Kasus Mahasiwi Bunuh Diri Mendapat Perhatian Kapolri
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kasus Mahasiwi Bunuh Diri Mendapat Perhatian Kapolri

Minggu, 5 Desember 2021 | 13:01 WIB
Oleh : Dwi Argo Santosa / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Kasus bunuh diri mahasiswi, Novia Widyasari Rahayu, menjadi trending topic di dunia maya setelah muncul #SAVENOVIAWIDYASARI. Kematian mahasiswi Universitas Brawijaya ini juga mendapat perhatian Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Akun resmi Kapolri Jenderal Listyo Sigit, Sabtu (4/12/2021) malam, mengunggah foto persiapan jumpa pers kasus ini di Mapolres Mojokerto.

Hingga Minggu (5/12/2021) pagi, ungahan tersebut sudah mendapatkan 1.900-an komentar dan di-retweet 3.800 akun serta disukai 16.500-an netizen.

Seperti diberitakan Novia Widyasari Rahayu atau NWR, mahasiswi jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Unibraw, meninggal pada Kamis (2/12/2021).

Ia ditemukan tergeletak di dekat makam ayahnya, di Dusun Sugihan, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Polisi menemukan barang bukti cairan yang diduga mengandung sejenis potasium. Korban diduga kuat mengalami depresi dan nekat meminum cairan tersebut hingga meninggal.

Kabar meninggalnya Novia menjadi viral setelah rekan yang mengetahui latar belakang kehidupan Novi mengunggahnya di media sosial. Novi disebut mengakhiri hidupnya bukan depresi karena ditinggal mati ayahnya melainkan karena latar belakang asmara yang berkaitan dengan oknum anggota Polri.

Dunia maya kemudian ramai oleh muncul #SAVENOVIAWIDYASARI.

Berbagai spekulasi dari warganet bermunculan. Antara lain menyebut bahwa mahasiswi berusia 23 tahun tersebut telah diperkosa hingga hamil. Bahkan sudah muncul sosok oknum Polri bernama Randy yang disebut menghamili korban.

Unggahan warganet tidak hanya menampilkan foto korban dan pacarnya melainkan juga tampilan layar percakapan Whatapps korban yang berisi keluh kesahnya.

Selain soal perhatian Kapolri, penanganan kasus ini cukup istimewa. Polda Jatim turut serta menangani kasus ini selain Polres Mojokerto. Dalam watku relatif singkat jajaran Polri memeriksa dan menahan Bripda Randy Bagus atau yang disebut berinisial BGS.

Bripda BGS dijerat pasal pidana umum dan aturan kode etik karena telah bersama korban melakukan aborsi dua kali.

“Kita mengamankan seseorang inisial BGS yang mana yang bersangkutan profesinya adalah seorang polisi yang bertugas di Polres Pasuruan Kabupaten,” kata Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo dalam konferensi pers di Mapolres Mojokerto, Sabtu (4/12/2021) malam.

Pengungkapan kasus ini atas kerja sama gabungan Reserse Polda dengan Polres Mojokerto kabupetan dan Pasuruan kabupaten.

Menurut Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo korban diduga bunuh diri meminum cairan yang mengandung potasium.

Hasil visum et repertum luar yang dilakukan Puskesmas Kecamatan Sooko, tidak ditemukan tanda-tanda adanya penganiayaan.

Disebutkan, Novia sudah berkenalan dengan BGS sejak Oktober 2019. Mereka bertemu dalam sebuah acara Distro Baju di Malang. Kemudian keduanya bertukar nomor handphone dan resmi pacaran.

Penyidik mendapatkan keterangan dari BGS bahwa pada masa pacaran itu mereka sudah melakukan hubungan suami istri. Hal itu berlangsung sejak 2020 hingga 2021. “Dilakukan di Malang. Di tempat kost mereka dan di hotel yang ada di Malang,” kata Wakapolda.

Penyidik juga mendapatkan bukti bahwa korban dan BGS selama pacaran, yakni Oktober 2019 sampai Desember 2021, sudah melakukan dua kali tindakan aborsi secara bersama. Pertama pada Maret 2020, kedua pada Agustus 2021.

Atas tindakan melanggar hukum itu maka BHS dijerat dengan Perkap Nomor 14/2011 tentang Kode Etik. “Kami menjerat dengan Pasal 7 dan Pasal 11. Itu secara internal (kepolisian),” kata Wakapolda.

Sanksi terberat adalah diberhentikan tidak dengan hormat dari kepolsian. Sedangkan secara pidana umum BGS akan dikenai Pasal 348 Juncto 55 KUHP.

Ditanya mengenai apakah tindakan bunuh diri korban disebabkan faktor asmara atau BHS, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo menyatakan pihaknya masih akan mendalaminya.

“Namun sementara ini kami sudah dapat keterangan dari hasil interogasi, pasal-pasal tadi sudah memenuhi unsurnya. Kami tidak hanya sampai di situ kita akan kembangkan sehingga kami akan dapat membuat lebih terang. Namun sementara kita sudah bisa menjerat (BHS) dari pasal-pasal tadi,” katanya.

Barang bukti berupa cairan jenis potasium saat ini masih diteliti oleh Tim Labfor. Sedangkan barang bukti terkait dengan aborsi, menurut Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, berupa obat Cytotec.

Ditambahkan, korban dan BHS melakukan aborsi bersama-sama, misalnya membeli obat bersama.

Wakapolda menegaskan bahwa jajaran Polri tidak pandang bulu dalam penanganan perkara atau dalam mennindak pelanggar hukum.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Penggeledahan di Buru Selatan, KPK Amankan Dokumen dan Barang Elektronik

KPK mengamankan dokumen aliran sejumlah dana dan barang elektronik dari penggeledahan dua lokasi berbeda di Kabupaten Buru Selatan

NASIONAL | 25 Januari 2022

Waspada, 22 Wilayah Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem

Sebanyak 22 wilayah di Indonesia berpotensi dilanda cuaca ekstrem pada Selasa (25/1/2022) ini. 

NASIONAL | 25 Januari 2022

Gempa 4,6 M Guncang Lombok

BMKG menyatakan, gempa bumi berkekuatan 4,6 magnitudo mengguncang wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat, Selasa pagi.

NASIONAL | 25 Januari 2022

Pertikaian 2 Kelompok Warga di Sorong, Belasan Meninggal Dunia

Pertikaian dua kelompok warga di Sorong mengakibatkan belasan orang meninggal dunia, dua mobil, dan satu tempat karaoke terbakar.

NASIONAL | 25 Januari 2022

Melawan Stunting dengan PUAN

Ketua DPC PDIP Rembang, Ridwan menginisiasi strategi melawan stunting dengan Program Unggulan Anak Negeri (PUAN).

NASIONAL | 25 Januari 2022

Menkominfo Beberkan 3 Isu Prioritas Ekonomi Digital di Acara Presidensi G-20

Menkominfo Johnny G Plate membeberkan tiga isu prioritas yang akan dibawa pemerintah Indonesia dalam kelompok kerja ekonomi digital Presidensi G-20.

NASIONAL | 25 Januari 2022

Pemasangan Cip Agar Identitas Kendaraan Termonitor dengan Baik

Pemasangan cip pada pelat nomor bertujuan agar identitas kendaraan dapat termonitor dengan baik.

NASIONAL | 25 Januari 2022

Komnas HAM Dalami Dugaan Bupati Langkat Siksa dan Kerangkeng 40 Pekerja Sawit

Komnas HAM mendalami dugaan Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin Angin menyiksa 40 pekerja sawit dengan memenjarakan mereka di kerangkeng miliknya.

NASIONAL | 25 Januari 2022

TB Hasanuddin: Maruli Simanjuntak Jadi Pangkostrad karena Rekam Jejak

Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin menilai Mayjen Maruli Simanjuntak menjadi Pangkostrad karena rekam jejaknya dan bukan karena faktor Luhut Binsar Pandjaitan.

NASIONAL | 24 Januari 2022

Yessy Melania Desak Edy Mulyadi Cabut Pernyataan

Yessy Melania mendesak Edy Mulyadi dan kawan-kawannya untuk mencabut pernyataan.

NASIONAL | 24 Januari 2022


TAG POPULER

# Kakek Dihakimi Massa


# Alinea


# Omicron


# Covid-19


# Arsenal



TERKINI
Penggeledahan di Buru Selatan, KPK Amankan Dokumen dan Barang Elektronik

Penggeledahan di Buru Selatan, KPK Amankan Dokumen dan Barang Elektronik

NASIONAL | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings