Kasus E-KTP, KPK Dalami Aset-aset Milik Paulus Tannos
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kasus E-KTP, KPK Dalami Aset-aset Milik Paulus Tannos

Kamis, 2 Desember 2021 | 15:11 WIB
Oleh : Fana F Suparman / LES

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami aset-aset milik Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra Paulus Tannos. Pendalaman ini terkait penyidik kasus dugaan korupsi proyek e-KTP yang menjerat Paulus Tannos sebagai tersangka.

Aset-aset tersebut didalami tim penyidik saat memeriksa pegawai PT Cahaya Mulia Energi Konstruksi Rini Winarta pada Rabu (1/12/2021).

"Rini hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan kepemilikan perusahaan dan aset dari tersangka PLS (Paulus Tannos)," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (2/12/2021).

Ali enggan memerinci lebih lanjut aset milik Tannos yang didalami tim penyidik. Hal ini lantaran materi tersebut merupakan bagian dari proses penyidikan.

Dalam mengusut kasus dugaan korupsi e-KTP ini, tim penyidik juga memeriksa mantan Direktur Utama PT LEN Industri Wahyudin Bagenda kemarin. Dalam pemeriksaan ini, tim penyidik mengonfirmasi Wahyudin Bagenda mengenai proses pembayaran proyek e-KTP kepada konsorsium pelaksana.

"Hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan proses pembayaran dari proyek e-KTP ke beberapa konsorsium pelaksana," kata Ali.

Diketahui, KPK menetapkan Paulus Tannos sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya pada 13 Agustus 2019. Tiga tersangka lain itu yang dijerat KPK, yakni mantan Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI (PNRI) Isnu Edhi Wijaya, anggota DPR periode 2014-2019 Miriam S Hariyani, dan mantan Ketua Tim Teknis Teknologi Informasi Penerapan e-KTP Husni Fahmi.

Penetapan keempat orang ini sebagai tersangka merupakan pengembangan dari fakta-fakta yang muncul dalam persidangan terkait korupsi e-KTP sebelumnya.

Namun, Paulus Tannos saat ini menetap di Singapura. Hal ini menyulitkan KPK karena tidak ada perjanjian ekstradisi antara Indonesia dan Singapura.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kantor Pinjol Ilegal di PIK Mempekerjakan Anak di Bawah Umur

Kantor pinjaman online (pinjol) ilegal di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara yang digerebek Polda Metro Jaya mempekerjakan anak di bawah umur.

NASIONAL | 26 Januari 2022

Korps Paskhas TNI AU Kini Jadi Kopasgat

Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa mengubah nama pasukan elite TNI AU Paskhas menjadi Kopasgat.

NASIONAL | 26 Januari 2022

Audiensi dengan BNPT, Dirjen Bina Pemdes Bahas Pencegahan Ekstremisme

Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri Yusharto Huntoyungo beraudiensi dengan Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar.

NASIONAL | 26 Januari 2022

Indonesia Butuh Pemimpin yang Mampu Beradaptasi terhadap Perubahan

Indonesia membutuhkan pemimpin-pemimpin yang mampu beradaptasi serta mampu mengatasi masalah-masalah baru yang timbul akibat perubahan itu sendiri.

NASIONAL | 26 Januari 2022

Gandeng Baznas, SiCepat Ekspres Bantu Korban Gempa Banten

SiCepat Ekspres memberikan bantuan dana Rp 50 juta kepada Baznas untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak gempa Banten.

NASIONAL | 31 Januari 2022

Misbakhun Minta DJKN Cermati Patgulipat Pengalihan Aset dari BLBI

Misbakhun meminta DJKN Kemenkeu mencermati praktik patgulipat obligor maupun debitur BLBI dalam menguasai aset yang telah disita pemerintah.

NASIONAL | 26 Januari 2022

Selain Stunting, Indonesia Masih Hadapi Beban Ganda Masalah Gizi

Selain permasalahan stunting, Indonesia juga masih memikul beban ganda masalah gizi

NASIONAL | 26 Januari 2022

2 Eks Pejabat Ditjen Pajak Didakwa Terima Suap Sin$ 1,2 Juta

Dua mantan pejabat Direktorat Jenderal (Ditjen Pajak), Wawan Ridwan dan Alfred Simanjuntak didakwa menerima suap sebesar Rp 15 miliar dan Sin$ 4 juta.

NASIONAL | 26 Januari 2022

Mediasi Gagal, Penggugat Tetap Minta Yusuf Mansur Bayar Uang Kerohiman

Ustaz Yusuf Mansur tetap diminta membayar uang kerohiman kepada dua mantan TKI di Hong Kong dalam bisnis tabung tanah karena upaya mediasi menemui kegagalan.

NASIONAL | 26 Januari 2022

Hina Prabowo Subianto, Gerindra Jateng Polisikan Edy Mulyadi

DPD Partai Gerindra Jawa Tengah secara resmi melaporkan Edy Mulyadi ke Polda Jateng karena menghina Ketua Umum Prabowo Subianto

NASIONAL | 26 Januari 2022


TAG POPULER

# Nurul Arifin


# Wiyanto Halim


# Sorong


# Rupiah


# Jokowi



TERKINI
Kasus Harian Covid-19 Tembus 7.000, Prof Zubairi Sarankan Level PPKM Dinaikkan

Kasus Harian Covid-19 Tembus 7.000, Prof Zubairi Sarankan Level PPKM Dinaikkan

KESEHATAN | 28 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings