Logo BeritaSatu

Banjir Kiriman ke Kaltara, Deddy Yevri Minta Pemerintah Colek Malaysia

Rabu, 12 Januari 2022 | 22:41 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah diharapkan segera membangun komunikasi dengan Pemerintah Malaysia terkait manajemen sungai dan aliran air di antara kedua negara di wilayah perbatasan Kalimantan Utara (Kaltara). Karena banjir di Kaltara merupakan banjir kiriman yang berasal dari hulu Sungai Sebakung, Malaysia.

Hal itu disampaikan anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) dari daerah pemilihan Kaltara, Deddy Yevri Hanteru Sitorus, dalam keterangannya, Rabu (12/1/2022).

Deddy mengaku dirinya sedang berada di Kaltara untuk menemani serta membantu warga yang menjadi korban banjir di wilayah Kabupaten Nunukan, Kaltara. Setidaknya sebanyak 1.374 rumah warga di lima kecamatan terendam banjir.

Menteri Sosial Tri Rismaharini juga ikut turun ke lapangan untuk memberikan bantuan pada 9-10 Januari 2022 lalu. Dan Deddy juga turut mendampingi Risma, yang juga Ketua DPP PDIP. Bahkan karena kerja tersebut, keduanya tak bisa hadir di acara puncak perayaan HUT PDIP ke-49 di Jakarta.

Deddy mengatakan, dari pengalaman di lapangan, bertemu dengan warga masyarakat dan aparat pemerintahan setempat, bahwa banjir di Kaltara tersebut merupakan banjir kiriman dari Malaysia. Hulu Sungai Sembakung, yang debit airnya mengalir deras ke pemukiman, berada di wilayah Malaysia.

Deddy memuji langkah Menteri Risma yang turun langsung ke lokasi bersama aparat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Bahkan gambar dan video Risma bersama Deddy menaiki sampan mengantar bantuan ke rumah warga, menjadi viral.

"Saya mengapresiasi kecepatan respon Bu Risma yang hanya koordinasi dua hari langsung turun sampai ke pedalaman. Beliau sangat peduli dengan penderitaan warga perbatasan. Selain membantu warga korban, juga menyempatkan diri hingga tengah malam memeriksa langsung penyaluran berbagai jenis bantuan kepada rakyat miskin," urai Deddy.

Namun bagi Deddy, langkah itu tak cukup. Sebab bencana banjir bisa dicegah ke depan asal manajemen air sungai bisa diperbaiki.

Contoh yang paling mudah untuk dipahami masyarakat adalah manajemen Sungai Mekong yang mengalir melewati Myanmar, Laos, Thailand, Kamboja, dan Vietnam. Kelima negara tersebut lalu membentuk forum Mekong River Commission (MRC).

"Sehingga sesuai aspirasi warga Kaltara, saya mendorong agar Pemerintah Pusat segera melakukan komunikasi dan koordinasi yang intensif dengan Malaysia untuk menyelesaikan masalah ini. Jangan warga Indonesia jadi korban banjir," ujar Deddy.

"Banjir ini rutin terjadi setiap tahun dan sangat merugikan masyarakat. Saya mengajak Mensos agar melihat langsung dan bisa menjadi penyambung lidah persoalan banjir ini di tingkat pusat. Harapannya agar dapat menjadi pembicaraan di tingkat kabinet karena membutuhkan perhatian Kementerian PU dan Perumahan Rakyat, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Luar Negeri, serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan," bebernya.

Pada kesempatan itu, Deddy juga memberi apresiasi atas perjuangan para warga menghadapi banjir. Sesuai perintah Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Hasto Kristiyanto agar para petugas partai turun ke bawah bersama rakyat, Deddy pun melaksanakannya.

Deddy bahkan tak segan menerobos banjir bersama Menteri Risma untuk mendistribusikan bantuan. Di beberapa titik yang banjirnya sudah surut, tersisa endapan lumpur. Deddy juga ikut turun ke lapangan membersihkan lumpur dengan membawa dua truk tangki air.

"Terima kasih kepada para relawan yang ikut turun membantu rakyat. Selain membersihkan jalan, ini juga sekaligus membantu kebutuhan air bersih untuk masyarakat," kata Deddy.

Menurut Deddy, bantuan yang sudah diserahkan kepada warga antara lain ribuan paket makanan siap saji, selimut, paket kidsware, pembalut wanita, pakaian dewasa, dan pakaian anak-anak.

"Ibu Ketua Umum Ibu Megawati mengajarkan kepada kami, apa pun pilihan politiknya, suku agamanya, kita harus hadir mendampingi korban bencana tanpa membeda-bedakan pilihan politiknya," pungkas Deddy.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Angkut Susu Formula Bayi, AS Kerahkan Jet Militer

Amerika Serikat (AS) akan mengangkut susu formula bayi dengan jet militer. Departemen Pertahanan AS juga akan mengontrak pesawat komersial

NEWS | 20 Mei 2022

Tingkatkan Budaya Literasi, Website Denny JA World Diluncurkan

Denny JA meluncurkan website Denny JA's World untuk meningkatkan budaya literasi di Indonesia yang dinilai masih rendah.

NEWS | 20 Mei 2022

Sekretaris KONI Kabupaten Bogor Diperiksa Terkait Ade Yasin

Sekretaris KONI Kabupaten Bogor Rieke Iskandar alias Akew dipanggil oleh tim penyidik KPK terkait kasus dugaan suap yang menjerat Ade Yasin.

NEWS | 20 Mei 2022

Peringatan Harkitnas Diharapkan Tak Sekadar Seremonial

Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro memimpin langsung upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas).

NEWS | 20 Mei 2022

Kasus Demam Berdarah Kota Bogor Naik 570% Dibanding 2021

alam 5 bulan terakhir, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor mencatat 563 kasus demam berdarah dengue (DBD). Jumlah itu naik 570% dibanding 2021.

NEWS | 20 Mei 2022

KPK Periksa Rombongan Kepala Dinas soal Izin Alfamidi Ambon

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap rombongan kepala dinas pada Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.

NEWS | 20 Mei 2022

Afrika Alami Wabah Cacar Monyet Selama Pandemi Covid

Afrika telah mengalami wabah cacar monyet selama Covid. Sejumlah kasus virus kini telah dilaporkan di Inggris, Amerika Serikat (AS), Portugal, dan Spanyol.

NEWS | 20 Mei 2022

Finlandia Tolak Tampung Senjata Nuklir dan Pangkalan NATO

Finlandia menolak Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) untuk menampung senjata nuklir atau mendirikan pangkalan militer di wilayahnya.

NEWS | 20 Mei 2022

Sindir Koalisi Indonesia Bersatu, PDIP: Terlalu Awal

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto merespons terbentuknya Koalisi Indonesia Bersatu. PDIP menilai koalisi tersebut terlalu awal.

NEWS | 20 Mei 2022

Hasto: Konsolidasi, PDIP Gelar Rakernas pada 10-13 Juni 2022

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyebut PDIP akan menggelar rapat kerja nasional (rakernas) II pada 10-13 Juni 2022.

NEWS | 20 Mei 2022


TAG POPULER

# Deddy Corbuzier


# UAS


# Timnas Indonesia


# Minyak Goreng


# Lin Che Wei


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Angkut Susu Formula Bayi, AS Kerahkan Jet Militer

Angkut Susu Formula Bayi, AS Kerahkan Jet Militer

NEWS | 12 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings