Logo BeritaSatu

Vatikan Dukung PWKI Kampanye Perdamaian

Rabu, 16 November 2022 | 17:50 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Vatikan, Beritasatu.com -Takhta Suci Vatikan menegaskan akan terus memperjuangkan perdamaian antara Ukraina dan Rusia yang berperang hampir satu tahun dan belum ada tanda-tanda berhenti. Oleh karena itu, Vatikan mendukung Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) yang berkampanye untuk terwujudnya perdamaian dunia.

Hal itu dikemukakan Sekretaris Negara Vatikan Kardinal Pietro Parolin saat menerima delegasi PWKI di kantornya di Vatikan, Selasa (15/11/2022).

Advertisement

Sebanyak 18 orang delegasi PWKI mengadakan kunjungan resmi ke Vatikan yang dipimpin oleh Mayong Suryolaksono sebagai Ketua Delegasi dan didampingi Penasihat PWKI AM Putut Prabantoro. Kunjungan itu didasarkan pada amanat Pembukaan UUD 1945 tentang perdamaian dunia dan Dokumen Abu Dhabi yang ditandatangani pada Februari 2019.

“Vatikan akan terus memperjuangkan perdamaian di dunia khususnya di Ukraina. Perang Ukraina sudah berlangsung setahun tapi belum ada tanda-tanda bakal berakhir, ini sangat memprihatinkan,” tutur Mgr Parolin.

Oleh karena itu, Kardinal Parolin menyatakan Vatikan sangat mendukung langkah PWKI untuk menyebarkan semangat perdamaian dan persaudaraan mengingat saat ini perdamaian di dunia sulit dicapai dan bahkan untuk dapat membuka ruang negosiasi.

“Vatikan sudah menawarkan diri kepada kedua belah pihak yang bertikai sebagai poin netral pertemuan atau negosiasi namun hingga saat ini belum mendapat tanggapan. Belum ada tanggapan positif, sementara perang sudah banyak memakan korban,” ujarnya.

Lebih jauh Kardinal Parolin mengungkapkan jika melihat peta dunia, sebenarnya bukan hanya Ukraina saja yang dilanda perang, di beberapa tempat di dunia juga mengalami kondisi atau situasi yang buruk. Oleh karena itu lah Paus Fransiskus bersama Sheikh Ahmad al-Tayyeb, Imam Besar Al Azhar pada 4 Februari 2019 di Uni Emirat Arab menerbitkan dokumen Abu Dhabi terkait human fraternity atau persaudaraan manusia untuk perdamaian.

Setelah pandemi Covid-19, tandas Parolin, memang dunia jadi berbeda. Jawaban Gereja Katolik terhadap kondisi ini, lanjutnya, adalah human fraternity. Itu solusi yang paling tepat untuk kondisi saat ini.

“Karena itu kami berterima kasih jika jurnalis Katolik Indonesia (PWKI) memperjuangkan human fraternity,” ucapnya.

Parolin merasa prihatin, wartawan yang seharusnya mendukung perdamaian akhir-akhir ini justru malah sebaliknya membuat kekacauan dengan berita-berita negatif. Mereka menerbitkan berita bohong, hoaks, yang justru menimbulkan konflik dan menjauhkan dari perdamaian.

“Maka tepat sekali jika PWKI memilih tema Human Fraternity sebagai basis perjuangan karena itu memang hal yang seharusnya diperjuangkan oleh wartawan,” ucapnya.

Kepada Delegasi PWKI ke Vatikan, Kardinal Parolin berpesan sama seperti halnya disampaikan Paus Fransiskus agar tidak membuat tembok penghalang atau pembatas, tetapi membangun jembatan persaudaraan agar perdamaian tercapai. Salah satunya bekerja sama dengan pihak lain.

Kardinal memahami bahwa Indonesia adalah Negara dengan pluralisme sangat tinggi dengan umat Katolik yang minoritas maka persaudaraan menjadi sangat penting untuk terus diperjuangkan.

Setelah PD II dan multilateralisme berakhir, sambung Parolin, semangat untuk berdialog pun tersu melemah. Multilateralisme hilang dan berganti dengan interest pribadi. Negara mulai berani angkat senjata untuk mendukung interest pribadi dan egoism negaranya. Nafsu dan kerakusan menjadi nomor satu atau passion yang buntutnya menimbulkan perang.

“Di sinilah misi jurnalis terutama jurnalis Katolik untuk mengajak atau mengedukasi masyarakat menjadi orang baik yang bisa melawan nafsu, egoisme dan kerakusan dalam diri meraka. Saya melihat PWKI punya energi untuk melakukan itu,” pungkasnya.

Kunjungan resmi PWKI ke Vatikan mengambil thema Journalists & Human Fraternity. Dalam penjelasannya kepada Kardinal Pietro Parolin, Putut Prabantoro menegaskan bahwa PWKI meyakini bahwa meski tidak diketahui kapan, perang antar dua negara itu akan selesai dengan belajar dari runtuhnya Eropa Timur dan Uni Soviet yang melibatkan Vatikan.

Namun banyaknya analisa luar negeri yang berbicara tentang perang nuklir, Putut Prabantoro, yang juga Taprof bid. Ideologi dan Sosbud Lemhannas RI, kampanye perdamaian PWKI dimaksudkan agar perang tidak membesar dan meluas yang melibatkan berbagai negara.

"Kampanye perdamaian ini sebagai bentuk nyata dari pelaksanaan amanat Pembukaan UUD 1945 tentang perdamaian dunia. Setiap warganegara Indonesia harus terlibat dalam perwujudan perdamaian dunia. Dan sebagai orang Katolik, kampanye perdamaian ini didasarkan pada Dolumen Abu Dhabi," tegas pendiri PWKI itu.

Pada Februari 2019, Paus Fransiskus dan Imam Besar Al Azhar Syekh Ahmed El Sayyeb di Abu Dhabi menandatangani dokumen Human Fraternity for World Peace and Living Together.

Putut Prabantoro juga menegaskan, meski upaya mewujudkan perdamaian seperti menegakkan benang basah, harus ada yang terus menggaungkannya. Perdamaian lebih baik daripada perang seadil apapun.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Prabowo Puji Jokowi Lawan WHO soal Lockdown Saat Covid-19

Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto memuji Presiden Jokowi yang mampu melawan tekanan dari WHO saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia. 

NEWS | 6 Februari 2023

Respons Prabowo soal Perjanjian dengan Anies di Pilkada DKI

Prabowo Subianto merespons soal perjanjiannya dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pilkada DKI Jakarta pada 2017.

NEWS | 6 Februari 2023

Pakar: Bharada E Seharusnya Dapatkan Pengurangan Tuntutan

Pakar hukum menilai bahwa Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E mendapatkan pengurangan tuntutan di kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

NEWS | 6 Februari 2023

Laksamana Yudo Margono Tugaskan PPRC TNI Berantas Separatis

Panglima TNI Yudo Margono menugaskan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat atau PPRC TNI memberantas berbagai macam tindakan melawan hukum, termasuk separatis. 

NEWS | 6 Februari 2023

Dangkal, Gempa Turki Sedalam 17,7 Km dengan Magnitudo 7,8

Gempa Turki yang dengan dahsyat yang mengguncang kawasan itu adalah gempa dangkal dengan kedalaman 11 mil atau 17,7 kilometer.

NEWS | 6 Februari 2023

Mengerikan! Video di Medsos Perlihatkan Detik-detik Aparteman Roboh Saat Gempa Turki

Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan sebuah apartemen roboh setelah terjadi gempa berkekuatan M 7,8 di Turki

NEWS | 6 Februari 2023

USGS: Korban Jiwa Gempa Dahsyat Turki Bisa Capai 1.000 hingga 10.000 Orang

Korban jiwa akibat gempa dahsyat Turki yang melanda wilayah selatan Senin pagi bisa mencapai 10.000 orang, kata Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).

NEWS | 6 Februari 2023

Mengejutkan, Balon Mata-Mata Tiongkok Beroperasi Sejak Trump Berkuasa

Insiden balon mata-mata milik China serupa telah terjadi selama pemerintahan Donald Trump di Amerika Serikat.

NEWS | 6 Februari 2023

Zelensky Siap Bantu Turki yang Dilanda Gempa Meski Negaranya Tengah Berperang

Perang Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan siap membantu Turki yang kini tengah dilanda bencana gempa berkekuatan M 7,8.

NEWS | 6 Februari 2023

Kasus Brigadir J, Jaksa Beri Sindiran Halus ke AKBP Arif Soal Kejujuran

Jaksa penuntut umum sempat menyampaikan sindiran halus kepada AKBP Arif Rachman Arifin terkait dengan kejujuran yang ideal.

NEWS | 6 Februari 2023


TAG POPULER

# Pelecehan Anak


# Liga Spanyol


# Hasya Athallah


# Bripka Madih


# Pemilu 2024


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Prabowo Puji Jokowi Lawan WHO soal Lockdown Saat Covid-19

Prabowo Puji Jokowi Lawan WHO soal Lockdown Saat Covid-19

NEWS | 8 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE