Logo BeritaSatu

Selama 7 Tahun Terakhir, Data NIK Sudah Digunakan 7,7 Miliar Kali

Jumat, 28 Januari 2022 | 16:01 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / JEM

Jakarta, Beritasatu.com – Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Zudan Arif Fakrulloh mengatakan selama 7 tahun terakhir atau sejak tahun 2014, data Nomor Induk Kependudukan (NIK) sudah digunakan atau di klik publik sebanyak 7,7 miliar kali.

Bila jumlah klik atau hit tersebut diberikan nilai sekitar Rp 1.000 per klik, maka nilai tambah penggunaan data NIK bisa mencapai Rp 7,7 triliun.

“Itu belum terhitung nilai manfaat yang lain. Misalnya, berkat akurasi data dari NIK akan mampu mencegah fraud atau penipuan di sektor perbankan. Begitu juga tata kelola bisnis menjadi semakin mudah dan cepat sehingga menghemat banyak biaya,” kata Zudan Arif Fakrulloh dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/1/2022).

Sayangnya, penggunaan data NIK tidak diberikan value bisnis dalam rupiah, karena digunakan untuk akurasi data dan mencegah penipuan di sektor perbankan. Namun bila data tersebut tidak dimanfaatkan, maka tidak ada nilai tambah terhadap keberadaan NIK tersebut.

“Namun tidak akan pernah ada valuasi kalau data tidak dimanfaatkan,” ujar Zudan Arif Fakrulloh.

Zudan menjelaskan data kependudukan yang dikelola Ditjen Dukcapil Kemendagri akan lebih bermanfaat kalau dipakai terus menerus. Dengan dipakainya data Dukcapil khususnya NIK oleh berbagai lembaga akan menimbulkan banyak manfaat bagi para user.

“Minimal mereka tidak perlu mengumpulkan atau mencari data sendiri. Silakan manfaatkan data Dukcapil untuk verifikasi dan validasi (verivali) berbasis NIK," terang Zudan Arif Fakrulloh.


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Wabah Cacar Monyet, AS Beli Jutaan Dosis Vaksin

Amerika Serikat (AS) membeli jutaan dosis vaksin untuk virus berbahaya saat wabah cacar monyet melanda.

NEWS | 21 Mei 2022

Kabar Duka! Mantan Anggota KPU Viryan Aziz Meninggal Dunia

Anggota KPU periode 2017-2022, Viryan Aziz meninggal dunia karena sakit yang dideritanya di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta.

NEWS | 21 Mei 2022

Adikoesoemo Hadirkan Beasiswa Pascasarjana Pertama di SMU

Adikoesoemo menghadirkan program beasiswa pascasarjana pertama di Singapore Management University (SMU) untuk mahasiswa Indonesia.

NEWS | 21 Mei 2022

Presenter TV Perempuan Afghanistan Wajib Tutupi Wajah

Presenter TV Perempuan Afghanistan perempuan harus menutupi wajah saat sedang siaran. Perintah Taliban harus diterapkan dan tidak untuk didiskusikan.

NEWS | 21 Mei 2022

Rusia Tuding Sanksi Barat Merusak Ketahanan Pangan

Rusia menuding sanksi Barat terkait perang Ukraina telah merusak ketahanan pangan.  Sanksi terkait Ukraina telah memperburuk masalah yang ada.

NEWS | 21 Mei 2022

Produksi Ikan Bandeng Kabupaten Bekasi Terus Digenjot

Produksi ikan bandeng Kabupaten Bekasi terus digenjot. Selain bandeng, ada ikan lain yang akan ditingkatkan, seperti nila, patin, dan gurame,

NEWS | 21 Mei 2022

Polandia Siap Bangun Pangkalan Militer NATO Permanen

Polandia siap membangun pangkalan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) permanen. Polandia juga akan menampung unit infanteri ringan dari blok tersebut.

NEWS | 21 Mei 2022

Demo 21 Mei, La Nyalla Minta Masyarakat Waspadai Provokator

Ketua DPD, La Nyalla Mattalitti mengatakan demo 21 Mei yang digelar sejumlah elemen masyarakat merupakan hak warga yang dijamin konstitusi.

NEWS | 21 Mei 2022

Otto Hasibuan Sebut Pernyataan Hotman Paris Picu Keonaran

Ketua Umum Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) Otto Hasibuan menyatakan pernyataan pengacara Hotman Paris terkait organisasi advokat memicu keonaran. 

NEWS | 20 Mei 2022

Cegah Penularan Virus Hendra, Ini Saran dari Pakar

Guna mencegah penularan virus Hendra terdapat beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan.

NEWS | 20 Mei 2022


TAG POPULER

# DNA Pro


# CPO


# PDSI


# SEA Games


# Hari Kebangkitan Nasional


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Wabah Cacar Monyet, AS Beli Jutaan Dosis Vaksin

Wabah Cacar Monyet, AS Beli Jutaan Dosis Vaksin

NEWS | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings