Logo BeritaSatu

Tak Hadiri Pemeriksaan, Pengacara Lukas Enembe Diingatkan KPK

Sabtu, 19 November 2022 | 09:08 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan peringatan ke pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Aloysius Renwarin. KPK meminta Aloysius untuk menghadiri agenda pemeriksaan saksi dalam kesempatan berikutnya.

“Kami ingatkan yang bersangkutan (Aloysius) kooperatif hadir sebagai ketaatan terhadap hukum. Silakan hadir dan terangkan langsung di hadapan penyidik,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, dikutip Sabtu (19/11/2022).

Advertisement

KPK sebetulnya mengagendakan pemanggilan terhadap Aloysius pada Kamis (17/11/2022) untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjadikan Lukas Enembe tersangka. Dia tidak hadir di agenda pemeriksaan tersebut lalu malah mengirimkan surat memohon penjelasan ke KPK atas pemanggilannya itu.

Ali menekankan langkah yang ditempuh tersebut tidak tepat. Aloysius semestinya menghadiri agenda pemeriksaan penyidik KPK dalam rangka mengusut tuntas kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat kliennya itu.

“Kami panggil dalam kapasitas sebagai warga negara untuk menjadi saksi karena ada kebutuhan penyidikan agar lebih jelas perbuatan para tersangka. Tentu bukan soal tugas pokok fungsi dia sebagai penasihat hukum LE (Lukas Enembe),” tutur Ali.

Sebelumnya, pengacara Lukas lainnya Stefanus Roy Rening mengaku turut dipanggil KPK. Sementara itu, KPK hanya menyebut Aloysius sebagai pihak yang dipanggil bersama dengan sopir bernama Darwis.

“Kami minta klarifikasi pada KPK terlebih dahulu terkait dengan pemanggilan kami berdua, sebagai saksi dalam kasus yang menjadikan klien kami (Lukas Enembe) sebagai tersangka,” ungkap Stefanus dalam keterangannya, Jumat (18/11/2022).

Stefanus menerangkan KPK telah menerima surat tersebut. Dia juga mengungkapkan pihaknya telah mengadukan pemanggilan KPK dimaksud ke organisasi advokat DPN Peradi pimpinan Luhut MP Pangaribuan. Langkah itu ditempuh dalam rangka memohon petunjuk dan perlindungan terkait pemanggilan KPK.

Diungkapkan Stefanus, Peradi pimpinan Luhut sedang mengkaji permohonan dari pihaknya. Peradi juga mendukung langkah Stefanus meminta klarifikasi dahulu ke KPK.

“Semua bentuk pendampingan dan advokasi hukum terhadap klien kami, semata-mata untuk menegakkan supremasi hukum dan hak asasi manusia dan sesuai standar profesi yang dijamin oleh undang-undang dan kode etik,” ujar Stefanus.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Gunung Semeru Masih Siaga, Warga di Zona Merah Diminta Selalu Update Informasi

Warga yang beraktivitas di zona merah diminta selalu update informasi kondisi Gunung Semeru yang teramati mengalami peningkatan. 

NEWS | 29 Januari 2023

Penghulu Dilibatkan Tekan Angka Stunting di Kabupaten Sigi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah, melibatkan peran penghulu  dalam upaya menekan angka stunting.

NEWS | 29 Januari 2023

Jokowi Yakin Peran Penting ASEAN dalam Menghadapi Krisis Global

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyatakan, ASEAN masih penting dan relevan bagi masyarakat dan dunia terutama dalam menghadapi krisis global. 

NEWS | 29 Januari 2023

Cuaca Hari Ini 29 Januari 2023 di Jabodetabek: Bogor, Depok, dan Bekasi Hujan sejak Pagi hingga Malam

Cuaca hari ini di Bogor, Depok, dan Bekasi, akan dilanda hujan dengan intensitas ringan sepanjang hari sejak pagi hingga malam.

NEWS | 29 Januari 2023

Meresahkan Dosen, AI ChatGPT Lulus Ujian di Universitas AS

Kecerdasan buatan (artificial intelligence) ChatGPT ternyata mampu lulus ujian sarjana di universitas terkenal di AS.

NEWS | 29 Januari 2023

2 Hari Hilang, 6 Pendaki Gunung Lemongan Akhirnya Ditemukan

Usai dua hari menghilang lantaran tersesat, enam mahasiswa pendaki Gunung Lemongan di Jawa Timur akhirnya bisa ditemukan pada Sabtu siang (28/1/2023).

NEWS | 29 Januari 2023

Hadiri Harlah Ke-50 PPP, Erick Thohir Disambut Meriah

Kedatangan Erick Thohir di peringatan harlah ke-50 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Cilegon, Banten, Sabtu (28/1/2023) disambut hangat.

NEWS | 29 Januari 2023

Kebakaran Swalayan di Bekasi, 11 Unit Pemadam Dikerahkan

Sebuah bangunan swalayan di Jalan Sumber Jaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, ludes dilahap api, Sabtu malam (28/1/2023).

NEWS | 29 Januari 2023

Top 5 News: Penipuan Undangan Digital hingga Mahasiswa UI Ditabrak

Penipuan undangan pernikahan digital di Whatsapp bisa menguras rekening korban menjadi berita terpopuler atau top news di Beritasatu.com, Sabtu (28/1/2023).

NEWS | 29 Januari 2023

Liga Premier Singapura Gunakan Teknologi VAR untuk Pertama Kalinya

Wasit di Liga Premier Singapura (SPL) akan mendapat bantuan ekstra di musim mendatang, dengan teknologi Video Assistant Referee (VAR).

NEWS | 29 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Soal Isu Reshuffle di Rabu Pon 1 Februari, Jokowi: Tunggu Saja

Soal Isu Reshuffle di Rabu Pon 1 Februari, Jokowi: Tunggu Saja

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE