Logo BeritaSatu

Emirsyah Satar Dinilai Diperlakukan Tak Adil Soal Dugaan Korupsi Garuda

Senin, 17 Januari 2022 | 23:43 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Afrian Bondjol, kuasa hukum mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar menilai kliennya diperlakukan tak adil terkait dugaan korupsi di maskapai pelat merah tersebut. Pernyataan ini disampaikan Afrian menanggapi pemberitaan dugaan korupsi pengadaan pesawat ATR 72-600 di Garuda Indonesia.

Afrian mengatakan, kliennya kerap dituding sebagai pihak yang bertanggung jawab atas dugaan korupsi di Garuda Indonesia. Termasuk mengenai utang Garuda yang saat ini mencapai US$ 13 miliar atau sekitar Rp 188 triliun.

"Terkesan klien kami sudah di-framing terlibat perkara korupsi,” kata Afrian dalam konferensi pers, di Jakarta, Senin (17/1/2022).

Padahal, Afrian mengatakan, saat kliennya meninggalkan Garuda Indonesia pada Desember 2014, utang perusahaan hanya sebesar US$ 2,2 miliar. Sementara pada 2021, utang Garuda membengkak enam kali lipat menjadi US$ 13 miliar.

“Dengan adanya pemberitan ini, utang yang hampir Rp 200 triliun semata-mata kesalahan Pak Emir. Ini tidak fair menurut saya,” kata Afrian.

Afrian menjelaskan, proses pengadaan pesawat ATR 72-600, termasuk pemilihan lessor dilakukan oleh PT Citilink. Namun, kemudian dialihkan ke Garuda Indonesia karena pihak ATR meminta jaminan dari Garuda Indonesia.

"Dan hal tersebut tidak disetujui oleh dewan komisaris, maka kemudian, atas persetujuan dan kesepakatan dari dewan komisaris, PT Garuda Indonesia melakukan pengambilalihan atas pesawat ATR 72-600 dari PT Citilink Indonesia," katanya.

Afrian menekankan, pengalihan pesawat ATR 72-600 itu atas persetujuan direksi dan dewan komisaris PT Garuda Indonesia. Pengalihan ini merupakan keputusan bisnis untuk kepentingan PT Garuda Indonesia dengan mengacu pada rencana kerja anggaran perusahaan dan rencana kerja jangka panjang perseroan.

Pengalihan tersebut, kata Afrian juga tidak terlepas dari program pemerintah terkait Masterplan Percepatan-Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia tahun 2011-2025 (MP3EI).

"Kebijakan yang ditempuh telah melalui proses bisnis yang panjang. Tidak hanya cari keuntungan semata, tapi juga mendukung program pemerintah yang diamanatkan kepada klien kami," katanya.

Lebih jauh, katanya, kebijakan pengadaan pesawat dengan skema yang sama juga dilakukan oleh direksi Garuda Indonesia setelah era Emirsyah Satar. Namun, kata Afrian, kliennya seolah menjadi pihak yang paling bertanggung jawab atas dugaan korupsi dan menumpuknya utang Garuda.

“Penggiringan opini yang terjadi di media seolah-olah hanya klien kami yang menjadi pelaku dalam perkara ini, walaupun kasus ini masih dalam tahap proses penyelidikan oleh Kejagung,” kata Afrian.

Dalam kesempatan ini, Afrian mengapresiasi sikap Kejagung yang bersikap netral terkait penyelidikan kasus ini. Afrian menyatakan, sikap Kejagung tersebut merupakan hal yang positif dalam proses penegakan hukum di Indonesia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jokowi Ucapkan Selamat Hari Raya Waisak, Yuk Simak

Perseden Jokowi memberikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha di Indonesia.

NASIONAL | 16 Mei 2022

Kejar Ketertinggalan, Gus Halim: Pengelolaan RSNU Harus Profesional

Pengelolaan RSNU selama ini relatif tertinggal dibandingkan dengan penyelenggara layananan kesehatan milik organisasi keagamaan lain.

NASIONAL | 16 Mei 2022

Waduh! Kambing Bantuan Pemkab Kulonprogo Terinfeksi PMK

Seekor kambing milik warga di Pandowan, Galur, Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) positif mengidap penyakit kuku dan mulut (PMK).

NASIONAL | 16 Mei 2022

Wanita Misterius Berbaju Putih di Lampung Akhirnya Terungkap

Wanita misterius berbaju putih dan berkaca mata hitam yang meminta sumbangan bahkan sampai mematikan listrik rumah pada malam hari.

NASIONAL | 16 Mei 2022

Richard Mille Asia Respons Tudingan Penipuan Jam Tangan Mewah

Richard Mille Asia angkat bicara soal tudingan Tony Sutrisno soal dugaan penipuan terkait pembelian 2 jam Richard Mille senilai Rp 77 miliar.

NASIONAL | 15 Mei 2022

Waisak, Umat Buddha Diajak Perkuat Moderasi Beragama

Menag Yaqut Cholil Qoumas mengajak umat Buddha untuk memperkuat moderasi beragama dalam memperingati Tri Suci Waisak yang jatuh pada Senin (16/5/2022)

NASIONAL | 15 Mei 2022

KNPI Luncurkan Gerakan Membangun Investor of Change Pemuda Indonesia

KNPI meluncurkan program nasional di Gedung Pemuda/KNPI, Kuningan, Jakarta, Minggu (15/5/2022).

NASIONAL | 15 Mei 2022

Elf Tabrak Sejumlah Motor di Karawang, 7 Orang Tewas

Tujuh orang meninggal dunia dan sepuluh orang lainnya luka-luka saat sebuah minibus Elf menabrak belasan motor di Jalan Raya Purwasari, Kabupaten Karawang.

NASIONAL | 15 Mei 2022

Buya Syafii Maarif Kembali Jalani Perawatan di Rumah Sakit

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii kembali menjalani perawatan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman.

NASIONAL | 15 Mei 2022

Khofifah Lepas Layanan Kesehatan RST Ksatria Airlangga

RST Ksatria Airlangga merupakan rumah sakit terapung yang dimiliki Universitas Airlangga (Unair) dengan misi pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan Indonesia.

NASIONAL | 15 Mei 2022


TAG POPULER

# Anggota TNI Tewas


# Medina Zein


# Vaksinasi Covid-19


# Piala Thomas


# Timnas Indonesia


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Densus 88 Ringkus 24 Terduga Teroris MIT Poso dan ISIS

Densus 88 Ringkus 24 Terduga Teroris MIT Poso dan ISIS

NASIONAL | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings