Logo BeritaSatu

Polri Tetapkan Tersangka Kasus Investasi Bodong Alat Kesehatan

Kamis, 16 Desember 2021 | 23:29 WIB
Oleh : FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menetapkan tiga tersangka kasus dugaan tindak pidana penipuan investasi atau investasi bodong program suntikan modal alat kesehatan (alkes) yang merugikan korban hingga triliunan rupiah.

"Sudah ada tiga tersangka," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dir Tipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (16/12/2021).

Whisnu menjelaskan pihaknya telah menaikkan status perkara ke tahap penyidikan. Ketiga orang yang ditetapkan tersangka itu berinisial V, D, dan A.

Dari ketiga tersangka, kata Whisnu, seorang di antaranya telah ditahan di Rutan Bareskim Polri. Sedangkan dua orang lainnya masih dalam pencarian.

"Yang satu tersangka sudah ditahan, dua tersangka lainnya dicari keberadaannya," ujar Whisnu.

Whisnu mengatakan tersangka dijerat dengan Pasal 378 KUHP terkait Penipuan atau Perbuatan, Pasal 372 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 56 KUHP terkait Tindak Pidana Penggelapan.

Pasal 46 ayat (1) UU Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan, Pasal 105 dan/atau Pasal 106 UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, dan Pasal 3 dan/atau Pasal 4 dan/atau Pasal 5 dan/atau Pasal 6 Jo Pasal 10 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Sebelumnya diberitakan, pendamping para korban, Charlie Wijaya mengatakan ada 14 orang pelapor yang mengalami kerugian Rp30 miliar. Mereka melaporkan tiga orang dalam kasus ini, yakni A, D, dan V.

Ketiganya, kata Charlie, diduga sebagai bos penerima uang dalam lingkaran investasi bodong alat kesehatan tersebut.

"Ini kan dugaannya kasus investasi bodong. Dengan kerugian total bersih Rp1,2 triliun sampai Rp1,3 triliun. Dengan korbannya sekitar 3.000-an (orang)," kata Charlie.

Charlie menambahkan investasi itu terkait alat kesehatan. Para korban merasa dirugikan karena uang yang diinvestasikan tidak bisa ditarik dengan alasan perusahaan tempat investasi dinyatakan pailit.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Apriyani/Fadia Juara


# Elon Musk


# Yusuf Mansur


# Ahmad Dhani


# KM Setia Makmur


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kemenkes Telah Menyusun Peta Program KRIS untuk Peserta JKN

Kemenkes Telah Menyusun Peta Program KRIS untuk Peserta JKN

NEWS | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings