Logo BeritaSatu

Masa Khidmah Kiai Said Berakhir setelah Muktamar Ke-34 NU

Jumat, 3 Desember 2021 | 21:04 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Habib Salim al Jufri mengatakan selama belum dilaksanakan Muktamar, masa khidmah kepengurusan PBNU hasil Muktamar ke-33 berakhir sampai Muktamar ke-34 dilaksanakan.

"Jadi selama Muktamar ke-34 NU belum selesai memilih ketua umum baru, maka PBNU hasil muktamar ke-33 belum bisa dinyatakan demisioner," kata Habib dalam keterangan pers diterima Beritasatu.com, Jumat (3/12/2021).

Habib menyebutkan, hal tersebut berdasarkan hasil keputusan konferensi besar (Konbes) PBNU pada 19 September 2021 lalu. Dalam keputusan tersebut menetapkan masa kepengurusan.

Selain itu, ada tiga poin penting lainnya, yakni, Pertama, Muktamar ke-34 NU dilaksanakan pada tanggal 23-25 Desember 2021 di Lampung dengan mematuhi protokol kesehatan dan mendapat persetujuan Satgas Covid-19 baik pusat maupun daerah.

Kedua, jika poin pelaksanaan pada tanggal 23-25 tidak memungkinkan karena kondisi Covid-19 keputusan pelaksanaan muktamar diserahkan kepada PBNU.

“Ini sesuai anggaran rumah tangga NU, forum untuk melakukan pengambilan keputusan adalah melalui rapat. Dalam hal ini, rapat harian syuriah dan harian tanfidziyah PBNU atau rapat gabungan,” paparnya.

Ketiga, mengamanahkan kepada PBNU harus melaksanakan seluruh keputusan konbes dengan mengambil langkah-langkah secara organisatoris bukan langkah-langkah personal untuk melaksanakan semua keputusan ini.

“Berdasarkan poin-poin di atas, maka masa khidmah PBNU hasil Muktamar ke-33 adalah ketika demisioner dalam Muktamar ke-34 NU. Tidak benar kalau ada yang mengatakan berakhir bulan Desember 2021,” ujar Habib.

Selanjutnya, ia juga menuturkan, konbes juga mengamanatkan agar PBNU melaksanakan semua keputusan secara organisatoris. Artinya kolektif dan kolegial sesuai dengan AD/ART NU bukan diputuskan oleh seorang diri salah satu pengurus PBNU.

"Tidak boleh membuat keputusan secara personal/individual terkait pelaksanaan muktamar karena perintah konbes adalah PBNU secara organisatoris bukan secara personal/individu,” tegasnya.

Menurut Habib, PBNU harus melakukan langkah-langkah organisatoris sebelum membuat keputusan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

P2G Desak Pemerintah Beri Afirmasi kepada 1,6 Juta Guru

P2G mendesak Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim memberikan afirmasi kepada 1,6 juta guru yang belum mendapat tunjangan profesi guru.

NEWS | 27 September 2022

Ternyata, Ini Isi Koper Mencurigakan di Depan Polda Metro Jaya

Polisi memastikan koper mencurigakan di kawasan depan Polda Metro Jaya bukan berisi benda berbahaya. Ternyata, koper itu milik anggota polisi berisi pakaian.

NEWS | 27 September 2022

Anies Capres, Ini Cawapres dari PKS, Demokrat, dan Nasdem

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal diusung sebagai capres di Pilpres 2024 oleh koalisi Partai Nasdem, Demokrat, dan PKS

NEWS | 27 September 2022

Kasus Suap, Hakim Itong Isnaeni Dituntut 7 Tahun Penjara

Jaksa KPK menuntut Hakim Itong Isnaeni Hidayat, hakim nonaktif PN Surabaya dihukum 7 tahun penjara atas perkara dugaan suap penanganan perkara.. 

NEWS | 27 September 2022

Mantan Panglima OPM Minta Lukas Enembe Penuhi Pemeriksaan KPK

Mantan Panglima OPM Lambert Pekikir menyorot mangkirnya Gubernur Papua Lukas Enembe dari pemeriksaan KPK.

NEWS | 27 September 2022

Puan Minta Ahmadi Noor Supit Buat Gebrakan Tingkatkan Kinerja BPK

Ketua DPR, Puan Maharani berharap anggota BPK terpilih, Ahmadi Noor Supit membuat gebrakan untuk meningkatkan kinerja BPK dalam mencegah kerugian negara.

NEWS | 27 September 2022

KLHK Proses 1.308 Kasus Pencemaran Lingkungan Hidup ke Pengadilan

KLHK telah memproses 1.308 kasus pencemaran lingkungan hidup baik pidana dan perdata hingga ke pengadilan dalam beberapa tahun terakhir.

NEWS | 27 September 2022

KPU Tak Perpanjang Masa Perbaikan Dokumen Parpol

KPU memastikan tidak akan memperpanjang waktu perbaikan dokumen pendaftaran partai politik (parpol) calon peserta Pemilu 2024

NEWS | 27 September 2022

Keluarga Yakin Mahsa Amini Disiksa Polisi Susila Iran sebelum Tewas

Keluarga Mahsa Amini yang meninggal dalam tahanan Iran meyakini, wanita berusia 22 tahun itu meninggal setelah mendapat penyiksaan dari polisi susila.

NEWS | 27 September 2022

1,6 Juta Guru Belum Terima Tunjangan karena Terkendala Aturan Kemendikbudristek

Sebanyak 1,6 juta guru yang belum mendapat tunjangan profesi guru karena terkendala persyaratan yang dibuat Kemendikbudristek.

NEWS | 27 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Surplus APBN


# Kompor Listrik


# AKBP Arif Rachman


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Babak I, Gol Cepat Dimas Drajad Bawa Timnas Indonesia Unggul

Babak I, Gol Cepat Dimas Drajad Bawa Timnas Indonesia Unggul

BOLA | 5 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings