Logo BeritaSatu

Peneliti BRIN: Potensi Gempa Bumi Megathrust Selat Sunda Capai M 8,7

Selasa, 18 Januari 2022 | 17:02 WIB
Oleh : WM

Jakarta, Beritasatu.com - Perekayasa di Balai Teknologi Infrastruktur Pelabuhan dan Dinamika Pantai Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Widjo Kongko mengatakan, gempa Banten yang belum lama terjadi kembali mengingatkan akan adanya potensi gempa bumi megathrust Selat Sunda yang mencapai magnitudo 8,7.

Widjo menuturkan gempa bumi magnitudo 6,7 yang mengguncang Banten pada Jumat (14/1/2022) pukul 16.05 WIB menjadi penanda bahwa Indonesia termasuk wilayah yang rentan bencana gempa bumi dan tsunami.

"Gempa yang terjadi di Banten ini mengingatkan adanya potensi ancaman di Selatan Jawa, Selat Sunda, Sumatera, dengan potensi megathrustnya,” ujar Widjo Kongko, di Jakarta, Selasa (18/1/2022).

Doktor yang pernah meneliti potensi gempa bumi megathrust dan tsunami di Selatan Jawa tersebut mengatakan, gempa bumi Banten terjadi di daerah yang disebut sebagai seismic gap, yakni zona yang selama ini tidak menunjukkan adanya aktivitas seismik.

Gempa bumi Banten yang berpusat di Selat Sunda pada Jumat (14/1) itu tidak menimbulkan tsunami.

Menurut dia, potensi gempa bumi megathrust Selat Sunda adalah magnitudo 8,7, namun bisa saja lepasnya bersamaan dengan segmentasi di atasnya, yaitu megathrust Enggano, dan di sebelah timurnya megathrust Jawa Barat-Tengah.

"Jika pelepasan potensi gempa tersebut terjadi bersamaan, maka magnitudo gempa bumi bisa mencapai 9 atau lebih. Energi yang dihasilkan dari potensi gempa itu mirip dengan gempa bumi dan tsunami Aceh 2004," katanya.

Namun, lanjut Widjo, karena secara umum kedalaman laut di daerah sumber gempa lebih dalam dibandingkan dengan yang kejadian 2004, maka berdasarkan perhitungan model, secara saintifik tsunami yang terjadi bisa lebih tinggi dari Aceh.

Meskipun demikian, ia mengimbau agar masyarakat tidak panik, namun bersama pemerintah daerah atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dapat meningkatkan upaya mitigasi.


Mitigasi Bencana
Oleh karena itu, Widjo mengatakan, di sisi hilir, perlu menyiapkan program mitigasi bencana yang diperlukan, diantaranya menyiapkan peta ancaman dan peta risiko detail di setiap daerah.

Program mitigasi lain adalah memberikan edukasi bencana kepada masyarakat, menyiapkan tempat evakuasi yang layak, dan secara rutin melakukan simulasi menghadapi tsunami.

Sementara di sisi hulu, kajian mengenai gempa bumi dan tsunami perlu dilakukan secara terus-menerus.

Selain itu, Widjo menuturkan penting untuk memahami karakteristik ancaman tsunami di Indonesia. Sumber tsunami di Indonesia umumnya sangat dekat, yakni sekitar 100 kilometer dari lepas pantai, sehingga waktu perjalanannya sampai ke daratan terjadi sangat cepat.

Ia menekankan aspek mitigasi yang perlu dilakukan masyarakat tentang konsep evakuasi mandiri dan tidak terlalu mengandalkan teknologi yang ada saat ini.

Widjo mengatakan, ke depan program mitigasi di pulau-pulau kecil juga perlu diperhatikan sehingga tidak hanya terkonsentrasi di pulau-pulau besar.

Di samping itu, Widjo berharap pembangunan sistem peringatan dini tsunami di Indonesia atau Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS) yang selama ini telah berjalan, perlu dioptimalkan pemanfaatannya.

InaTEWS tersebut meliputi antara lain fasilitas Buoy yang telah di pasang Organisasi Riset Pengkajian dan Penerapan Teknologi BRIN di lepas pantai Bengkulu hingga Sumba, dan saat ini masih berfungsi.

Dengan demikian, InaTEWS dapat membantu masyarakat memperoleh peringatan dini tsunami secara lebih akurat melalui informasi yang diperoleh oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Soal Bahaya Virus Hendra, Ini Respons dari Kemenkes

Kemenkes menyatakan masih menunggu perkembangan kasus dari virus Hendra yang berasal dari kelelawar pemakan buah.

NEWS | 21 Mei 2022

Tiongkok Kecam Kanada Soal Larangan Teknologi 5G Huawei

Tiongkok mengecam Kanada terkait larangan teknologi 5G Huawei dan ZTE untuk jarangan telekomunikasi.

NEWS | 21 Mei 2022

Pentagon Ragu Rusia Gunakan Senjata Laser di Ukraina

Pentagon meragukan indikasi bahwa Rusia menggunakan senjata laser di Ukraina. Moskwa telah mengklaim penggunaan generasi baru laser yang kuat

NEWS | 21 Mei 2022

Badai Pasir Picu Risiko Serius bagi Kesehatan Manusia

Badai pasir menimbulkan risiko serius bagi kesehatan manusia akibat debu di udara. Badai pasir dapat berkembang luas karena perubahan iklim

NEWS | 21 Mei 2022

97,26% Jemaah Haji Reguler Telah Konfirmasi Keberangkatan

Proses pelunasan dan konfirmasi keberangkatan bagi jemaah haji 1443 H/2022 M dibuka selama 2 pekan, 9-20 Mei 2022.

NEWS | 21 Mei 2022

Demo Hari Ini, Polisi: Rekayasa Lalu Lintas Situasional

Dalam demo yang akan dilakukan hari ini, Sabtu 21 Mei 2022, polisi akan merekayasa lalu lintas secara situasional.

NEWS | 21 Mei 2022

Bahas Cacar Monyet, WHO Gelar Pertemuan Darurat

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggelar pertemuan darurat pada Jumat (20/5/2022) untuk membahas wabah cacar monyet baru-baru ini.

NEWS | 21 Mei 2022

Pemprov DKI Jakarta Ekspor 19 Ton Beras ke Arab Saudi

Pemprov DKI Jakarta mengekspor 19 ton beras FS Yasamin ke Riyadh, Arab Saudi, Jumat 20 Mei 2022.

NEWS | 21 Mei 2022

Jerman dan Qatar Sepakati Perjanjian Kemitraan Energi

Jerman dan Qatar menandatangani perjanjian kemitraan energi. Kesepakatan  membuat Doha dan Berlin fokus pada hubungan perdagangan dalam gas alam cair,

NEWS | 21 Mei 2022

Rwanda Segera Terima Kedatangan Pencari Suaka Inggris

Rwanda akan menerima gelombang pertama pencari suaka dari Inggris pada Mei ini. Kelompok pertama terdiri dari 50 pencari suaka.

NEWS | 21 Mei 2022


TAG POPULER

# DNA Pro


# CPO


# PDSI


# SEA Games


# Hari Kebangkitan Nasional


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pentagon Ragu Rusia Gunakan Senjata Laser di Ukraina

Pentagon Ragu Rusia Gunakan Senjata Laser di Ukraina

NEWS | 23 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings