Logo BeritaSatu

Sekolah Jadi Klaster Covid-19 Harus Ditutup 14x24 Jam

Kamis, 20 Januari 2022 | 10:00 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Penyesuaian Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) menegaskan bahwa jika ada klaster penularan Covid-19 di sekolah, maka sekolah harus ditutup minimal 14x24 jam.

Hal ini disampaikan oleh Sekjen Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Suharti pada Rapat Kerja bersama Komisi X DPR di Gedung DPR, Rabu (19/1/2022).

Suharti menjelaskan, sekolah disebut sebagai klaster Covid-19 meliputi tiga hal, yakni, pertama, klaster penularan Covid-19 di satuan pendidikan tersebut. Kedua, angka positivity rate hasil AFC atau random testing di atas 5%, dan ketiga, warga satuan pendidikan yang masuk dalam notifikasi kasus hitam di atas 5%.

“Kasus hitam itu artinya, baik yang terkonfirmasi Covid-19 maupun sebagai kontak erat mereka yang terkena Covid-19,” ucapnya.

Selanjutnya, Suharti juga mengatakan, alat screening bagi warga sekolah seperti siswa dan guru tidak menggunakan QR code. Sebab, QR code di sekolah hanya untuk tamu dan pendatang.

Ia menuturkan, screening untuk warga sekolah menggunakan aplikasi New All Record (NAR) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sehingga semua kasus yang positif Covid-19 akan masuk ke dalam sistem dan ada Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“Kalau NIK-nya peserta didik atau guru, akan ada notifikasi langsung kepada satuan pendidikan dan dinas. Baik itu, Dinas Pendidikan maupun Dinas Kesehatan sehingga intervensi langsung bisa dilakukan supaya kontak erat langsung dihubungi dan dilakukan pengecekan lebih lanjut,” ucapnya.

Suharti juga menuturkan, apabila setelah dilakukan surveilans bukan merupakan klaster PTM terbatas atau angka positivity di bawah 5%, maka pelaksanaan PTM terbatas hanya diberhentikan pada kelompok belajar yang terdapat kasus konfirmasi dan dipantau kontak erat Covid-19 selama 5x24 jam.

Apabila hasil surveilans perilaku di satuan pendidikan di bawah 80%, maka dilakukan asesmen ulang kesiapan daftar periksa dan penerapan protokol kesehatan. "Kegiatan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dihentikan sementara sampai dinyatakan siap untuk menerapkan prokes" ucapnya.

Suharti menambahkan, vaksinasi juga menjadi bagian dari SKB 4 Menteri. Dalam hal ini, vaksinasi perlu ditingkatkan untuk pendidik dan tenaga kependidikan menjadi (PTK). Kendati demikian, ia berharap orang tua mendorong anaknya untuk vaksinasi Covid-19, meski vaksinasi anak tidak menjadi persyaratan sekolah kembali dibuka pada masa pandemi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Banjir Bandang dan Tanah Longsor di India, 25 Orang Tewas

Banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di negara bagian Assam, India menyebabkan sedikitnya 25 orang tewas dan puluhan ribu warga mengungsi.

NEWS | 24 Mei 2022

Anggaran dan Tahapan Pemilu 2024 Bakal Diputuskan pada 30 Mei

DPR akan menggelar rapat dengar pendapat dengan KPU, Bawaslu dan Kemendagri untuk membahas anggaran dan tahapan Pemilu 2024 pada 30 Mei 2022.

NEWS | 24 Mei 2022

Gedung Ambruk di Iran, 30 Orang Dievakuasi dan 10 Tewas

Sebuah gedung ambruk di Kota Abadan, Iran kemarin, di mana petugas berhasil mengevakuasi 30 orang dan menemukan korban tewas sebanyak 10 orang.

NEWS | 24 Mei 2022

Anies Minta Pemimpin Jakarta Penggantinya Fokus Bangun Kepulauan Seribu

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta pemimpin DKI Jakarta penggantinya untuk fokus pada pembangunan terutama di Kepulauan Seribu.

NEWS | 24 Mei 2022

Gubernur Kalsel Resmikan Rumah Sakit Ke-40 Siloam di Banjarmasin

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dan Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina meresmikan Siloam Hospitals Banjarmasin.

NEWS | 24 Mei 2022

Update Covid-19: Tambah 345, Kasus Baru Naik Dua Kali Lipat

Kasus baru positif harian Covid-19 di Indonesia dilaporkan Kementerian Kesehatan hari ini naik dua kali lipat dibandingkan kemarin.

NEWS | 24 Mei 2022

Siloam Hospitals Manado Ingatkan Pentingnya Hidup Sehat

Siloam Hospitals Manado, Sulawesi Utara mengingatkan tentang pentingnya menjaga polda hidup sehat.

NEWS | 24 Mei 2022

Amnesty International: Eksekusi Mati Melonjak 20 Persen pada 2021

Amnesty International menyatakan kasus eksekusi mati melonjak 20 persen dan jumlah hukuman mati yang dijatuhkan meningkat 40 persen pada 2021.

NEWS | 24 Mei 2022

Banjir Rob, Gubernur Jateng Kembali Cek Tanggul Laut Jebol

Gubernur Jawa  Tengah Ganjar Pranowo kembali meninjau beberapa titik yang tergenang rob, serta tanggul laut yang jebol, Selasa 24 Mei 2022.

NEWS | 24 Mei 2022

Kemendagri Harus Susun Aturan Teknis Penjabat Kepala Daerah

Saan Mustopa menganjurkan Kemendagri segera membuat dan menyusun aturan teknis penunjukan dan pengangkatan penjabat kepala daerah.

NEWS | 24 Mei 2022


TAG POPULER

# Aturan Baru KTP


# Cekcok di Tol


# SEA Games


# HUT Jakarta


# Polisi Selingkuh


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
BI Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global Jadi 3,4%

BI Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global Jadi 3,4%

EKONOMI | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings