Logo BeritaSatu

Korupsi di Jasindo, Kiagus Emil Dihukum 4 Tahun Penjara

Selasa, 18 Januari 2022 | 22:04 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / JAS

Jakarta, Beritasatu - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) menghukum pemilik PT Ayodya Multi Sarana (AMS) Kiagus Emil Fahmy Cornain dengan vonis empat tahun penjara dalam kasus korupsi PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo). Kiagus juga diwajibkan membayar denda Rp 200 juta subsider satu bulan kurungan.

Majelis hakim menyatakan Kiagus terbukti melakukan korupsi dalam hal pembayaran komisi terhadap kegiatan agen asuransi fiktif di PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo).

"Menjatuhkan pidana penjara selama empat tahun dan denda 200 juta yang apabila tidak dibayar, diganti dengan pidana kurungan satu bulan," kata Ketua Majelis Hakim Fahzal Hendri saat membacakan putusan di Gedung Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (18/1/2022).

Vonis hukuman itu lebih rendah setahun dibanding tuntutan jaksa KPK. Diketahui, jaksa menuntut Kiagus Emil dihukum lima tahun penjara serta denda Rp 250 juta subsider tiga bulan kurungan.

Majelis Hakim Tipikor juga menjatuhkan pidana tambahan pada Kiagus berupa kewajiban membayar uang pengganti senilai Rp 1,33 miliar. Sebelumnya, Kiagus diketahui sudah pernah menitipkan uang ke KPK senilai Rp 1.330.678.000. Atas dasar itu, uang yang lebih tersebut nantinya akan dikembalikan ke Kiagus.

Adapun permohonan Kiagus untuk menjadi justice collaborator (JC) ditolak oleh majelis hakim.

Dalam menetapkan vonis, majelis hakim mempertimbangkan sejumlah aspek. Aspek yang meringankan adalah Kiagus belum pernah dihukum sebelumnya serta telah mengembalikan uang yang diperolehnya dari hasil korupsi.

Sementara aspek yang memberatkan adalah Kiagus disebut tidak membantu upaya pemerintah untuk memberantas korupsi. Kiagus juga tidak mengakui kesalahannya selama persidangan berlangsung.

Sebagai informasi, Kiagus terbukti melakukan tindak pidana korupsi dalam hal pembayaran komisi terhadap kegiatan agen asuransi fiktif pada PT Jasindo. Dia melakukan korupsi bersama mantan Direktur Utama PT Jasindo Budi Tjahjono bersama dengan mantan Direktur Keuangan dan Investasi Solihah.

Solihah disebut telah memperkaya diri sendiri dengan jumlah sekitar US$ 198.000. Kiagus dan Solihah juga turut memperkaya Budi Tjahjono sekitar US$ 462.000 serta Supomo Hidjazie sekitar US$ 136.000. Imbas perbuatannya itu, kerugian negara disebut mencapai Rp 8,4 miliar.

Karena pelanggarannya itu, Kiagus dinyatakan melanggar Pasal 2 ayat (1) Juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Demo 21 Mei, La Nyalla Minta Masyarakat Waspadai Provokator

Ketua DPD, La Nyalla Mattalitti mengatakan demo 21 Mei yang digelar sejumlah elemen masyarakat merupakan hak warga yang dijamin konstitusi.

NEWS | 21 Mei 2022

Otto Hasibuan Sebut Pernyataan Hotman Paris Picu Keonaran

Ketua Umum Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) Otto Hasibuan menyatakan pernyataan pengacara Hotman Paris terkait organisasi advokat memicu keonaran. 

NEWS | 20 Mei 2022

Cegah Penularan Virus Hendra, Ini Saran dari Pakar

Guna mencegah penularan virus Hendra terdapat beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan.

NEWS | 20 Mei 2022

LGP Optimistis PDIP Usung Kader Sendiri di Pilpres 2024

LGP atau Laskar Ganjar-Puan optimistis PDIP bakal mengusung kaderya sendiri di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024

NEWS | 20 Mei 2022

Otto Ungkap Anak Hotman Paris Minta Rekomendasinya untuk Bekerja

Ketua Umum Peradi, Otto Hasibuan menyebut anak Hotman Paris, Felicia Putri Parisienne Hutapea pernah meminta rekomendasinya untuk bekerja sebagai advokat.

NEWS | 20 Mei 2022

Epidemiolog Ingatkan Bahaya dari Virus Hendra dan Nipah

Ancaman pandemi Covid-19 yang belum berakhir kini, bahaya dari virus Hendra serta Nipah harus diwaspadai.

NEWS | 20 Mei 2022

Ibas Jajal Sepeda Downhill di Benteng Bukit Lodenok

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas menjajal sepeda downhill di Bukti Lodenok saat pulang ke kampung halamannya di Pacitan.

NEWS | 20 Mei 2022

Kemendagri Tingkatkan Mutu Pelayanan Pengelolaan Sampah

Kemendagri melakukan upaya guna meningkatkan pelayanan pengelolaan sampah di Provinsi, Kabupaten/Kota.

NEWS | 20 Mei 2022

Survei INES: Airlangga Hartarto Layak Maju di Pilpres 2024

Survei INES menyebutkan, Airlangga Hartarto layak maju dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024

NEWS | 20 Mei 2022

Raja Yordania Tempatkan Saudara Tirinya di Tahanan Rumah

Raja Yordania Abdullah telah menempatkan saudara tirinya Pangeran Hamzah di bawah tahanan rumah, membatasi komunikasi dan gerakannya.

NEWS | 20 Mei 2022


TAG POPULER

# DNA Pro


# CPO


# PDSI


# SEA Games


# Hari Kebangkitan Nasional


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Sanksi Barat pada Rusia Dapat Berlangsung Beberapa Dekade

Sanksi Barat pada Rusia Dapat Berlangsung Beberapa Dekade

NEWS | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings