Senin, 20 Maret 2023

Persoalan Gizi di Indonesia Perlu Diselesaikan Bersama

Hendro D Situmorang / CAH
Kamis, 24 November 2022 | 20:00 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pelaksana tugas (Plt) Direktur Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Ni Made Diah Pertama Laksmi menegaskan persoalan gizi di Indonesia perlu diselesaikan bersama.

“Persoalan gizi tidak hanya bisa diselesaikan oleh pemerintah saja, tetapi perlu kolaborasi dengan banyak pihak dan mitra,” kata Diah dalam webinar "Kolaborasi untuk Gizi yang lebih Baik” yang diselenggarakan Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN) Indonesia secara daring di Jakarta, Kamis (24/11/2022).

Menurutnya, Kemenkes memiliki target menurunkan prevalensi balita stunting dari 24 % menjadi 14 % pada 2024. Untuk itu, pihaknya melakukan berbagai program prioritas sebelum masa kehamilan dan setelah kelahiran.

Sejumlah program prioritas yang merupakan intervensi spesifik di antaranya skrining anemia pada remaja putri, konsumsi tablet tambah darah pada remaja, ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan sedikitnya enam kali, konsumsi tablet penambah darah bagi ibu hamil, makanan tambahan bagi ibu hamil, bayi mendapat ASI eksklusif, balita mendapat makanan tambahan yang kaya protein hewani.

Selanjutnya balita yang mengalami masalah gizi mendapatkan tambahan makanan, balita yang mengalami gizi buruk mendapatkan tata laksana yang baik, dan balita dipantau pertumbuhannya.

“Intervensi spesifik ini merupakan program prioritas yang jangkauannya rendah. Sementara kalau kita mau menurunkan prevalensi balita stunting dan masalah gizi lainnya, kita harapkan intervensi itu dapat memenuhi target. Untuk itu perlu kolaborasi bersama,” kata dia.

Sumber: BeritaSatu.com

Saksikan live streaming program-program BTV di sini


Bagikan

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

1033646
1033645
1033632
1033643
1033644
1033639
1033642
1033641
1033638
1033640
Loading..
Terpopuler Text

Foto Update Icon