Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Bukan Besok, Surpres Calon Panglima TNI Akan Diterima DPR Senin

Rabu, 23 November 2022 | 19:56 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / FFS
Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar.

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Indra Iskandar mengatakan, Setjen DPR belum menerima surat presiden (surpres) terkait calon panglima TNI hingga Rabu (23/11/2022).

Menurut Indra, surpres calon panglima TNI akan disampaikan secara resmi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno kepada Ketua DPR Puan Maharani pada Senin (28/11/2022) mendatang. Sebelumnya, Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan surpres calon panglima TNI kemungkinan akan diterima DPR pada Kamis (24/11/2022) besok.

“Pak Mensesneg itu akan disampaikan secara resmi pada 28 November, hari Senin,” kata Indra saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (23/11/2022).

Indra menjelaskan alasan penundaan surpres tersebut. Dikatakan, Ketua DPR Puan Maharani masih berada di Kamboja memimpin delegasi Indonesia menghadiri 43th General Assembly of ASEAN Interparliamentary (AIPA).

“Kenapa enggak jadi disampaikan hari ini karena Ibu Puan masih memimpin delegasi Indonesia pada sidang parlemen ASEAN atau AIPA di Kamboja,” kata Indra.

Sementara terkait waktu untuk penyerahan surpres tersebut dijadwalkan pada hari Senin 10.30 WIB.

“Ya, nanti akan disepakati lagi jamnya, mungkin sekitar 10.30 WIB waktunya,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, surpres terkait calon panglima TNI urung dikirim ke DPR pada hari ini. Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan surpres calon panglima TNI kemungkinan akan diterima DPR pada Kamis (24/11/2022) besok.

“Sampai dengan sore ini surpres belum (diterima), tetapi informasi yang kami dapat bahwa surpres itu akan dikirimkan kemungkinan besok, langsung pada Ketua DPR (Puan Maharani) seperti mekanisme yang sudah-sudah," kata Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/11/2022).

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan, pihaknya akan mengirimkan supres itu pada hari ini, Rabu (23/11/2022) mengingat DPR akan memasuki masa reses pada 16 Desember 2022 mendatang.

Sufmi Dasco mengaku belum mendapat informasi alasan surpres calon panglima TNI urung disampaikan Istana ke DPR pada hari ini. Yang pasti, Sufmi Dasco menyatakan, DPR akan memproses setelah menerima surpres tersebut dari pihak Istana.

"Nanti kalau sudah diterima DPR, kita akan proses sesuai dengan mekanisme yang berlaku sambil waktu kita paskan dengan masa reses kita,” katanya.

Diketahui ada tiga kepala staf TNI yang dinilai layak menjadi panglima TNI menggantikan Jenderal Andika Perkasa yang akan memasuki masa pensiun pada Desember 2022. Ketiganya adalah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, dan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.

Terkait menguatnya nama Laksamana Yudo Margono, Sufmi Dasco Ahmad mengaku belum mengetahui nama yang akan diusulkan Presiden Jokowi. Hal ini lantaran DPR belum menerima surpres dari Jokowi mengenai nama calon panglima TNI.

“Tentunya kita tahu setelah suratnya kita baca, tetapi suratnya belum sampai dan saya bukan peramal. Yang kita dengar sama seperti teman-teman wartawan dengar,” ucapnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI