Logo BeritaSatu

Dampak Erupsi Semeru, 200 Ha Lahan Pertanian Gagal Panen

Senin, 6 Desember 2021 | 18:20 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / FER

Surabaya, Beritasatu.com - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Lumajang Agus Setiawan memastikan lebih dari 200 hektare (Ha) lahan pertanian yang ada di dua kecamatan, yakni Pronojiwo dan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur mengalami gagal panen akibat terdampak erupsi Gunung Semeru.

"Ada tanaman kebun, di lereng gunung dan di aliran sungai, semuanya terdampak. Beberapa komoditas diantaranya padi dan palawija, serta tanaman kebun, juga ada tanaman sengon. Karena kena banjir lahar dingin dan abu vulkanik, tanaman itu mati semua," kata Agus Setiawan ketika dikonfirmasi Beritasatu.com melalui sambungan seleluer, Senin (6/12/2021).

Adapun lahan tanaman kopi yang juga menjadi salah satu komoditas andalan sekitar Gunung Semeru yang terdampak masih belum bisa dipastikan. Karena para petani yang memiliki lahan tanaman kopi belum bisa naik lereng gunung untuk memastikan apakah tanaman kopi mereka sudah mati atau masih bisa diselamatkan.

"Kalau kopi ada di lereng, tetapi karena belum bisa naik ke atas, teman-teman petani di desa Oro-Oro Ombo belum bisa memberikan kabar ke kita apa tanam masih utuh atau tidak," ujarnya.

Selain lahan pertanian dan kopi, Agus mengungkapkan, ada banyak hewan ternak yang mati dan tidak bisa diselamatkan. Di kabupaten Lumajang, ujarnya, umumnya setiap rumah ada peliharaan hewan ternak, seperti sapi, kambing atau lainnya. Tetapi saat evakuasi, hewan-hewan ternak tersebut banyak yang tidak sempat dibawa pemiliknya karena erupsi dan lahar dingin gunung Semeru datang secara mendadak.

Adapun hewan ternak yang ada di desa Sumber Urip, Sumber Mujur, Oro-Oro Ombo dan Supit Urang yang otomatis terdampak dan banyak hewan seperti sapi dan kambing yang mati karena diterjang aliran lahar.

"Sempat ada yang berhasil dievakuasi tetapi lebih banyak yang tidak bisa dievakuasi karena kejadian mendadak. Seperti tadi subuh, sekitar setengah jam 04.00 subuh aliran lahar dingin membesar sehingga evakuasi tanpa bisa mengevakuasi ternak tersebut. Kemungkinan besar sudah mati karena tertimbun," tutur Agus yang juga menjabat sebagai Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Lumajang.

Untuk saat ini, lanjut Agus, Kadin Lumajang sedang melakukan riset terkait dampak ekonomi dan dampak sosial akibat erupsi gunung Semeru dan bagaimana penanganan pascabencana.

"Kami sudah melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan Ketum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto dan Kadin Indonesia. Kadin Indonesia, Kadin Jatim dan Kadin Lumajang bersinergi mengumpulkan bantuan, utamanya penanganan dampak ekonomi utamanya pascabencana," tegasnya.

Mengenai kerugian akibat erupsi tersebut, Agus masih belum bisa memastikan karena kondisi terus berkembang. Daerah yang terdampak juga semakin meluas sehingga evaluasi kerugian masih belum bisa dilakukan.

"Seperti sekarang air naik terus, mungkin rumah yang kemarin belum kena dampak, sekarang terkena. Seperti dua hari yang lalu lahar masih di aliran sungai saja, tetapi tadi subuh sudah menjangkau hampir ke jalan nasional. Tapi yang pasti di kecamatan Pronojiwo dan Candipuro ini kerugian sangat besar sekali, mulai dari lahan pertanian, peternakan dan harta benda. korban juga sangat banyak," ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Rumor Kudeta Presiden Tiongkok Xi Jinping Hebohkan Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan rumor kudeta Presiden Tiongkok, Xi Jinping di Beijing. Xi Jinping telah dimasukkan ke dalam tahanan rumah

NEWS | 25 September 2022

DPR: Shadow Team Nadiem Rendahkan SDM Kemendikbudristek

Shadow team yang diungkapkan Mendikbudristek Nadiem Makarim di forum PBB adalah merendahkan SDM Kemendikbudristek.

NEWS | 24 September 2022

Polisi Amankan Terduga Pelaku Pengeroyokan Siswi SMP di Makassar

Polrestabes Makassar mengamankan empat terduga pelaku pengeroyokan siswi SMP berinisial LA (14). Keempat terduga merupakan rekan kelas korban.

NEWS | 24 September 2022

Masih Banyak Warga di Bantaran yang Buang Sampah ke Sungai

Salah satu penyebab masyarakat di Bekasi membuang sampah ke sungai karena masih rendahnya kesadaran mereka akan kebersihan.

NEWS | 24 September 2022

Puan Maharani Ungkap Tujuannya Bertemu Sejumlah Elite Parpol

Ketua DPR yang juga Ketua DPP PDIP, Puan Maharani mengungkapkan tujuannya melakukan safari politik dan bertemu sejumlah elite parpol. 

NEWS | 24 September 2022

Career Day Mudahkan Masyarakat Cari Kerja di Tengah Pemulihan Ekonomi

Career Day tidak hanya memberikan kemudahan bagi alumni Universitas Bakrie yang hendak mencari kerja, tetapi juga untuk masyarakat umum.

NEWS | 24 September 2022

Kasus dan Kematian Covid-19 Jakarta sampai 24 September 2022

Infografik tentang data kasus dan jumlah kematian Covid-19 Jakarta sampai tanggal 24 September 2022.

NEWS | 24 September 2022

Kenang Prof Samekto Wibowo, Rektor UGM: Beliau Guru Saya

Rektor UGM Yogyakarta Prof dr Ova Emilia mengenang sosok Prof Samekto Wibowo yang meninggal dunia usai terseret ombak di Pantai Pulang Sawal, Gunungkidul.

NEWS | 24 September 2022

Guru Besar UGM yang Terseret Ombak Seorang Dokter Spesialis Neurologi

Guru besar UGM yang meninggal karena terseret ombak, Samekto Wibowo, merupakan dokter spesialis neurologi.

NEWS | 24 September 2022

Jumlah Penerima Vaksin Covid-19 sampai 24 September 2022

Infografik tentang data jumlah penerima vaksin Covid-19 di Indonesia sampai dengan tanggal 24 September 2022.

NEWS | 24 September 2022


TAG POPULER

# OTT Hakim Agung


# Penipuan Jam Tangan


# Pertalite


# Curacao


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Rumor Kudeta Presiden Tiongkok Xi Jinping Hebohkan Media Sosial

Rumor Kudeta Presiden Tiongkok Xi Jinping Hebohkan Media Sosial

NEWS | 31 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings