Logo BeritaSatu

KPK Tak Ragu Jerat Rahmat Effendi dengan Sangkaan Pencucian Uang

Senin, 17 Januari 2022 | 18:48 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan terus mengusut dan mengembangkan kasus dugaan suap proyek dan lelang jabatan yang menjerat Wali Kota nonaktif Bekasi, Rahmat Effendi. Tak tertutup kemungkinan, dari pengembangan tersebut KPK akan menjerat Rahmat Effendi dengan sangkaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) sepanjang ditemukan bukti permulaan yang cukup.

"Sejauh ditemukan bukti-bukti permulaan yang cukup untuk penerapan seluruh unsur pasal-pasal dimaksud maka kami pasti juga akan terapkan pasal TPPU," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (17/1/2022).

Ali mengatakan, KPK telah menerapkan pasal gratifikasi dan pencucian uang terkait dugaan korupsi sejumlah kepala daerah. Beberapa di antaranya, Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan Bupati Hulu Sungai Utara, Abdul Wahid.

"Tentu karena pada proses penyidikan perkara suapnya kemudian KPK menemukan adanya kecukupan bukti permulaan," katanya.

Meski demikian, Ali mengatakan, tim penyidik saat ini masih fokus mengusut dugaan suap yang menjerat Rahmat Effendi. KPK memastikan akan terus mengembangkan kasus ini dari pemeriksaan saksi-saksi.

"Jika ditemukan adanya dugaan keterkaitan dengan proyek lain ataupun dugaan tindak pidana lain misalnya TPPU maka KPK tentu akan mendalaminya lebih lanjut," kata Ali.

Sebelumnya, KPK mengungkapkan menemukan adanya harta Rahmat Effendi atau Bang Pepen yang irasional. Untuk itu, KPK memastikan akan terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan suap terkait proyek dan jual beli jabatan yang menjerat Pepen sebagai tersangka. Meski demikian, KPK belum memerinci harta yang irasional tersebut.

Berdasarkan elhkpn.kpk.go.id, Rahmat Effendi yang menjabat sebagai Wali Kota Bekasi sejak Mei 2012 terakhir melaporkan hartanya pada 18 Februari 2021. Dalam LHKPN itu, Rahmat mengaku memiliki harta Rp 6,3 miliar atau tepatnya Rp 6.383.717.647. Harta milik Bang Pepen didominasi tanah, yakni sebanyak 39 bidang tanah.

Rahmat mengaku memiliki lima bidang tanah di Kabupaten Subang dan 34 bidang tanah di Kota/ Kabupaten Bekasi. Puluhan bidang tanah milik Rahmat itu memiliki luasan dan nilai yang bervariasi. Namun, uniknya dari 39 bidang tanah itu, Rahmat tak mencantumkan adanya bangunan di atas tanah-tanah tesebut.

Rahmat Effendi mengeklaim seluruh bidang tanah miliknya memiliki nilai sekitar Rp 6.346.002.000.

Selain puluhan bidang tanah, Rahmat juga mengaku memiliki harta berupa berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp 810 juta. Perinciannya, sedan Toyota Crown 2003 senilai Rp 165 juta, mobil Chrysler Cher Ltd Contr 1997 senilai Rp 240 juta, mobil Jeep Cherokee 1995 senilai Rp 165 juta, dan Jeep Cherokee senilai Rp 240 juta.

Harta bergerak lainnya yang dilaporkan Pepen sebesar Rp 170 juta. Kas dan setara kas lainnya senilai Rp 610.915.238. Namun Bang Pepen tercatat memiliki utang sebesar Rp 1.553.199.591. Dengan demikian total harta Bang Pepen sebesar Rp 6.383.717.647.

Diketahui KPK menetapkan Rahmat Effendi dan delapan orang lainnya sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek dan jual beli jabatan di lingkungan Pemkot Bekasi. Penetapan tersangka terhadap sembilan orang ini dilakukan KPK setelah memeriksa intensif 14 orang yang diciduk dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (5/1/2022) lalu.

Selain Rahmat Effendi, delapan orang lainnya yang dijerat KPK dalam kasus suap ini, yaitu Direktur PT MAM Energindo, Ali Amril; Lai Bui Min alias Anen selaku pihak swasta serta Direktur PT Kota Bintang Rayatri dan PT HS Hanaveri Sentosa, Suryadi. Selain itu, KPK juga menjerat Camat Rawalumbu, Makhfud Saifudin; Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP, M. Bunyamin; Lurah Kati Sari, Mulyadi alias Bayong; Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertahanan Kota Bekasi, Jumhana Lutfi; dan Camat Jatisampurna, Wahyudin.

KPK menduga, Rahmat Effendi menerima suap terkait fee ganti rugi serta pengerjaan proyek dan juga terkait jual beli jabatan di Pemkot Bekasi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Data Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 29 Juni 2022

Infografik tentang data kasus positif dan kematian Covid-19 di Indonesia sampai dengan tanggal 29 Juni 2022.

NEWS | 29 Juni 2022

Sidak ke Dongala, Zulhas Senang Migor Curah Sesuai HET

Mendag Zulhas mengaku merasa senang saat mengetahui migor curah di Donggala sesuai harga eceran tertinggi atau HET.

NEWS | 29 Juni 2022

Pos TNI di Papua Diserang KKB, Satu Prajurit Meninggal Dunia

KKB menyerang pos TNI di Kabupaten Pegunungan Bintang Papua. Akibat penyerangan oleh KKB itu, satu prajurit TNI meninggal dunia terkena tembakan.

NEWS | 29 Juni 2022

Kematian Covid-19 Tertinggi di 10 Provinsi pada 29 Juni 2022

Infografik tentang jumlah kematian Covid-19 tertinggi di 10 provinsi di Indonesia pada tanggal 29 Juni 2022.

NEWS | 29 Juni 2022

Super Ketat, Ini Penampakan Pengawal Presiden Jokowi di Ukraina

Ini dia penampakan pengamanan super ketat kunjungan Presiden Jokowi di Ukraina, Rabu (29/6/2022). 

NEWS | 29 Juni 2022

Amati Hilal Zulhijah 1443 Hijriah, BMKG Turunkan 29 Tim

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG menurunkan 29 tim pengamat guna mengamati hilal Zulhijah 1443 Hijriah.

NEWS | 29 Juni 2022

KPK Cecar Saksi dari Pertamina soal Awal Proses Pengadaan LNG

KPK mencecar sejumlah saksi dari PT Pertamina dengan pertanyaan terkait awal mula pengadaan LNG di perusahaan BUMN itu.

NEWS | 29 Juni 2022

Peluk Korban Perang di Kyiv, Iriana Jokowi: Saya Merinding

Seorang perempuan yang tengah dirawat terlihat menyeka air mata yang menetes di wajahnya sambil satu tangan memeluk punggung Iriana Jokowi.

NEWS | 29 Juni 2022

Strategi Humas Polri Dipamerkan di Festival Inovasi Kepemimpinan Nasional

Program Strategi Kolaborasi Humas Polri dipamerkan dalam Festival Inovasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional 2022.

NEWS | 29 Juni 2022

Menlu Retno Marsudi Matangkan Pertemuan Jokowi dan Zelensky

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi bersama Menlu Ukraina, Dmytro Kuleba, terus mematangkan persiapan pertemuan Presiden Jokowi dan Volodymyr Zelensky.

NEWS | 29 Juni 2022


TAG POPULER

# MotoGP 2022


# Ukraina


# Persik


# Sirkuit Formula E


# Holywings


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Data Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 29 Juni 2022

Data Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 29 Juni 2022

NEWS | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings