KPK Sebut Pemidanaan Kades Korup Tak Efektif
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

KPK Sebut Pemidanaan Kades Korup Tak Efektif

Rabu, 1 Desember 2021 | 18:12 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai pemidanaan terhadap kepala desa (kades) yang terbukti korupsi tak efektif. Hal ini lantaran biaya yang dikeluarkan untuk proses hukum hingga persidangan lebih besar dibanding nilai kerugian negara yang diakibatkan kades tersebut.

"Kalau ada kepala desa taruhlah betul terbukti ngambil duit, tapi nilainya enggak seberapa. Kalau diproses sampai ke pengadilan, biayanya lebih gede. Artinya apa? Enggak efektif, enggak efisien, negara lebih banyak keluar duitnya dibandingkan apa yang nanti kita peroleh," kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata dalam peluncuran Desa Antikorupsi yang disiakan melalui akun YouTube KPK RI, Rabu (1/12/2021).

Alex, sapaan Alexander Marwata mengatakan angka kerugian negara dari korupsi yang dilakukan kepala desa umumnya nominal kecil. Untuk itu, ketimbang pemindanaa, Alex mengatakan, kepala desa yang terbukti korupsi dihukum mengembalikan uang desa dicurinya. Uang yang dikembalikan kepala desa korup masuk ke kas desa agar dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat. Jika memungkinkan, kepala desa yang korupsi diminta dipecat.

Namun, pemecatan kepala desa harus dilakukan atas perintah pengadilan. Untuk itu, KPK ingin ada aturan baru yang bisa memecat kepala desa yang terbukti korupsi tanpa harus menunggu pengadilan.

"Mungkin dengan musyawarah masyarakat desa, kan mereka yang memilih. Kita sampaikan, 'nih kepala desa mu nyolong nih, mau kita penjarakan atau kita berhentikan?' pastikan begitu, selesai. Hal seperti itu kan juga membuat jera kepala desa yang lain. Tidak semata-mata upaya pemberantasan korupsi itu berakhir di pengadilan atau keberhasilan pemberantasan korupsi itu dengan ukuran berapa banyak orang kita penjarakan, enggak seperti itu," katanya.

Alex meyakini pengembalian kerugian negara lebih efektif ketimbang memenjarakan kepala desa yang melakukan korupsi. Lembaga antikorupsi menilai penindakan korupsi tidak harus melalui pemidanaan.

"Kita sudah sepakat bahwa kalau menyangkut kerugian negara, kerugian daerah, kerugian keuangan desa, ya bagaimana semaksimal mungkin uang itu bisa kembali ke kas daerah, kas negara, kas desa. Itu saya kira lebih efektif dibanding kita memenjarakan orang, lah dia punya istri, istrinya enggak kerja, anaknya tiga. Hal-hal seperti itu barangkali bisa menjadi intervensi kita bersama, pemberantasan korupsi tetap menjadi keprihatinan kita semua. Ini menjadi PR kita bersama, dan desa antikorupsi ini tidak semata-mata menyangkut aparat desanya tetapi juga masyarakatnya," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kepala BNPT Jelaskan Status Munarman Jadi Terdakwa Terorisme

Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar menjelaskan status Munarman yang sekarang menjadi terdakwa kasus terorisme.

NASIONAL | 25 Januari 2022

Novel Baswedan Jadi Satgas Tipikor Polri, Sahroni: Sesuai Keahlian

Novel Baswedan masuk dalam Satuan Tugas Tindak Pidana Korupsi atau Satgas Tipikor Polri.

NASIONAL | 25 Januari 2022

GPPMP Canangkan Gerakan Nasional Berangus Radikalisme dan Intoleransi

GPPMP mencanangkan gerakan nasional untuk memberangus beragam aksi radikalisme dan intoleransi di Tanah Air.

NASIONAL | 25 Januari 2022

Dewan Adat Dayak Minta Polisi Proses Edy Mulyadi

Dewan Adat Dayak minta polisi memproses hukum Edy Mulyadi yang dianggap telah menghina masyarakat di Pulau Kalimantan.

NASIONAL | 25 Januari 2022

Ahmad Sahroni Minta Pelaku Dugaan Pungli di Bandara Dihukum Berat

Ahmad Sahroni meminta pelaku dugaan pungli dan pemerasan terhadap perusahaan ekspedisi di Bandara Soekarno-Hatta untuk dihukum berat.

NASIONAL | 25 Januari 2022

Desmond Mahesa Kaget Munarman Dituduh Teroris

Desmond Mahesa mengaku terkaget tuduhan teroris terhadap mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam Munarman.

NASIONAL | 25 Januari 2022

Ridwan Kamil: Pernyataan Edy Mulyadi Cederai Nilai Kebinekaan

Ridwan Kamil menilai pernyataan Edy Mulyadi tentang ibu kota baru negara di Kalimantan mencederai nilai kebinekaan.

NASIONAL | 25 Januari 2022

Singgung Perubahan Iklim, Once Mekel Kolaborasi dengan Musisi Mancanegara

Once Mekel berkolaborasi dengan musisi dunia macam Derek Sherinian, Ron 'Bumblefoot' Thal, Simon Phillips, Jeff Scott Soto, dan Billy Sheehan.

NASIONAL | 25 Januari 2022

Tinjau Banjir Pekalongan, Mensos Bagikan Sembako

Mensos Tri Rismaharini menilai banjir yang terjadi di wilayah Dukuh Kranji, Kecamatan Kedungwuni karena adanya penyempitan sungai akibat endapan yang cukup besar.

NASIONAL | 25 Januari 2022

Jokowi Serahkan Bantuan Modal bagi Pedagang di Pasar Bintan Center

Jokowi menyerahkan bantuan uang tunai bagi para pedagang di Taman Batu 10 Kawasan Pasar Bintan Center, Kota Tanjung Pinang.

NASIONAL | 25 Januari 2022


TAG POPULER

# Nurul Arifin


# Wiyanto Halim


# Sorong


# Rupiah


# Jokowi



TERKINI
Liga 1: 4 Pemain Persita Diragukan Tampil Lawan Persija

Liga 1: 4 Pemain Persita Diragukan Tampil Lawan Persija

BOLA | 17 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings