Guru Bisa Jadi Sahabat Anak Didik, Begini Caranya
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Guru Bisa Jadi Sahabat Anak Didik, Begini Caranya

Minggu, 5 Desember 2021 | 16:59 WIB
Oleh : Jeis Montesori / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Banyak metode yang bisa digunakan untuk mendorong anak didik baik pelajar maupun mahasiswa agar tertarik dengan materi pelajaran yang diberikan oleh guru atau dosennya, bisa aktif di kelas, serta menjadi terbuka. Semetnara pada saat yang bersamaan para guru maupun dosen juga bisa menjadi sahabat bagi anak didiknya.

Menurut dosen Akademi Televisi Indonesia (ATVI) Suradi kepada Beritasatu.com, Minggu (5/12/2021), untuk mencapai tujuan ideal tersebut tidak sulit asalkan guru maupun dosen benar-benar serius dalam mengajar, menguasai bidangnya, demokratis, dan mengetahui watak dan karakter anak didiknya.

Suradi yang memiliki pengalaman lama sebagai guru di SMAN 8 Jakarta, mengungkapkan pemikiranny tersebut diungkapkan secara komprehensif dan interaktif dalam perbincangan santai yang disiarkan melalui channel Youtube, Teras Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ATVI.

Bincang santai yang dipandu Ketua LPPM ATVI Ratih Damayanti dan didukung tim kreatif IT yang juga dosen ATVI, Teguh Setiawan, dilakukan secara interaktif pada Kamis (2/12/2021) malam. Peserta dapat bertanya dan memberikan pandangannya melalui chat di channel Youtube. Ini merupakan acara perdana Teras LPPM yang akan berlanjut secara kontinyu setiap dua minggu.

Menurut Suradi, yang juga dikenal sebagai jurnalis dan penulis buku ini, tantangan terbesar dalam proses pembelajaran baik di masa tahun 1990-an maupun saat ini adalah bagaimana peserta didik, baik pelajar maupun mahasiswa memahamii apa yang diajarkan, setelah itu dapat mengaplikaisnnya untuk kepentingan studi dan karier di masa depan.

“Pemahaman tentang pentingnya bidang studi, kaitannya dengan kehidupan masa lalu, kini dan mendatang, serta informasi bidang karier yang dibutuhkan, jadi daya tarik siswa maupun mahasiswa selalu dekat dengan kita,” kata Suradi.

Sementara Ketua LPPM ATVI Ratih Damayanti mengatakan, berawal dari itikad baik dari para dosen tetap ATVI untuk dapat mendedikasikan ilmunya agar dapat berbagi dengan publik secara lebih luas, maka munculah ide untuk membuat konten Pengabdian kepada Masyarakat melalui kanal Youtube Teras LPPM ATVI. Nama Teras dipilih, karena teras dapat dianalogikan sebagai ruang terbuka di depan rumah yang sering dijadikan tempat berkumpul dan berdiskusi santai.

“Ini sesuai dengan format konten yang diangkat yaitu membahas tentang berbagai topik yang di kemas secara ringan namun mencerdaskan dan dapat memberikan inspirasi positif bagi viewers-nya. Teras LPPM ATVI merupakan media publikasi para dosen ATVI untuk berkontribusi dalam pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi , khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat,” ujar Ratih.

Sementara tim kreatif yang juga dosen ATVI, Teguh Setiawan mengatkan, awalnya konten ini akan di tayangkan di kanal "Saya Mastepedia" yang memang rutin mengadakan bincang secara live dengan nara sumber alumni, dosen dan orang yang berkompeten. Namun memanfaatkan hari guru saya berdiskusi untu membuat konten yang lebih serius dengan memanfaatkan kanal Teras LPPM ATVI yang memang belum lama aktif.

“Sebagai orang yang berada dibalik layar yang mengurusi kreatif, teknis dan konsep penayangan saya menyulap seperangkat komputer di rumah menjadi ruang kontrol room untuk mengendalikan tayangan ini agar kualitasnya tetap terjaga, baik audio maupun visual,” papar Teguh.

Tips Dekat dengan Anak Didik
Dalam bincang santai selama 90 menit itu, Suradi yang juga penulis buku berjudul “Bangga Menjadi Guru SMAN 8 Jakarta” ini memberikan beberapa tips agar guru maupun dosen bisa menjadi sahabat anak didik. Pertama, menguasai bidang pelajaran atau materi yang diajarkan karena ini modal pertama untuk percaya diri di dalam kelas. Kedua, berusaha memahami setiap karakter dan watak anak didik, sehingga berbagai kendala dalam proses mengajar bisa diselesaikan dengan baik, sebab setiap peserta didik punya masalahnya sendiri.

“Kita juga harus bersikap demokratis dan memberikan kesempatan setiap anak didik untuk bertanya dan mengajukan pandangannya atas materi pelajaran. Suasaa kelas yang demokratis menumbuhkan semangat belajar yang tinggi. Lalu, kita mesti kreatif dalam metode pengajaran. Sekakarang sangat mudah mencari tambahan bahan ajar dan alat peraga lewat Youtube atau media sosial. Terakhir, usahakan mendekatkan diri dengan anak didik dalam setiap kegiatan,” papar alumnus Universitas Indonesia itu.

Banyak pertanyaan dan pandangan yang diajukan peserta, termasuk dari anak kandung Suradi yang tengah studi di luar negeri, Muhammad Rizky. Menurut Rizky, walaupun dirinya tidak pernah diajar oleh Suradi, ayahnya, namun ia menyatakan ayahnya merupakan seorang guru yang paling berpengaruh dalam kehidupannya.

Dalam komentarnya di kolom chat yang ditulis dari Brussel Belgia, Rizky, putra bungsu Suradi ini mengatakan, kalau guru pada umumnya mengajar menggunakan teori dan buku paket, namun ayahnya, Suradi, mengajarkan pelajaran hidup melalui contoh dan media lainya. Ketika berbicara tentang nilai-nilai hidup, bukan dengan teori-teori atau buku-buku PPKN tapi melalui kerja kerasnya setiap hari.

“Lebih penting lagi, beliau mengajarkan saya tentang kesetaraan dan kebebasan berpendapat. Pak Suradi selau menempatkan dirinya setara dengan anak-anaknya ketika di didalam diskusi. Beliau bersedia berdiskusi dengan anaknya mengenai topik-topik atau pelajaran yang mungkin dianggap subversif di sekolah tanpa dengan menggurui dan mengerdilkan opini anaknya.

"Hal ini membuat saya berfikir bahwa bapak saya, Pak Suradi menunjukkan esensi seorang guru, seseorang yang digugu dan ditiru,” ungkap Rizky yang sedang studi bidang Bisnis di KU Leuven, Belgia.

Testimoni juga disampaikan putri Suradi yang kini bekerja di sebuah lembaga konsultan ekonomi dan bisnis di Luxembourg, Rahmadiani Lestari. Menurutnya dari perspektif anak, Suradi menerapkan hal yang sama di lingkungan rumah, komunikasi dua arah dan diskusi.

"Beliau (Suradi) selalu support dan dengan bangga juga mempercayai kita akan pilihan studi dan karir kita sendiri. Itu sangat penting untuk membangun self confidence atau kerpercayaan diri.

“Bisa terlihat dan tidak mengherankan heran bahwa bapak saya adalah guru dan pendidik yang luar biasa dan futuristik. Merefleksi pada pengalaman studi saya di Eropa baru-baru ini, banyak metode belajar di Eropa dapat disandingkan dengan metode mengajar bapak saat beliau aktif mengajar di tahun 90an. Beliau sudah menerapkan pendekatan komunikasi dua arah dan bertumpu pada diskusi,” ungkap Rachmadiani.

Dari muridnya semasa SMA tahun 1990-an, Nina Harsya menyampaikan pesan dan kesannya diajar oleh Suradi. Menurutnya, pola pengajaran yang diterapkan Suradii sangat berbeda ketika itu. “Pak Suradi sangat interaktif, memberi kebebasan kita untuk bertanya, dan menjadi teman di sekolah,” kata Nina.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jaksa Agung: Koruptor Rp 50 Juta Cukup Kembalikan Kerugian Uang Negara

Jaksa Agung menyatakan, koruptor yang merugikan keuangan negara dengan nilai Rp 50 juta cukup melakukan pengembalian kerugian negara tersebut.

NASIONAL | 28 Januari 2022

PTM 100% Tingkat SMA/SMK di DIY Bakal Dihentikan

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100% tingkat SMA/SMK di DIY akan dihentikan.

NASIONAL | 27 Januari 2022

Budayawan: Nusantara Punya Makna Spiritual dan Historis

Budayawan Ngatawi Al Zastrouw mengatakan, terdapat makna spiritual dan historis di balik pemilihan nama Ibu Kota Negara (IKN) baru Nusantara.

NASIONAL | 27 Januari 2022

PT Merial Esa Didakwa Suap Fayakhun Andriadi dan 5 Pejabat Bakamla

PT Merial Esa didakwa memberikan suap ke eks anggota DPR Fayakhun Andriadi dan 5 pejabat Bakamla terkait pengadaan monitoring satellite dan drone tahun 2016.

NASIONAL | 27 Januari 2022

Kopi Desa Sumber Agung Ramaikan Festival Pesona Kopi Agroforestri KLHK

Kopi Desa Sumber Agung Kalbar yang sempat terpuruk akibat kebakaran hutan dan lahan ikut memeriahkan Fesitval Pesona Kopi Agroforestri KLHK.

NASIONAL | 27 Januari 2022

Pakar Hukum Soroti Tujuan Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura

Pakar hukum pidana, Abdul Fickar Hadjar menyoroti maksud dan tujuan perjanjian ekstradisi antara pemerintah Indonesia dengan Singapura.

NASIONAL | 27 Januari 2022

PDIP Akan Bagikan Ribuan Sepeda dan Sepatu untuk Guru dan Siswa

PDIP akan membagikan ribuan sepeda dan sepatu untuk guru dan siswa di daerah terbelakang dalam gelaran Banteng Ride and Night Run.

NASIONAL | 27 Januari 2022

Perjanjian Ekstradisi Permudah Jampidsus Buru 247 Buronan

Perjanjian ekstradisi Indonesia dan Singapura memudahkan Jampidsus Kejagung memburu 247 buronan korupsi dan tindak pidana lainnya.

NASIONAL | 27 Januari 2022

Mahfud MD: Pemerintah Berkomitmen Lindungi Pembela HAM

Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan pemerintah berkomitmen melindungi dan mendorong para pembela hak asasi manusia (HAM) untuk berjuang menegakkan HAM.

NASIONAL | 27 Januari 2022

Universitas Harus Cetak SDM Cerdas di Era Transformasi Digital

Rektor Binus University Harjanto Prabowo mengatakan sebagai Perguruan Tinggi Indonesia, pihaknya menyadari pentingnya mencetak SDM cerdas.

NASIONAL | 27 Januari 2022


TAG POPULER

# Flight Information Region


# Jefri Tambayong


# Update Covid-19


# Ousmane Dembele


# Ardian Noervianto



TERKINI
Ingin Nonton Langsung MotoGP Mandalika? Ini Syaratnya

Ingin Nonton Langsung MotoGP Mandalika? Ini Syaratnya

OLAHRAGA | 22 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings