Logo BeritaSatu

Putusan Heru Hidayat, Jaksa Agung Tegaskan Ajukan Banding

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:44 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Jaksa Agung ST Burhanuddin memberi respon terkait vonis nihil untuk Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat dalam kasus korupsi PT Asabri. Jaksa Agung menegaskan tidak ada cara lain selain mengajukan banding terhadap putusan vonis nihil itu.

“Saya telah memerintahkan Jampidsus (Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus), tidak ada kata lain selain banding,” kata Burhanuddin saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (19/1/2022).

Burhanuddin menyatakan Kejaksaan Agung (Kejagung) menghormati putusan pengadilan tersebut. Namun demikian, dia menyebutkan keadilan bagi masyarakat sedikit terusik dengan adanya vonis tersebut.

Dia juga menyoroti soal bagaimana kasus korupsi di PT Asuransi Jiwasraya yang juga melibatkan Heru Hidayat membuat negara merugi hingga sekitar Rp 16 triliun. Heru kemudian divonis hukuman penjara seumur hidup karena kasus tersebut.

Namun, ketika Heru turut terlibat dalam kasus korupsi di Asabri dengan kerugian lebih besar hingga sekitar Rp 22,7 triliun, Heru hanya divonis dengan hukuman nihil. Secara yuridis, Burhanuddin paham dengan putusan tersebut.

“Tapi rasa keadilan yang ada di masyarakat sedikit terusik,” kata Burhanuddin.

Diberitakan sebelumnya, majelis hakim Tipikor memvonis nihil Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat. Heru terbukti bersalah dalam kasus korupsi PT Asabri.

"Menyatakan terdakwa Heru Hidayat sah meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dalam dakwaan ke 1 Primer dan TPPU sebagaimana dalam dakwaan ke 2 Primer menjatuhkan pidana dengan pidana nihil," kata Ketua Majelis Hakim IG Eko Purwanto saat membacakan putusan, Selasa (18/1/2022) kemarin.

Vonis ini jauh lebih ringan dibanding tuntutan jaksa yang menuntut Heru divonis hukuman mati oleh majelis hakim. Selain itu, Heru juga diwajibkan membayar ganti rugi sebesar Rp 12,6 triliun.

Vonis nihil diberikan oleh hakim karena Heru sudah berstatus sebagai narapidana di perkara lain yakni korupsi di Jiwasraya. Adapun dalam perkara tersebut, Heru sudah divonis hukuman maksimal yakni seumur hidup.

"Meski bersalah tapi karena terdakwa telah dijatuhi hukuman seumur hidup maka pidana yang dijatuhi dalam perkara a quo adalah nihil," kata Eko.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Rapat Paripurna DPR Mengesahkan 4 Hakim Mahkamah Agung

Rapat Paripurna DPR secara resmi mengesahkan nama-nama hakim agung dan hakim ad hoc tipikor pada Mahkamah Agung (MA).

NEWS | 30 Juni 2022

Bulog Lebak Pandeglang Pastikan Daging Kerbau Bebas PMK

Bulog Kantor Cabang Lebak - Pandeglang memastikan bahwa daging kerbau aman dari PMK atau Penyakit Mulut dan Kuku.

NEWS | 30 Juni 2022

Khilafatul Muslimin Bukti Nyata Radikalisme di Sekitar Kita

Polisi mengusut keberadaan Khilafatul Muslimin dengan menangkap Abdul Qadir Baraja yang menjadi pemimpin atau khalifah.  

NEWS | 30 Juni 2022

Kasus LNG, KPK Panggil Eks Dirut Pertamina dan PLN

KPK mengagendakan pemanggilan terhadap eks Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto dan eks Dirut PT PLN (Persero) Nur Pamudji.

NEWS | 30 Juni 2022

Jelang KTT G-20 di Bali, BNPT Tingkatkan Kesiapsiagaan

BNPT meningkatkan kesiapsiagaan nasional untuk mencegah aksi teror menjelang KTT G-20 di Bali, November mendatang.

NEWS | 30 Juni 2022

Dipimpin Dasco, DPR Sahkan RUU KIA Jadi RUU Inisiatif DPR

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memimpin rapat paripurna di gedung DPR, Jakarta, Kamis (30/6/2022).

NEWS | 30 Juni 2022

Tokoh Pendidikan Disarankan Perlu Vaksin Antiradikalisme

Dalam rangka mencegah radikalisme dan ekstremisme sejak dini, sektor pendidikan perlu mendapat perhatian serius.

NEWS | 30 Juni 2022

Pemuda Katolik: Indonesia Beri Teladan Persaudaraan Dunia

Pemuda Katolik berharap safari Presiden Jokowi ke Ukraina dan Rusia dapat mendorong pemimpin dunia lain dalam mewujudkan perdamaian dunia.

NEWS | 30 Juni 2022

Soal Penggunaan Ganja Medis, Ini Pandangan dari Pakar

Terkait penggunaan ganja medis atau ganja untuk kepentingan medis pakar kesehatan Zubairi Djoerban berpandangan bahwa peraturan penggunaannya harus ketat.

NEWS | 30 Juni 2022

KPK Beri Bekal Antikorupsi ke OSO dan Jajaran Hanura

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) serta 54 kader lainnya akan mengikuti pembekalan antikorupsi.

NEWS | 30 Juni 2022


TAG POPULER

# Jokowi Ukraina


# Pengawasan Intelijen


# MyPertamina


# Roy Suryo


# Mars


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
11 Santriwati di Depok Dicabuli, 3 Korban Lapor ke Polda

11 Santriwati di Depok Dicabuli, 3 Korban Lapor ke Polda

NEWS | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings