Logo BeritaSatu

Cegah Penularan PMK, Kediri Dirikan Check Point Hewan Ternak

Minggu, 15 Mei 2022 | 05:13 WIB
Oleh : Didik Fibrianto / WBP

Kediri, Beritasatu.com - Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mendirikan check point di wilayah Kandangan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang ditemukan di Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang. Check point didirikan di Kandangan karena wilayah tersebut merupakan daerah perbatasan Kediri - Malang dan lokasinya juga tidak jauh dengan lokasi hewan ternak di Malang yang terpapar PMK.

"Kami dirikan untuk mengantisipasi dipakainya jalur tersebut sebagai masuknya hewan ternak yang positif PMK di kawasan Ngantang, Kabupaten Malang," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih, Sabtu (14/5/2022).

Menurut Tutik, check point dijaga dokter hewan, petugas dari TNI/Polri, Dinas Perhubungan,dan Satpol PP. "Petugas check point siaga saat hari pasaran berjualan hewan ternak," tandasnya.

Ia menyatakan titik check point tidak hanya didirikan di wilayah Kandangan saja, tetapu juga akan dipasang di jalur lain yang menuju Kabupaten Kediri.

"Kalau total dipetakan itu ada delapan, tapi belum dioptimalkan. Kami masih koordinasi lagi dengan lintas terkait, karena perlu personel di perbatasan,"ujarnya.

Selain mendirikan check point, kata Tutik, pihaknya juga rutin melakukan pemantauan di pasar hewan di seluruh wilayah Kabupaten Kediri. Petugas juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan guna mengantisipasi penyebaran wabah PMK pada sapi.

Hingga saat ini di Kabupaten Kediri belum ditemukan kasus penyakit mulut dan kuku pada ternak. Peternak juga harus waspada serta melakukan langkah antisipasi dengan penyemprotan cairan disinfektan termasuk pada truk pengangkut ternak

"Kami berharap peternak untuk segera lapor ke petugas, jika menemukan Hewan ternaknya terpapar penyakit mulut dan kuku,"demikian kata Tutik.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Anak Ridwan Kamil Hilang, Setahun Sungai Aare Telan 15-20 Korban

Sungai di mana anak Ridwan Kamil dilaporkan hilang selama rata-rata menelan korban 15-20 dalam setahun.

NEWS | 28 Mei 2022

Pencarian Anak Ridwan Kamil, Petugas Tiba 10 Menit setelah Kejadian

Petugas keamanan Swiss tiba di lokasi pencarian Emmeril Kahn Mumtadz yang hilang terbawa arus Sungai Aare,10 menit setelah kejadian.

NEWS | 28 Mei 2022

Tim SAR Swiss Prioritaskan Pencarian Anak Ridwan Kamil

Tim SAR Swiss memprioritaskan pencarian anak Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz yang menghilang terbawa arus Sungai Aare, Swiss sejak 26 Mei 2022.

NEWS | 28 Mei 2022

Pencarian Anak Ridwan Kamil, Suhu Air Sungai 16 Derajat Celsius

Dubes RI untuk Swiss menyatakan, kondisi suhu air di Sungai Aare, mencapai 16 derajat celsius terkait pencarian Emmeril Kahn Mumtadz.

NEWS | 28 Mei 2022

Media Asing Ternama Soroti Kasus Hilangnya Anak Ridwan Kamil

Media asing ternama di dunia menyoroti kasus hilangnya anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz saat berenang di Sungai Aare, Swiss.

NEWS | 28 Mei 2022

Gagalkan Upaya AS, Tiongkok dan Rusia Veto Sanksi ke Korut

Tiongkok dan Rusia menggunakan hak veto mereka untuk menggagalkan upaya AS agar PBB menjatuhkan serangkaian sanksi terhadap Korut.

NEWS | 28 Mei 2022

Rusia Pertimbangkan Kripto untuk Pembayaran Internasional

Rusia sedang mempertimbangkan untuk mengizinkan mata uang kripto digunakan untuk pembayaran internasional. Diskusi telah berlangsung berbulan-bulan.

EKONOMI | 28 Mei 2022

Ungkap Pembalakan Liar, Kombes Kurniadi Raih Presisi Award

Penanganan perkara lingkungan seperti pembalakan liar atau illegal logging saat ini menjadi tantangan terbesar aparat penegak hukum.

NEWS | 28 Mei 2022

Pasien Dirawat di Wisma Atlet Kemayoran Tetap 19 Orang

Jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, pada Sabtu (28/5/2022) tidak bertambah atau berkurang tetap 19 orang.

NEWS | 28 Mei 2022

Bima Arya: Guru Bangsa Toleran Seperti Buya Syafii Maarif Sulit Ditemukan

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan guru bangsa yang tidak umbar kebencian seperti Buya Syafii Maarif sulit ditemukan.

NEWS | 28 Mei 2022


TAG POPULER

# Adik Jokowi Menikah


# Yeremia Rambitan


# Joe Biden


# Alex Noerdin


# KRL


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Anak Ridwan Kamil Hilang, Setahun Sungai Aare Telan 15-20 Korban

Anak Ridwan Kamil Hilang, Setahun Sungai Aare Telan 15-20 Korban

NEWS | 17 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings