BNN: Waspadai Paket Kiriman Tak Dikenal
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

BNN: Waspadai Paket Kiriman Tak Dikenal

Senin, 7 Januari 2013 | 14:10 WIB
Oleh : B1

Bisa jadi, paket kiriman tak dikenal itu berisi benda yang di dalamnya diselipkan narkoba.

Badan Narkotika Nasional (BNN) mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menerima paket barang kiriman yang tidak dikenal.

Pasalnya, jaringan pengedar narkoba internasional tak segan untuk mengirimkan paket berisi beragam benda yang di dalamnya diselipkan narkoba.

"Yang terpenting, jangan pernah mau terima apapun kalau tidak ada keluarga, kerabat, teman, atau siapapun yang kita kenal mengirim. Kalau kita merasa tidak ada kontak dengan pengirim, jangan diterima paket itu. Apalagi kalau paket itu dikirim dari luar negeri," kata Kepala Bagian Humas BNN, Sumirat Dwiyanto, di sela pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Parkir BNN, Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Senin (07/01).

Ia mengatakan, para pengedar tak segan meminjam alamat yang mudah ditemukan di buku telepon.

Berbekal itu, para penerima barang haram tinggal diam di depan alamat rumah yang dimaksud dan menerima paket untuk selanjutnya diedarkan di masyarakat.

"Atau bisa saja, paket itu dikirim dan ditujukan ke alamat itu dengan penerimanya memang si pemilik rumah," katanya.

Sumirat menjelaskan, modus dengan memanfaatkan jasa ekspedisi ini bukan modus baru. Dengan menggunakan identitas palsu, pengirim barang haram memasukan narkoba di setiap ruang yang ada di barang yang akan dijadikan kamuflase.

Untuk menekan penyelundupan melalui jasa pengiriman barang, Sumirat menyatakan BNN telah menjalin kerjasama dengan Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia (Asperindo).

Kerja sama itu, lanjut dia, berupa pelatihan kepada para petugas untuk selalu memeriksa barang yang akan dikirimkan.

"Kami bertukar informasi, dan meminta perusahaan melaporkan jika ada yang mencurigakan. Selain itu, petugas juga meminta identitas jelas pengirim. Karena selama ini, alamat pengirimnya pasti palsu. Walaupun dimintai identitas, pengirim biasanya pakai identitas palsu atau menggunakan identitas orang lain, atau menyuruh orang lain untuk mengirimkan barang," kata Sumirat.

Imbauan BNN ini bukan tanpa alasan. Pada 14 Desember lalu, BNN mengungkap dua kasus sekaligus dengan modus serupa, yakni menggunakan perusahaan paket kiriman. Dari dua kasus ini, BNN menyita barang bukti narkoba golongan I jenis sabu seberat total 934,6 gram.

Dipaparkan Sumirat, dalam kasus yang pertama, jasa pengiriman cargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang memeriksa barang kiriman yang diimpor dari Thailand, berupa tiga buah tas wanita.

Ketiga tas ini dikirim secara perseorangan dan ditujukan ke alamat Jalan A. Yani no 34, Magelang Utara, Jawa Tengah atas nama A yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Dari hasil pemeriksaan, paket berisi tas itu, ditemukan narkotika golongan I jenis sabu seberat 372,6 gram yang disembunyikan di dalam gantungan tas," kata Sumirat.

Atas temuan tersebut, lanjut Sumirat, petugas kemudian melakukan control delivery dengan datang ke alamat yang tertera pada paket, namun Y, si pemilik rumah, tidak mau menerima paket tersebut. Alasannya, dia merasa tidak pernah memesan barang dari luar negeri.

"Petugas selanjutnya membawa paket tersebut untuk penyidikan lebih lanjut," tambah Sumirat.

Lebih jauh dituturkan, pada hari yang sama, petugas menangkap seorang berinisial DHI, seorang warga Subang, Jawa Barat, yang menerima paket dari Bangladesh melalui perusahaan jasa titipan. Paket berupa 10 pasang footstep motor ini dikirim seseorang dari Bangladesh.

"Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 10 pasang footstep, ditemukan 562 gram bubuk yang setelah di tes menggunakan Narcotest, positif mengandung sabu," katanya.

DHI yang sehari-hari berprofesi sebagai sopir bus di Jakarta ini mengaku, barang tersebut akan diambil oleh orang lain.

"Katanya akan ada yang ngambil ntar," katanya.

Kedua kasus ini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut. Sedangkan, dari 934,6 gram sabu yang disita, 874,6 gram dimusnahkan. Sementara sisanya akan digunakan untuk keperluan laboratorium dan pembuktian perkara.

Dengan pengungkapan kedua kasus ini BNN memperkirakan telah menyelamatkan sekitar 4.000 anak bangsa dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Letusan Semeru Terkait dengan Curah Hujan Tinggi

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Eko Budi Lelono mengatakan, letusan Gunung Semeru berkaitan dengan curah hujan tinggi di sekitar puncak gunung

NASIONAL | 4 Desember 2021

YBAI Lepas Ribuan Satwa di Kawasan Wisata Gunung Anyar

Young Buddhist Association bersama Ecoton melepas ribuan jenis ikan di Wisata Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar, Surabaya.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Tim Puskris Kemenkes Berikan Layanan Darurat Korban Semeru

Malam ini Tim Pusat Krisis Kesehatan (Puskris) Kemenkes dari Surabaya dan DKI Jakarta bergerak memberi bantuan perawatan kepada korban erupsi Gunung Merapi

NASIONAL | 4 Desember 2021

Lebih 4.000 Balita Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Selain lebih dari 4.000 balita, sebanyak 860 ibu hamil juga terdampak erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Besok, Kepala BNPB Tinjau Hambatan Evakuasi Korban 

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayjen TNI Suharyanto berencana meninjau langsung lokasi bencana erupsi Gunung Semeru, Minggu (5/12/2021).

NASIONAL | 4 Desember 2021

Evakuasi Korban Semeru, 2 Heli dan 3 Kompi TNI Dikerahkan

BNPB menyiapkan dua unit helikopter untuk kebutuhan evakuasi korban letusan Gunung Semeru serta tiga satuan setingkat kompi TNI.

NASIONAL | 4 Desember 2021

45 Warga Alami Luka Bakar Akibat Erupsi Gunung Semeru

Korban luka bakar akibat erupsi Gunung Semeru dirujuk ke RSUD Malang dan RS Bhayangkara.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Gunung Semeru Erupsi, 8 Penambang Pasir Masih Terjebak

8 penambang pasir masih terjebak dampak Gunung Semeru, di Lumajang, Jawa Timur

NASIONAL | 4 Desember 2021

Erupsi Semeru, Polda Jatim Kirim 200 Personel ke Lumajang

Personel Polda Jatim yang diperbantukan ke Lumajang akan membantu mendirikan dapur umum dan mengevakuasi warga terdampak erupsi Gunung Semeru.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Erupsi Gunung Semeru: 1 Meninggal dan 41 Luka Bakar

Jumlah korban erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur adalah 1 orang meninggal dan 41 orang luka bakar.

NASIONAL | 4 Desember 2021


TAG POPULER

# Lili Pintauli Siregar


# Insentif PPN


# Kekayaan Nurul Ghufron


# Greysia/Apriyani


# Jokowi



TERKINI
Kemenkes: Sesuai Peta Jalan, Vaksin Sinovac Jadi Dosis Kedua

Kemenkes: Sesuai Peta Jalan, Vaksin Sinovac Jadi Dosis Kedua

KESEHATAN | 16 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings