Logo BeritaSatu

Rahmat Effendi Potong Tunjangan Lurah di Bekasi untuk Kepentingan Pribadi

Kamis, 27 Januari 2022 | 16:55 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Wali Kota nonaktif Bekasi, Rahmat Effendi diduga memotong tunjangan para lurah di Bekasi untuk kepentingan pribadinya. Dugaan itu didalami tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat memeriksa tiga lurah di Bekasi pada Rabu (26/1/2022) kemarin.

"Para saksi hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan adanya pemotongan tunjangan lurah di Pemkot Bekasi yang selanjutnya disetorkan untuk keperluan tersangka RE (Rahmat Effendi)," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (27/1/2022).

Ketiga lurah yang diperiksa tim penyidik KPK kemarin, yakni Lurah Telukpucung, Djunaidi Abdillah; Lurah Harapanbaru, Dian Anggraini; dan Lurah Margamulya, Makpudin.

Selain ketiga lurah, tim penyidik KPK juga memeriksa bendahara panitia pembangunan Masjid Ar-Ryasaka, Mutmainah. Dalam pemeriksaan itu, tim penyidik mencecar Mutmainah mengenai aliran dana suap yang diterima Rahmat Effendi.

"Yang bersangkutan hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dugaan aliran sejumlah uang untuk tersangka RE," kata Ali.

Diketahui KPK menetapkan Rahmat Effendi dan delapan orang lainnya sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek dan jual beli jabatan di lingkungan Pemkot Bekasi. Penetapan tersangka terhadap sembilan orang ini dilakukan KPK setelah memeriksa intensif 14 orang yang diciduk dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (5/1/2022) lalu.

Selain Rahmat Effendi, delapan orang lainnya yang dijerat KPK dalam kasus suap ini, yaitu Direktur PT MAM Energindo, Ali Amril; Lai Bui Min alias Anen selaku pihak swasta serta Direktur PT Kota Bintang Rayatri dan PT HS Hanaveri Sentosa, Suryadi. Selain itu, KPK juga menjerat Camat Rawalumbu, Makhfud Saifudin; Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP, M. Bunyamin; Lurah Kati Sari, Mulyadi alias Bayong; Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertahanan Kota Bekasi, Jumhana Lutfi; dan Camat Jatisampurna, Wahyudin.

KPK menduga, Rahmat Effendi menerima suap terkait fee ganti rugi serta pengerjaan proyek dan juga terkait jual beli jabatan di Pemkot Bekasi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Samsung Group Janjikan Investasi Senilai Rp 5.207 Triliun

Samsung Group berkomitmen investasi US$ 356 miliar (Rp 5.207 triliun) dengan 80.000 pekerjaan baru.

NEWS | 26 Mei 2022

Video Mobil Diplomatik Halangi Ambulans yang Bawa Pasien

Polda Metro Jaya akan menelusuri mobil diplomatik dengan nomor pelat CD 109 07 yang menghalangi laju ambulans.

NEWS | 26 Mei 2022

Soal Penembakan Massal, Biden Muak dan Ajak Semua Bertindak

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengaku muak dan mengajak semua pihak bertindak untuk mengatasi penembakan massal.

NEWS | 26 Mei 2022

Berkas Rampung, Eks Bupati Buru Selatan Segera Diadili

Berkas rampung disusun oleh KPK, eks Bupati Buru Selatan Tagop Sudarsono Soulisa segera diadili dalam waktu dekat.

NEWS | 26 Mei 2022

Soal Politik Pecah Belah, Ketua MRP Papua Dapat Kecaman

Pernyataan Ketua MRP Papua yang mengatakan bahwa Istana telah melakukan politik pecah belah dikecam Dorince Mehue.

NEWS | 26 Mei 2022

Bom Rusia Menarget Sekolah Ukraina, Hancurkan Masa Depan

Serangan bom Rusia menarget bangunan sekolah Ukraina dan menghancurkan masa depan anak-anak.

NEWS | 26 Mei 2022

Ferdinand Marcos Jr Dinyatakan Pemenang Pilpres Filipina

Kongres Filipina mengumumkan Ferdinand Marcos Jr sebagai pemenang pemilihan presiden (pilpres) Filipina.

NEWS | 26 Mei 2022

Spanyol Kucurkan Rp 191 Triliun untuk Industri Microchip

Pemerintah Spanyol telah menyetujui rencana untuk membelanjakan 12,25 miliar euro (Rp 191 triliun) untuk industri semikonduktor dan microchip pada tahun 2027.

NEWS | 26 Mei 2022

Mulai 28 Mei Tak Ada KRL Langsung Bogor ke Tanah Abang

Tak ada lagi KRL yang melayani rute langsung dari Bogor ke Sudirman, Tanah Abang, atau Jatinegara.

NEWS | 26 Mei 2022

PDIP Siap Ikuti Proses Verifikasi Peserta Pemilu 2024

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memastikan PDIP siap mengikuti proses verifikasi menjadi peserta Pemilu 2024.

NEWS | 25 Mei 2022


TAG POPULER

# BRI Majalengka


# Perumahan Pantai Mutiara


# UU PPP


# UAS


# Harga CPO


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Samsung Group Janjikan Investasi Senilai Rp 5.207 Triliun

Samsung Group Janjikan Investasi Senilai Rp 5.207 Triliun

NEWS | 12 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings