Logo BeritaSatu

OTT Rahmat Effendi, KPK Ingatkan Kepala Daerah Hindari Konflik Kepentingan

Minggu, 9 Januari 2022 | 22:42 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan kepala daerah untuk selalu menghindari potensi konflik kepentingan dan penyalahgunaan wewenang dalam proses pengadaan barang dan jasa maupun lelang jabatan.

Peringatan ini disampaikan KPK menyusul operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Wali Kota nonaktif Bekasi Rahmat Effendi. Diketahui, Rahmat Effendi telah menyandang status tersangka lantaran diduga mengintervensi proyek pengadaan lahan, pemotongan terkait pengisian jabatan dan tenaga kerja kontrak di lingkungan Pemkot Bekasi.

Advertisement

"Dari studi yang dilakukan KPK tentang konflik kepentingan, salah satu faktor pendorong atau penyebab terjadinya tindak pidana korupsi oleh penyelenggara negara adalah konflik kepentingan atau conflict of interest, yaitu situasi di mana penyelenggara negara yang memiliki kekuasaan dan kewenangan berdasarkan peraturan perundang-undangan memiliki kepentingan pribadi atas penggunaan setiap wewenang yang dimilikinya, sehingga dapat mempengaruhi kualitas dan kinerja yang seharusnya," kata Plt Jubir KPK, Ipi Maryati dalam keterangannya, Minggu (9/1/2022).

Ipi membeberkan beragam bentuk dan jenis konflik kepentingan yang sering terjadi di lingkungan eksekutif seperti pemerintah daerah. Beberapa di antaranya penerimaan gratifikasi atas suatu keputusan atau jabatan; proses pemberian izin yang mengandung unsur ketidakadilan atau melanggar hukum; proses pengangkatan, mutasi dan rotasi pegawai; hingga pemilihan rekanan kerja atau penyedia barang dan jasa pemerintah berdasarkan kedekatan, balas jasa, pengaruh dari penyelenggara negara. Situasi ini juga bisa terjadi dalam pelaksanaan tugas di lingkungan kekuasaan lainnya.

"Karenanya, salah satu rekomendasi KPK berdasarkan studi tersebut adalah agar instansi melakukan pengelolaan penanganan konflik kepentingan melalui perbaikan nilai, sistem, termasuk kepada pribadi dan pembangunan budaya instansi," kata Ipi.

Dalam upaya memperbaiki sistem, KPK telah mendorong penguatan tata kelola pemerintah daerah yang baik melalui Monitoring Center for Prevention (MCP). delapan fokus area penguatan tata kelola tersebut, dua di antaranya adalah manajemen aparatur sipil negara (ASN) dan pengadaan barang dan jasa pemerintah. Langkah-langkah perbaikan sistem telah dijabarkan dalam indikator dan subindikator kedua fokus area tersebut. KPK meminta agar kepala daerah berkomitmen dan serius melakukan langkah-langkah perbaikan tata kelola pemerintahan sebagai upaya pencegahan korupsi.

"Keberhasilan setiap daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi sangat tergantung pada komitmen kepala daerah untuk menerapkan prinsip-prinsip good governance serta menjauhi benturan kepentingan dan penyalahgunaan wewenang," kata Ipi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tindakan Brigadir J kepada Istri Irjen Ferdy Sambo Terjadi di Magelang

Hasil pemeriksaan menyebutkan, tindakan Brigadir J kepada istri Irjen Ferdy Sambo, PC, terjadi di Magelang.

NEWS | 11 Agustus 2022

Pembunuhan Bendahara KONI Kalbar, Korban Rela Ditutup Matanya

Untuk meyakinkan korban, salah satu pelaku juga ikut ditutup matanya dan diikat tangannya.

NEWS | 11 Agustus 2022

KPK Dikabarkan OTT Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo

Tim satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menangkap Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo dan sejumlah pihak lain dalam OTT. 

NEWS | 11 Agustus 2022

Terungkap, Motif Pembunuhan yang Diotaki Oknum TNI AU

Oknum TNI AU iming-imingi korban dengan pasokan uang palsu, lalu digiring ke stau tempat dan dihabisi nyawanya.

NEWS | 11 Agustus 2022

PKB-Gerindra Kian Lengket, Gus Jazil: Cak Imin dan Prabowo Paket Komplet

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin merupakan paket komplet untuk menghadapi Pilpres 2024. 

NEWS | 11 Agustus 2022

Anggota Polisi Terlibat Jaringan Narkoba Internasional

Bareskrim Polri mengungkap jaringan narkoba internasional Jerman-Malaysia-Indonesia. Dari 25 orang yang dibekuk, satu di antaranya adalah anggota polisi aktif.

NEWS | 11 Agustus 2022

Kasus PMK Terus Bertambah Jika Tak Terapkan Pembatasan

Kasus penyakit mulut dan kuku atau PMK bakal terus bertambah jika pembatasan dan pengetatan antar daerah zona merah dan hijau tidak diterapkan secara tepat.

NEWS | 11 Agustus 2022

Kejagung Tetapkan 1 Tersangka Baru Kasus Korupsi di Taspen

Kejagung menetapkan Dirut PT Prioritas Raditya Multifinance (PT PRM) berinisial AM sebagai tersangka baru kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwa Taspen.

NEWS | 11 Agustus 2022

Bareskrim: Ferdy Sambo Marah Usai Dapat Laporan dari Istri

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan tersangka Irjen Pol Ferdy Sambo (FS) mengaku marah setelah mendapat laporan dari istrinya PC.

NEWS | 11 Agustus 2022

Kapolri Berhentikan Satgassus yang Pernah Dipimpin Ferdy Sambo

Kapolri, Kamis (11/8/2022) secara resmi menghentikan kegiatan Satgassus Merah Putih yang pernah dipimpin Irjen Ferdy Sambo.

NEWS | 11 Agustus 2022


TAG POPULER

# Puan Maharani


# Pohon Koka


# Brigadir J


# Ferdy Sambo


# Mahfud MD


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Barcelona Terancam Kehilangan Kessie dan Christensen

Barcelona Terancam Kehilangan Kessie dan Christensen

BOLA | 12 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings