Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

AKBP Ridwan Sebut Ferdy Sambo dan Bharada E Tembak Brigadir J

Senin, 21 November 2022 | 15:54 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / FFS
Terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Richard Eliezer bersiap menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin 21 November 2022. 

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit menyebut Ferdy Sambo dan Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E yang menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J hingga tewas.

Sebelumnya dia mengaku sempat mendapatkan penjelasan soal skenario baku tembak antara Brigadir J dan Bharada E yang disusun Ferdy Sambo. Hal itu disampaikan Ridwan saat menjadi saksi dalam sidang lanjuta perkara dugaan pembunuhan berencana Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Senin (21/11/2022). Duduk sebagai terdakwa dalam persidangan kali ini, yaitu Bharada E, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf.

Mulanya, majelis hakim PN Jaksel menanyakan seberapa lama skenario yang disusun oleh Ferdy Sambo itu berada di benak pikiran Ridwan. Dia mengaku tetap mengikuti skenario tersebut mulai dari kasus ditangani di Polda Metro Jaya sampai Bareskrim Polri.

"Yang benar yang mana menurut kamu?," cecar hakim dalam persidangan.

"Yang kami ikuti saat ini, yang masih kami ikuti, bahwa memang terjadi ada. Bukannya terjadi peristiwa tembak-menembak tetapi peristiwa," tutur Ridwan.

Hakim kemudian meminta Ridwan untuk tidak sungkan dalam menyampaikan keterangannya. Ridwan lalu mengamini bahwa terjadi peristiwa Brigadir J ditembak.

"Peristiwa menembak Yosua ditembak, seperti itu," tutur Ridwan.

"Oleh siapa?," tanya hakim.

"Oleh Bharada E dan FS (Ferdy Sambo)," respons Ridwan.

"Oleh Bharada E dan FS?," hakim mencecar kembali.

"Iya betul," timpal Ridwan.

Diketahui, Bharada E, Kuat, dan Ricky didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Selain ketiganya, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi didakwa ikut terlibat dalam pembunuhan tersebut. Mereka didakwa melanggar Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI