Logo BeritaSatu

KPK Sita Dokumen Perkara yang Ditangani Hakim Itong di PN Surabaya

Jumat, 28 Januari 2022 | 18:34 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan dan menyita sejumlah dokumen perkara yang ditanganni hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Itong Isnaeni Hidayat. Dokumen itu disita melalui koordinasi yang dilakukan KPK dengan pihak PN Surabaya.

"Tim penyidik telah selesai koordinasi dengan pihak PN Surabaya terkait permintaan berbagai bukti yang dibutuhkan pada proses penyidikan di antaranya sejumlah dokumen penanganan perkara oleh tersangka IIH (Itong Isnaeni Hidayat) dan kawan-kawan," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (28/1/2022).

Ali mengapresiasi PN Surabaya yang telah memfasilitasi tim penyidik KPK dalam mengamankan dokumen tersebut. Dokumen-dokumen tersebut akan dianalisis untuk kebutuhan penyidikan kasus dugaan suap penanganan perkara yang menjerat Itong sebagai tersangka.

"Bukti-bukti dokumen tersebut akan dikonfirmasi ulang pada para saksi-saksi yang akan segera dipanggil oleh tim penyidik KPK," ungkap Ali.

Diketahui, KPK menetapkan Itong sebagai tersangka kasus dugaan suap penanganan perkara. Tak hanya Itong, lembaga antikorupsi juga menjerat panitera pengganti PN Surabaya, Hamdan serta seorang pengacara PT Soyu Giri Primedika (SGP) yakni Hendro Kasiono.

Suap tersebut diduga diberikan Hendro kepada Itong nelalui Hamdan terkait dengan penanganan perkara PT SGP yang tengah ditangani oleh Itong di PN Surabaya.

Akibat perbuatannya, sebagai penerima suap, Itong dan Hamdan disangkakan melanggar Pasal 12 huruf c atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 9(1) ke-1 KUHP.

Sementara sebagai tersangka pemberi suap, Hendro Kasiono disangkakan melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Soal Anak Ridwan Kamil, Keluarga: Belum Ada Informasi Baru

Pihak keluarga belum menerima informasi terbaru mengenai anak pertama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz.

NEWS | 27 Mei 2022

Bima Arya Pimpin Doa untuk Keselamatan Anak Ridwan Kamil

Wali Kota Bogor Bima Arya memimpin doa untuk keselamatan anak sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

NEWS | 27 Mei 2022

KPK: Kasus Heli AW-101 Bukti Korupsi Sangat Rugikan Negara

KPK menyatakan kasus pengadaan helikopter Agusta Westland (AW)-101 atau heli AW-101 di TNI AU tahun 2016-2017 merupakan bukti korupsi sangat merugikan negara.

NEWS | 27 Mei 2022

Harga Minyak Goreng di Bogor Mulai Turun

Harga minyak goreng (migor) di sejumlah pasar di Kota Bogor mulai mengalami penurunan

NEWS | 27 Mei 2022

Rugikan Korban Rp 551 M, Dirut DNA Pro Daniel Abe Minta Maaf

Dirut PT DNA Pro Akademi, Daniel Abe meminta maaf atas kasus dugaan penipuan investasi aplikasi robot trading DNA Pro yang merugikan korban Rp 551 miliar.

NEWS | 27 Mei 2022

Presiden Zelensky Sebut Rusia Menikmati Perang di Ukraina

Presiden Zelensky menyebut Rusia sangat menikmati perang di Ukraina. Presiden Ukraina itu masih tidak mengerti bagaimana Rusia menolak bernegosiasi damai

NEWS | 27 Mei 2022

Buya Syafii Maarif Meninggal Dunia, Jokowi: Selamat Jalan Guru Bangsa

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan duka cita mendalam atas wafatnya mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii Maarif.

NEWS | 27 Mei 2022

Kasus Heli AW-101, KPK Blokir Rekening PT Diratama Jaya Senilai Rp 139,4 M

Tim penyidik KPK memblokir rekening bank milik PT Diratama Jaya Mandiri senilai Rp 139,4 miliar terkait kasus dugaan korupsi proyek heli AW-101 di TNI AU. 

NEWS | 27 Mei 2022

Dukung Ganjil Genap, Nasdem: Transportasi Umum Dimaksimalkan

Nasdem DKI  mendukung kebijakan ganjil genap yang akan diperluas dan meminta agar transportasi umum lebih dimaksimalkan agar masyarakat tidak kesulitan.

NEWS | 27 Mei 2022

Megawati Menangis Dengar Kabar Buya Syafii Maarif Meninggal Dunia

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Keluarga Besar PDIP mengucapkan duka cita yang mendalam atas wafatnya Buya Syafii Maarif.

NEWS | 27 Mei 2022


TAG POPULER

# Adik Jokowi Menikah


# Yeremia Rambitan


# Joe Biden


# Alex Noerdin


# KRL


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bima Arya Pimpin Doa untuk Keselamatan Anak Ridwan Kamil

Bima Arya Pimpin Doa untuk Keselamatan Anak Ridwan Kamil

NEWS | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings