Jaksa KPK Dalami 81 Bidang Tanah Milik Eks Pejabat Pajak
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Jaksa KPK Dalami 81 Bidang Tanah Milik Eks Pejabat Pajak

Selasa, 7 Desember 2021 | 22:16 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Jaksa penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami puluhan bidang tanah yang diduga milik mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu, Angin Prayitno Aji. Sebanyak 81 bidang tanah yang tersebar di berbagai daerah itu diduga dibeli Angin Prayitno dengan menggunakan nama orang lain.

Pendalaman mengenai aset tanah milik Angin ini didalami jaksa KPK melalui seorang saksi bernama Fatoni yang dihadirkan dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan pajak dengan terdakwa Angin Prayitno di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (7/12/2021).

Fatoni merupakan rekan Angin Prayitno. Angin diduga mencatut nama Fatoni dan keluarganya untuk membeli puluhan tanah tersebut.

"Ini banyak banget tanahnya 81 bidang, ini ada yang Bandung, Tangsel, Bogor, DIY, saudara enggak tanya kenapa harus menggunakan Fatoni dan keluarga?," tanya jaksa KPK kepada Fatoni dalam persidangan.

"Saya belum pernah tanya, kalau disuruh ya nurut saja," jawab Fatoni.

Fatoni mengaku kerap diminta bantuan untuk membeli tanah atas nama dirinya oleh Angin Prayitno sejak 2016. Fatoni mengaku memenuhi permintaan itu karena sudah kenal Angin Prayitno sejak lama. Angin, kata Fatoni, juga kerap membeli batu permata yang dijualnya.

"Alasannya kan sering jual beli batu permata, di samping itu pak Angin minta tolong urus jual beli tanah atas nama saya," ungkap Fatoni.

Jaksa curiga dengan alasan Fatoni. Jaksa kemudian mengonfirmasi Fatoni soal alasan Angin membeli tanah dengan menggunakan nama orang lain. Jaksa juga mendalami proses pembayaran sejumlah bidang tanah yang dibeli Angin ke Fatoni.

"Dari pembayaran, dari mana sumber duit dari mana?," tanya jaksa.

"Kan saya kalau mau pembayaran saya datang ke rumah Pak Angin, langsung cash. tapi enggak sekaligus, bertahap," jawab Fatoni.

Fatoni juga mengungkap seluruh surat tanah yang dibeli atas namanya langsung dipegang oleh Angin Prayitno. Fatoni mengeklaim tidak pernah tahu-menahu soal surat atau sertifikat tanah yang dibeli Angin atas namanya.

"Saya cuma antar transaksi pembayaran, kepengurusan saya enggak tahu. Saya enggak pernah lihat suratnya. Jadi, kalau pembayaran dan surat selesai saya serahkan semua ke Angin," katanya.

Diberitakan, jaksa mendakwa Angin Prayitno Aji dan mantan Kepala Sub Direktorat Kerja Sama dan Dukungan Pemeriksaan DJP, Dadan Ramdani menerima suap sebesar Rp15 miliar dan SGD 4 juta atau setara sekitar Rp 42 miliar. Jika dikalkulasikan, total suap yang diduga diterima para pejabat pajak tersebut sekira Rp 57 miliar.

Mereka didakwa menerima suap tersebut dari tiga konsultan dan seorang kuasa pajak, yakni, Veronika Lindawati selaku kuasa dari PT Bank Panin; Agus Susetyo selaku konsultan pajak PT Jhonlin Baratama; serta Ryan Ahmad Ronas dan Aulia Imran Magribi selaku konsultan pajak dari PT Gunung Madu Plantations.

Suap itu diterima Angin dan Dadan bersama-sama dengan pejabat pajak lainnya yakni, Wawan Ridwan; Alfred Simanjuntak; Yulmanizar; dan Febrian.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

KPK Sita Catatan Transaksi Keuangan Bupati Penajam Paser Utara

KPK menyita catatan keuangan milik Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud saat menggeledah sejumlah lokasi terkait dugaan suap proyek dan perizinan. 

NASIONAL | 18 Januari 2022

Napi di Lapas Leluasa Gunakan Ponsel Saat Melakukan Tindak Kriminal

Dalam aksinya, para pelaku menggunakan telepon seluler (ponsel) untuk melakukan tindak pidana dari dalam lapas.

NASIONAL | 18 Januari 2022

Besok hingga Jumat Ini, Waspada Peningkatan Curah Hujan di Jabodetabek

Wilayah Jabodetabek perlu mewaspadai terjadinya peningkatan curah hujan 3 hari ke depan yakni Rabu (19/1/2022) hingga Jumat (21/1/2022).

NASIONAL | 18 Januari 2022

Majelis Hakim Beberkan Alasan Tidak Vonis Mati Heru Hidayat di Perkara Asabri

Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta membeberkan alasan tidak memvonis mati Heru Hidayat dalam perkara dugaan korupsi Asabri.

NASIONAL | 18 Januari 2022

Korupsi di Jasindo, Kiagus Emil Dihukum 4 Tahun Penjara

Pengadilan Tipikor menghukum pemilik PT Ayodya Multi Sarana (AMS) Kiagus Emil Fahmy Cornain empat tahun penjara dalam kasus korupsi PT Jasindo.

NASIONAL | 18 Januari 2022

Coba Tabrak Petugas, Pencuri Kabel Telkom Ditembak Mati

Seorang anggota komplotan pencuri kabel bawah tanah milik PT Telkom ditembak mati setelah berusaha menabrak petugas.

NASIONAL | 18 Januari 2022

Polri Belum Terima Permohonan Penangguhan Penahanan Ferdinand Hutahaean

Kepolisian belum menerima surat permohonan penangguhan penahanan dari Ferdinand Hutahaean (FH).

NASIONAL | 18 Januari 2022

Korupsi Asabri, Heru Hidayat Diwajibkan Bayar Rp 12,6 Triliun

Pengadilan Tipikor Jakarta mewajibkan Heru Hidayat membayar uang pengganti senilai Rp 12,6 triliun terkait perkara dugaan korupsi PT Asabri. 

NASIONAL | 18 Januari 2022

Kepala Bappenas: IKN Nusantara Tak Dibangun Seperti Lampu Aladin

Menurut Suharso, membangun kota tidak seperti lampu Aladin yang tiba-tiba jadi, tetapi harus memiliki perencanaan yang matang dan terukur.

NASIONAL | 18 Januari 2022

Lolos dari Hukuman Mati, Heru Hidayat Divonis Nihil di Perkara Korupsi Asabri

Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat lolos dari hukuman mati karena divonis pidana nihil dalam perkara dugaan korupsi Asabri. 

NASIONAL | 18 Januari 2022


TAG POPULER

# IKN


# Nia Ramadhani


# Omicron


# Rahmat Effendi


# Sanksi Antidoping



TERKINI
IBL: Tangerang Hawks Curi Kemenangan dari Bali United

IBL: Tangerang Hawks Curi Kemenangan dari Bali United

OLAHRAGA | 4 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings