Logo BeritaSatu

Kamis, 2 Kuasa Hukum Lukas Enembe Diperiksa KPK

Selasa, 22 November 2022 | 21:25 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / JAS

Jakarta, Beritasatu.comKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemanggilan terhadap dua kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening dan Aloysius Renwarin, Kamis (24/11/2022). Keduanya dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat Lukas Enembe.

Pemanggilan terhadap Aloysius kali ini diketahui merupakan yang kedua. Agenda pemeriksaan dijadwalkan dimulai pada pukul 10.00 WIB. Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Advertisement

“Kami mengingatkan para saksi ini kooperatif hadir memenuhi panggilan tersebut, karena hal itu sebagai kewajiban hukum,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (22/11/2022).

Ali juga menyampaikan, klaim Aloysius bahwa KPK bakal memeriksa Aloysius di Jayapura adalah tidak benar. KPK hanya menjadwalkan pemeriksaan terhadap Aloysius di Jakarta.

“Informasi yang kami terima, benar yang bersangkutan (Aloysius) mengonfirmasi untuk diperiksa di Jayapura namun tidak benar bila sudah ada persetujuan untuk saksi ini diperiksa di Jayapura,” tutur Ali.

Diketahui, Aloysius tidak menghadiri agenda pemeriksaan sebagai saksi yang dijadwalkan KPK, Kamis (17/11/2022). Terkait pemanggilan tersebut, dia telah berkirim surat klarifikasi ke KPK.

Pengacara Lukas lainnya, Stefanus Roy Rening menyebut dirinya turut dipanggil KPK. Sementara itu, KPK sendiri hanya menyebut Aloysius sebagai pihak yang dipanggil bersama dengan sopir bernama Darwis.

"Kami minta klarifikasi pada KPK terlebih dahulu terkait dengan pemanggilan kami berdua, sebagai saksi dalam kasus yang menjadikan klien kami (Lukas Enembe) sebagai tersangka," ungkap Stefanus dalam keterangannya, Jumat (18/11/2022).

Stefanus menerangkan, KPK telah menerima surat tersebut. Bahkan dia juga mengungkapkan, pihaknya telah mengadukan pemanggilan KPK dimaksud ke organisasi advokat DPN Peradi pimpinan Luhut MP Pangaribuan. Langkah itu ditempuh dalam rangka memohon petunjuk dan perlindungan terkait pemanggilan KPK.

Diungkapkan Stefanus, Peradi pimpinan Luhut sedang mengkaji permohonan dari pihaknya. Peradi juga mendukung langkah Stefanus meminta klarifikasi dahulu ke KPK.

"Semua bentuk pendampingan dan advokasi hukum terhadap klien kami, semata-mata untuk menegakkan supremasi hukum dan hak asasi manusia dan sesuai standar profesi yang dijamin oleh undang-undang dan kode etik,” ujar Stefanus.

Sementara di lain sisi, KPK menyebut Aloysius tidak menghadiri agenda pemeriksaan tersebut. Saksi lainnya yakni sopir atas nama Darwis juga tidak menghadiri agenda pemeriksaan KPK beberapa waktu lalu.

"Informasi yang kami terima, tidak hadir. Penjadwalan pemanggilan ulang segera dikirimkan tim penyidik," kata Ali Fikri.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Cuaca Hari Ini 29 Januari 2023 di Jabodetabek: Bogor, Depok, dan Bekasi Hujan sejak Pagi hingga Malam

Cuaca hari ini di Bogor, Depok, dan Bekasi, akan dilanda hujan dengan intensitas ringan sepanjang hari sejak pagi hingga malam.

NEWS | 29 Januari 2023

Meresahkan Dosen, AI ChatGPT Lulus Ujian di Universitas AS

Kecerdasan buatan (artificial intelligence) ChatGPT ternyata mampu lulus ujian sarjana di universitas terkenal di AS.

NEWS | 29 Januari 2023

2 Hari Hilang, 6 Pendaki Gunung Lemongan Akhirnya Ditemukan

Usai dua hari menghilang lantaran tersesat, enam mahasiswa pendaki Gunung Lemongan di Jawa Timur akhirnya bisa ditemukan pada Sabtu siang (28/1/2023).

NEWS | 29 Januari 2023

Hadiri Harlah Ke-50 PPP, Erick Thohir Disambut Meriah

Kedatangan Erick Thohir di peringatan harlah ke-50 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Cilegon, Banten, Sabtu (28/1/2023) disambut hangat.

NEWS | 29 Januari 2023

Kebakaran Swalayan di Bekasi, 11 Unit Pemadam Dikerahkan

Sebuah bangunan swalayan di Jalan Sumber Jaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, ludes dilahap api, Sabtu malam (28/1/2023).

NEWS | 29 Januari 2023

Top 5 News: Penipuan Undangan Digital hingga Mahasiswa UI Ditabrak

Penipuan undangan pernikahan digital di Whatsapp bisa menguras rekening korban menjadi berita terpopuler atau top news di Beritasatu.com, Sabtu (28/1/2023).

NEWS | 29 Januari 2023

Liga Premier Singapura Gunakan Teknologi VAR untuk Pertama Kalinya

Wasit di Liga Premier Singapura (SPL) akan mendapat bantuan ekstra di musim mendatang, dengan teknologi Video Assistant Referee (VAR).

NEWS | 29 Januari 2023

Surat Kewarganeragaan Tidak Sah, Wakil PM Nepal Dicopot dari Jabatan

Hakim di pengadilan tinggi Nepal memutuskan mencopot jabatan wakil PM Nepal Rabi Lamichhana karena memiliki surat kewarganegaraan yang tidak sah.

NEWS | 29 Januari 2023

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi dengan magnitudo 5,1 melanda Maluku, Sabtu (28/1/2023) malam pukul 22.47 WIB, menurut BMKG, gempa itu tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

NEWS | 28 Januari 2023

Legislator Minta BPKH Susun Peta Jalan Pola Pembiayaan Haji

Legislator meminta Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk menyusun peta jalan atau roadmap pola pembiayaan haji.

NEWS | 28 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Gunung Semeru Masih Siaga, Warga di Zona Merah Diminta Selalu Update Informasi

Gunung Semeru Masih Siaga, Warga di Zona Merah Diminta Selalu Update Informasi

NEWS | 5 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE