3.000 Banser Amankan Gereja di Jember

3.000 Banser Amankan Gereja di Jember
Ilustrasi Natalan di gereja. (Foto: Murizal Hamzah)
Senin, 24 Desember 2012 | 16:11 WIB
Sebanyak 3.000 anggota barisan serbaguna (Banser) Ansor Kabupaten Jember, Jawa Timur, ikut mengamankan gereja yang digunakan perayaan Hari Raya Natal bagi umat Kristiani.

"Kami siagakan sebanyak 3.000 personel Banser untuk ikut membantu polisi dalam menjaga keamanan di Jember selama Natal dan Tahun Baru 2013," kata Ketua Satuan Koordinasi Cabang Banser Jember, Kholidi Zaini, Senin (24/12).

Menurut Kholidi, jumlah anggota Banser yang disiagakan di 14 gereja kawasan kota lebih banyak dibandingkan gereja yang berada di kawasan pinggiran atau masing-masing kecamatan.

"Khusus di kawasan kota sebanyak 500 anggota Banser yang diterjunkan, sedangkan masing-masing kecamatan bervariasi sesuai dengan kebutuhan dan banyaknya jumlah gereja di kecamatan setempat," tuturnya.

Pengamanan di seluruh gereja dilakukan sejak hari ini atau malam Natal dan berlanjut hingga Natal kedua pada tanggal 26 Desember 2012, sehingga diharapkan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah Natal dengan tenang.

Hampir setiap tahun anggota Banser ikut menjaga keamanan di gereja pada saat perayaan Natal dan hal itu sudah berlangsung sejak tahun 1999.

"Kami sangat menjunjung tinggi toleransi umat beragama, sehingga wajar anggota Banser ikut mengamankan perayaan ibadah umat Kristen," katanya.

Banser Jember, mempercayai pada konsep pluralisme akan mempersatukan umat beragama seperti yang disuarakan oleh almarhum Abdurrahman Wahid (Gusd Dur), sehingga semuanya dapat bersatu dalam perbedaan dan saling menghormati.

Sementara Polres Jember menyiagakan sebanyak 479 personel gabungan untuk mengamankan Natal 2012 dan Tahun Baru 2013, sehingga diharapkan umat Kristiani dapat beribadah dengan damai dan tenang.

"Sebelum perayaan malam Natal digelar, polisi melakukan sterilisasi dan menyisir ruangan gereja untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Wakapolres Jember, Kompol Rahmat Hakim.

Penyisiran dilakukan dengan bantuan tim penjinak bom dari Polda Jatim, dengan harapan jemaat Kristiani di Jember bisa melaksanakan ibadah dengan tenang.
Sumber: Antara