Logo BeritaSatu

Cerita Airlangga soal Rusia Sempat Dikucilkan di Bali

Kamis, 24 November 2022 | 07:41 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan Rusia sempat dikucilkan pada rangkaian KTT G-20 Bali. Namun seiring berjalan waktu, Rusia diterima.

"Dalam pertemuan working group di awal apakah itu finance atau sherpa, ada komplikasi kehadiran Rusia," kata Airlangga Hartarto dalam program "Obrolan Malam Fristian" di BTV, Rabu (23/11/2022).

Advertisement

Pada saat Rusia hadir dalam working group tegas dia, ada negara G-20 yang walk out. "Namun seiring berjalannya waktu, itu semua berubah perlahan," kata Airlangga.

Airlangga mengatakan untuk mencapai kesepakatan G-20 Bali Leaders Declaration, Indonesia memperbanyak rapat sherpa dan working group. Indonesia juga memfasilitas rapat sherpa di atas kapal pinisi Labuan Bajo. "Dalam pertemuan ini kan mereka (peserta G-20) mengucilkan Rusia, tetapi pesan dalam kapal itu, jika tidak diseleasaikan di sini, maka akan dikasih ke komodo," canda Ailrangga.

Menurut Airlangga, upaya pemerintah memperbankan rapat sherpa untuk membangun bounding, sehingga semua peserta makin mengenal satu sama lain. Bahkan Menlu Rusia Sergey Lavrov hadir beberapa kali dalam serangkaian rapat (G-20). "Tentu suasananya dalam pembahasan berbeda, tetapi persetujuan dari higher authority yang menjadi masalah," kata dia.

Menurut Airlangga, disahkannya G-20 Bali Leaders Declaration melewati proses cukup panjang, yakni sekitar 1 tahun. Indonesia bersama para anggota G-20 telah melakukan rapat yang jumlahnya lebih dari 440 kali. "Kita punya rapat yang jumlahnya itu lebih dari 440. Jadi rapat itu lebih dari hari dalam 1 tahun," ungkap dia.

Hasilnya terdiri dari 10 working group dan 12 engagement group di bawah Track Sherpa yang sudah disepakati oleh pemimpin negara G-20.

Airlangga mengungkapkan, sebagian besar pertemuan working group tidak menghasilkan kesepakatan. "Dari pertemuan working group, itu hampir semuanya menghasilkan yang namanya chers note yakni artinya tidak ada kesepakatan," tambah Airlangga.

Airlangga Hartarto mengatakan pembahasan sangat alot sekali. Tidak adanya kesepakatan karena ada pembicaraan geopolitik. "Sedangkan argumen Indonesia selalu mengatakan bahwa G-20 adalah forum tertinggi untuk ekonomi. Bukan forum politik," tegas Airlangga.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Cak Imin Peringati 1 Abad NU Bersama Tuan Guru Turmudzi dan Ulama se-NTB

Cak Imin menghadiri Ijtima' Ulama Nusantara bersama Ulama se NTB yang dirangkai dengan peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama di Lombok Tengah.

NEWS | 1 Februari 2023

Jenazah Personel Polres Metro Kepulauan Seribu Dibawa ke Rumah Duka di Sunter

Polisi yang meninggal di Polres Metro Kepulauan Seribu di Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, dibawa ke rumah duka di Sunter Agung.

NEWS | 1 Februari 2023

Ridwan Kamil Beri Lampu Hijau Istri Maju Pilwalkot Bandung

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, memberi lampu hijau kepada istrinya, Atalia Praratya, maju dalam Pilwalkot Bandung.

NEWS | 1 Februari 2023

Polda Metro Selidiki Polisi Tewas di Polres Kepulauan Seribu

Polda Metro menyelidiki tewasnya anggota polisi didug berinisial Aipda I di Kantor Perwakilan Polres Metro Kepulauan Seribu, Selasa (31/1/2023).

NEWS | 1 Februari 2023

Disembunyikan di Kotak Buah, Polda Metro Jaya Sita Sabu 40 Kg

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menggagalkan upaya peredaran narkoba jenis sabu seberat 40 kilogram.

NEWS | 31 Januari 2023

Dua Menteri Partai Nasdem Tidak Hadiri Ratas di Istana, Ini kata Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi dua menteri dari Partai NasDem yang tidak hadir dalam rapat terbatas (ratas) di Istana Negara hari ini.

NEWS | 31 Januari 2023

Lagi, Kecelakaan Sungai Rengut Nyawa Anggota TNI di Papua

Letda Inf Rian Alfeiro Putra Perdana dilaporkan tewas setelah terpeleset dan hanyut di Kali Yambi, Papua.

NEWS | 1 Februari 2023

Tertangkap Basah, Jambret HP Dihakimi Massa di Karawang

Seorang pemuda dihakimi warga setelah tertangkap basah menjambret HP atau ponsel di Kecamatan Teluk Jambe Timur, Kabupaten Karawang.

NEWS | 1 Februari 2023

Menparekraf Ubah Pembuangan Sampah Jadi Taman Wisata Kreatif

Menparekraf Sandiaga Uno berkolaborasi dengan Laskar Krukut Luhur (Laskaru) menggelar program menciptakan kampung kreatif.

NEWS | 1 Februari 2023

Menteri Muhadjir Dorong Kenaikan Biaya Haji Dilakukan Bertahap

Menko PMK Muhadjir Effendy mengaku telah mengusulkan kepada Menteri Agama (Menag) agar menaikkan biaya haji secara bertahap.

NEWS | 31 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tertangkap Basah, Jambret HP Dihakimi Massa di Karawang

Tertangkap Basah, Jambret HP Dihakimi Massa di Karawang

NEWS | 20 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE