak memberikan keterangan atau memberi keterangan yang tidak benar sebagai saksi dalam perkara penyelenggaraan pembiayaan ekspor nasional oleh LPEI.

"Tim penyidik telah menemukan cukup bukti adanya peran dari kuasa hukum para saksi, yaitu DWW yang dengan sengaja memengaruhi dan mengajak para saksi tersebut untuk menghalangi atau merintangi secara langsung atau tidak langsung terkait penyidikan tindak pidana korupsi," tegasnya.

Menurut Leonard, tim penyidik jaksa telah memanggil DWW secara patut sebagai saksi sebanyak dua kali, yakni pada tanggal 26 dan 30 November 2021. Namun, yang bersangkutan tidak hadir dan selalu meminta pengunduran waktu pemeriksaan dengan alasan tidak dapat dituntut karena sedang menjalankan tugas sebagai advokat.

Setelah tidak hadir dua kali panggilan, Direktur Penyidikan Jampidsus kemudian mengeluarkan surat perintah untuk membawa saksi, sebagaimana ketentuan Pasal 112 ayat (2) KUHAP, berdasarkan Surat Perintah Membawa Saksi Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Print-01/F.2/Fd.2/11/2021, tanggal 30 November 2021.

"Tim penyidik menemukan saksi di salah satu mal yang berada di Jakarta Selatan, pada pukul 20.00 WIB. Selanjutnya saksi dibawa ke Kantor Kejaksaan Agung, dilakukan pemeriksaan sebagai saksi, kemudian ditetapkan dan diperiksa sebagai tersangka dengan didampingi oleh penasihat hukumnya," katanya.

Leonard mengungkapkan, tersangka DWW dijerat Pasal 21 dan Pasal 22 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

"Sebelum ditahan, tersangka dilakukan pemeriksaan kesehatan, swab antigen, dan dinyatakan sehat serta negatif Covid-19," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

KPK Tetapkan Hakim PN Surabaya Tersangka Suap Penanganan Perkara

KPK menetapkan hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Itong Isnaeni Hidayat sebagai tersangka kasus dugaan suap penanganan perkara.

NASIONAL | 20 Januari 2022

Tiga Faktor Ini Penyebab Kerusakan Bangunan Akibat Gempa Banten

Ada tiga faktor penyebab kerusakan bangunan yang terjadi akibat gempa Banten.

NASIONAL | 20 Januari 2022

Gus Yahya-Nadiem Sepakat Perangi Intoleran, Pelecehan, dan Perundungan

Gus Yahya bersama Nadiem Anwar Makarim sepakat memerangi intoleran, pelecehan seksual dan perundungan.

NASIONAL | 20 Januari 2022

Antisipasi Omicron, Bandung Kembali Terapkan Random Test Covid-19

Pemerintah Kota Bandung menerapkan kembali random test Covid-19 secara acak kepada siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka.

NASIONAL | 20 Januari 2022

Itong Isnaeni Tiba di KPK

Hakim PN Surabaya yang terjerat OTT oleh KPK Itong Isnaeni Hidayat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (20/1/2022) malam

NASIONAL | 20 Januari 2022

PTM 100% untuk Jaga Kualitas Capaian Pembelajaran

Pembelajaran tatap muka (PTM) dimaksudkan untuk menjaga kualitas capaian pembelajaran di seluruh sekolah setelah sebelumnya cukup lama diberlakukan PJJ

NASIONAL | 20 Januari 2022

KPK Masih Hitung Jumlah Uang yang Disita dari OTT Hakim PN Surabaya

Jumlah uang yang diamankan KPK dari operasi tangkap tangan (OTT) hakim di PN Surabaya masih dihitung.

NASIONAL | 20 Januari 2022

Pengemplang BLBI Jaminkan Aset Tanah, Mahfud MD: Ternyata Laut

Pengemplang aset BLBI ternyata “menjaminkan” laut, bukan tanah. Hal ini disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD.

NASIONAL | 20 Januari 2022

1.378 Personel TNI-Polri Buru Tiga DPO Terduga Teroris Poso

1.378 personel TNI-Polri diterjunkan dalam operasi Madago Raya tahap I Tahun 2022 untuk mengejar tiga daftar pencarian orang (DPO) terduga teroris Poso.

NASIONAL | 20 Januari 2022

OTT 3 Kepala Daerah dan Hakim, Firli Bahuri: KPK Tidak Pandang Bulu

KPK melakukan OTT tiga kepala daerah, panitera, pengacara, dan hakim pada awal 2022.

NASIONAL | 20 Januari 2022


TAG POPULER

# Arteria Dahlan


# Rahmat Effendi


# IBL


# Gaga Muhammad


# Kereta Peluru



TERKINI
KPK Tetapkan Hakim PN Surabaya Tersangka Suap Penanganan Perkara

KPK Tetapkan Hakim PN Surabaya Tersangka Suap Penanganan Perkara

NASIONAL | 3 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings