Logo BeritaSatu

Tolak Premanisme, Masyarakat Batak di Yogyakarta Gelar Aksi

Sabtu, 14 Mei 2022 | 18:10 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Yogyakarta, Beritasatu.com - Masyarakat Batak perantauan di DI Yogyakarta menggelar aksi damai guna menentang premanisme. Masyarakat Batak perantauan menyuarakan kepada pemerintah daerah, negara dalam hal ini Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Tentara Nasional Indonesia untuk bertindak tegas terhadap segala aksi premanisme dan kekerasan. Masyarakat yang tergabung dalam Pemuda Batak Bersatu juga meminta agar aparat peka terhadap aktivitas oknum-oknum tertentu yang terlibat dalam aksi dan kegiatan premanisme di seluruh wilayah Yogyakarta.

Hal tersebut terungkap melalui aksi damai yang digelar Masyarakat Batak perantauan di Tugu Pal Putih, Yogyakarta, Sabtu (14/5/2022). Aksi damai tersebut diikuti sekitar seribu orang menuntut keadilan setelah tindak kekerasan yang mengakibatkan David Siallagan asal Pematang Siantar serta Tegar Imam Prakarsa dari Bangka Belitung yang meninggal dunia akibat kekerasan serta penganiayaan pada Minggu (8/5/2022) sekitar pukul 01:57 WIB dinihari, di Perempatan Selokan Mataran Seturan.

Ketua Pemuda Batak Bersatu DPD DIY, Gabriel Ambo Saragi menegaskan bahwa Yogyakarta merupakan kota pendidikan dan adalah hal yang ironis karena dua orang korban yang meninggal akibat penusukan tersebut berstatus sebagai mahasiswa.

"Aksi damai ini bertujuan supaya peristiwa itu tidak terulang kembali. Pelaku agar diungkap secara objektif (oleh kepolisian)," tegas Gabriel yang akrab dipanggil Lingga.

"'Jogja tak seperti dulu', itulah pernyataan yang kerap kami dengar dari teman-teman alumni yang pernah tinggal dan hidup di kota ini. Sungguh tragis menyaksikan situasi keamanan Yogyakarta hari-hari ini. Menghabisi nyawa seseorang melalui empat tusukan menjadi hal yang mudah dilakukan di jalanan. Alibi membela diri, empat tusukan dititik vital hanya dapat
dilakukan orang yang terlatih," imbuhnya.

Lebih lanjut Lingga menegaskan bahwa Indonesia memiliki banyak suku bangsa. Aksi damai yang dilakukan tersebut bukan untuk memecah belah persatuan dan kesatuan di Tanah Air. Ia menegaskan, pelaku adalah oknum, bukan menceminkan suku tertentu.

"Kami mengutuk keras atas kejadian ini. Kami berharap ini yang terakhir kejadian di Yogyakarta. Ini Aksi damai. Kita menjunjung tinggi NKRI. Satu Nusa Satu Bangsa," pungkasnya.

Aksi damai tersebut diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pelepasan dua burung merpati sebagai pertanda kembalinya dua korban ke hadapan sang Khalik.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Anak Ridwan Kamil Hilang, Setahun Sungai Aare Telan 15-20 Korban

Sungai di mana anak Ridwan Kamil dilaporkan hilang selama rata-rata menelan korban 15-20 dalam setahun.

NEWS | 28 Mei 2022

Pencarian Anak Ridwan Kamil, Petugas Tiba 10 Menit setelah Kejadian

Petugas keamanan Swiss tiba di lokasi pencarian Emmeril Kahn Mumtadz yang hilang terbawa arus Sungai Aare,10 menit setelah kejadian.

NEWS | 28 Mei 2022

Tim SAR Swiss Prioritaskan Pencarian Anak Ridwan Kamil

Tim SAR Swiss memprioritaskan pencarian anak Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz yang menghilang terbawa arus Sungai Aare, Swiss sejak 26 Mei 2022.

NEWS | 28 Mei 2022

Pencarian Anak Ridwan Kamil, Suhu Air Sungai 16 Derajat Celsius

Dubes RI untuk Swiss menyatakan, kondisi suhu air di Sungai Aare, mencapai 16 derajat celsius terkait pencarian Emmeril Kahn Mumtadz.

NEWS | 28 Mei 2022

Media Asing Ternama Soroti Kasus Hilangnya Anak Ridwan Kamil

Media asing ternama di dunia menyoroti kasus hilangnya anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz saat berenang di Sungai Aare, Swiss.

NEWS | 28 Mei 2022

Gagalkan Upaya AS, Tiongkok dan Rusia Veto Sanksi ke Korut

Tiongkok dan Rusia menggunakan hak veto mereka untuk menggagalkan upaya AS agar PBB menjatuhkan serangkaian sanksi terhadap Korut.

NEWS | 28 Mei 2022

Rusia Pertimbangkan Kripto untuk Pembayaran Internasional

Rusia sedang mempertimbangkan untuk mengizinkan mata uang kripto digunakan untuk pembayaran internasional. Diskusi telah berlangsung berbulan-bulan.

EKONOMI | 28 Mei 2022

Ungkap Pembalakan Liar, Kombes Kurniadi Raih Presisi Award

Penanganan perkara lingkungan seperti pembalakan liar atau illegal logging saat ini menjadi tantangan terbesar aparat penegak hukum.

NEWS | 28 Mei 2022

Pasien Dirawat di Wisma Atlet Kemayoran Tetap 19 Orang

Jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, pada Sabtu (28/5/2022) tidak bertambah atau berkurang tetap 19 orang.

NEWS | 28 Mei 2022

Bima Arya: Guru Bangsa Toleran Seperti Buya Syafii Maarif Sulit Ditemukan

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan guru bangsa yang tidak umbar kebencian seperti Buya Syafii Maarif sulit ditemukan.

NEWS | 28 Mei 2022


TAG POPULER

# Adik Jokowi Menikah


# Yeremia Rambitan


# Joe Biden


# Alex Noerdin


# KRL


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Sepertiga Musim MotoGP Terlewati, ini yang Perlu Anda Tahu

Sepertiga Musim MotoGP Terlewati, ini yang Perlu Anda Tahu

SPORT | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings