Logo BeritaSatu

Ada Gubernur hingga Komisaris, Ini Profil Calon Kepala Otorita IKN Nusantara

Minggu, 23 Januari 2022 | 13:52 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / JEM

Jakarta, Beritasatu.com – Sejumlah tokoh mulai dari gubernur hingga komisaris digadang-gadang untuk menjadi kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara seiring disahkannya Undang-Undang IKN. Mereka yang namanya berpeluang menjadi kepala Otorita IKN Nusantara tersebut adalah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok.

Selain itu, ada juga mantan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Azwar Anas, serta mantan Direktur Utama PT Wijaya Karya Tumiyana.

Berikut ini profil mereka:

1. Ridwan Kamil (Kang Emil)

Dilansir dari situs resmi Pemprov Jawa Barat, tokoh dengan nama lengkap Mochamad Ridwan Kamil lahir di Bandung, 4 Oktober 1971. Dia mulai masuk sekolah dasar di SDN Banjarsari III Bandung pada 1978 dan tamat tahun 1984. Dia kemudian melanjutkan sekolah ke jenjang SMP Negeri 2 Bandung mulai dari tahun 1984 sampai 1987.

Dari SMP Negeri 2 Bandung, Ridwan Kamil kemudian melanjutkan pendidikannya ke SMA Negeri 3 Bandung. Dia diketahui masuk SMA pada 1987 dan lulus tahun 1990. Setelah lulus SMA, dia kemudian melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi dengan mengambil S1 jurusan Teknik Arsitektur di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1990 dan lulus di tahun 1995.

Mantan wali kota Jawa Barat itu kemudian memutuskan untuk melanjutkan studinya dengan mengambil S2 jurusan Urban Design di University of California, Berkeley, Amerika Serikat. Dia memulai studinya pada tahun 1999 dan lulus pada tahun 2001.

Adapun Ridwan Kamil diketahui berprofesi sebagai seorang arsitek. Dia juga merupakan dosen di universitas tempat dia menempuh pendidikan sarjananya yakni di ITB.


hal 1 dari 3 halaman

Halaman: 123selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Besok, KBRI Swiss Sampaikan Update Pencarian Anak Ridwan Kamil

KBRI Swiss berencana menyampaikan update pencarian anak sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yakni Emmeril Khan Mumtadz besok

NEWS | 27 Mei 2022

Khofifah Ajak Warga Jatim Salat Ghaib untuk Syafii Maarif

Khofifah mengatakan kepergiaan Syafii Maarif dirasakan seluruh rakyat Indonesia karena almarhum merupakan salah satu putra terbaik bangsa.

NEWS | 27 Mei 2022

Besok, KBRI Swiss Akan Sampaikan Update Pencarian Anak Ridwan Kamil

KBRI Swiss rencananya akan menyampaikan update pencarian anak sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yakni Emmeril Khan Mumtadz besok siang waktu Indonesia.

NEWS | 27 Mei 2022

Megawati Berharap PBB Kuatkan Fungsi BMKG Internasional

Megawati mengajak seluruh negara dunia yang tergabung dalam PBB bahu-membahu memperkuat mitigasi bencana melalui penguatan fungsi BMKG Internasional.

NEWS | 27 Mei 2022

Menlu: Putra Gubernur Ridwan Kamil Belum Ditemukan

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan bahwa anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Emmeril Kahn Mumtadz belum ditemukan.

NEWS | 27 Mei 2022

Kenangan Din Syamsuddin Mengenai Sosok Buya Syafii Maarif

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, M Din Syamsuddin menceritakan berbagai kenangannya bersama Buya Ahmad Syafii Maarif yang meninggal dunia hari ini.

NEWS | 27 Mei 2022

Polisi Masih Tunggu Hasil Pemeriksaan Urine Sopir Pajero

Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan urine terhadap pengemudi mobil Pajero berinisial JRS (23) yang terlibat kecelakaan maut di Jalan MT Haryono, Jaksel

NEWS | 27 Mei 2022

Soal Anak Ridwan Kamil, Keluarga: Belum Ada Informasi Baru

Pihak keluarga belum menerima informasi terbaru mengenai anak pertama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz.

NEWS | 27 Mei 2022

Bima Arya Pimpin Doa untuk Keselamatan Anak Ridwan Kamil

Wali Kota Bogor Bima Arya memimpin doa untuk keselamatan anak sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

NEWS | 27 Mei 2022

KPK: Kasus Heli AW-101 Bukti Korupsi Sangat Rugikan Negara

KPK menyatakan kasus pengadaan helikopter Agusta Westland (AW)-101 atau heli AW-101 di TNI AU tahun 2016-2017 merupakan bukti korupsi sangat merugikan negara.

NEWS | 27 Mei 2022


TAG POPULER

# Adik Jokowi Menikah


# Yeremia Rambitan


# Joe Biden


# Alex Noerdin


# KRL


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Besok, KBRI Swiss Sampaikan Update Pencarian Anak Ridwan Kamil

Besok, KBRI Swiss Sampaikan Update Pencarian Anak Ridwan Kamil

NEWS | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings