Logo BeritaSatu

Militer AS Siap Kembali ke Teluk Subic untuk Antisipasi Kehadiran Tiongkok

Jumat, 25 November 2022 | 13:43 WIB
Oleh : LES

Subic, Beritasatu.com - Militer AS akan kembali ke pangkalan di Teluk Subic di Filipina karena kekhawatiran atas meningkatnya kehadiran maritim Tiongkok, kata seorang pejabat tinggi badan lokal yang mengawasi zona pelabuhan bebas itu.

Militer AS akan kembali ke Teluk Subic setelah 30 tahun meninggalkan daerah yang pernah menjadi pangkalan militer terbesar mereka di Asia.

Advertisement

Bekas Pangkalan Angkatan Laut AS di Teluk Subic, yang menghadap Laut Cina Selatan, telah menjadi pelabuhan bebas yang ramai yang mempekerjakan sekitar 150.000 penduduk lokal dan dikelola oleh Otoritas Metropolitan Teluk Subic (SBMA).

Manila dan Washington telah bernegosiasi untuk menyiapkan lima lokasi lagi di negara Asia Tenggara itu untuk membangun fasilitas militer AS dan menyiapkan senjata di bawah Perjanjian Peningkatan Kerja Sama Pertahanan (EDCA).

Ketua SBMA Rolen Paulino mengatakan, bahwa dia akan "sangat terkejut" jika Teluk Subic tidak menjadi suatu lokasi dari EDCA itu saat "selama perang, dan pada waktu yang sangat penting".

Pernyataan itu disampaikan Paulino sehari sebelum peringatan 30 tahun keberangkatan Angkatan Laut AS dari pelabuhan yang telah dikuasainya selama hampir 94 tahun.

Serangkaian acara diadakan Kamis di pelabuhan bebas untuk menandai HUT ke-30 Pendirian SBMA, termasuk tampilan publik pesawat sipil dan helikopter Angkatan Laut Filipina di bandara Subic yang sekarang sedang diubah fungsinya untuk pengawasan dan pelatihan penerbangan.

Ditandatangani pada 2014, EDCA kemungkinan akan berlanjut melampaui periode 10 tahunnya, seperti yang ditunjukkan oleh minat baru Amerika Serikat dalam membangun pangkalan baru di Filipina dan pendanaan baru untuk meningkatkan situs-situs EDCA yang ada.

Paulino mengatakan ketegangan di Selat Taiwan dan meningkatnya permusuhan antara Amerika Serikat dan Tiongkok menjadi perhatian. Paulino, yang adalah mantan walikota Olongapo yang berdekatan dengan Subic, dan lebih suka pemerintah Filipina mempertahankan aliansi pertahanan dengan Amerika Serikat.

Dia menambahkan bahwa sebagian besar penduduk Olongapo bersifat "pro-Amerika" mengingat mereka telah hidup berdampingan dengan tentara AS dalam waktu yang sangat lama.

Pada 9 November lalu, Duta Besar AS untuk Filipina Mary Kay Carlson mengunjungi Teluk Subic dan galangan kapal yang diakuisisi oleh perusahaan swasta AS Cerberus Capital Management LP pada tahun ini. Angkatan Laut Filipina juga mulai menduduki sebagian galangan kapal sebagai pangkalan angkatan laut barunya.

Paulino yakin kunjungan Carlson memperkuat pentingnya Teluk Subic bagi Amerika Serikat.

Seorang pejabat senior Filipina mengatakan dua perusahaan Tiongkok ingin mengambil alih galangan kapal itu, tetapi Amerika Serikat telah turun tangan.

Filipina dan China memiliki klaim yang tumpang tindih di Laut China Selatan, yang merupakan jalur pelayaran yang vital dan kaya mineral yang dilalui perdagangan senilai 3 triliun dolar AS setiap tahunnya.

Baca selanjutnya
Seperti yang diperintahkan oleh Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr., Manila pada ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Minyakita Hilang di Pasaran, Minyak Tanpa Merek Jadi Pilihan Warga

Minyak goreng bersubsidi dengan merek Minyakita di sejumlah pasar tradisional di Kota Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB) kini menghilang atau langka dari pasaran.

NEWS | 3 Februari 2023

Menteri LHK: Indonesia Komitmen Mitigasi Perubahan Iklim

Menteri LHK, Siti Nurbaya menegaskan, keseriusan pemerintah terkait penanganan isu perubahan iklim, dilakukan melalui inisiasi Indonesia Folu Net Sink 2030.

NEWS | 3 Februari 2023

Amphuri Minta Kenaikan Biaya Haji Sebanding dengan Layanan

Menurut Farid, Amphuri berharap pemerintah menetapkan biaya haji 2023 sebanding dengan layanan yang akan diterima calon jemaah haji.

NEWS | 3 Februari 2023

Polda Jatim Kerahkan 4.907 Personil Amankan Peringatan 1 Abad NU

Menurut rencana, jutaan massa NU dari berbagai daerah akan mulai berdatangan sehari sebelum kegiatan peringatan 1 abad NU.

NEWS | 3 Februari 2023

Ketua Matakin Ingatkan Pentingnya Edukasi untuk Pelihara Indonesia yang Toleran

Ketua Matakin Liem Liliany Lontoh mengingatkan pentingnya edukasi untuk memelihara Indonesia yang toleran.

NEWS | 3 Februari 2023

Ketua MUI Cholil Nafis Usul Ada Kawasan Halal di Jakarta

Ketua MUI bidang Dakwah dan Ukhuwah KH Cholil Nafis menyarankan adanya kawasan halal di DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu. 

NEWS | 3 Februari 2023

Polisi Norwegia Larang Pembakaran Al-Quran Saat Aksi Protes

Polisi Norwegia pada hari Kamis (2/2/2023) melarang rencana protes anti-Islam termasuk pembakaran Al-Qur'an pada minggu ini untuk alasan keamanan

NEWS | 3 Februari 2023

GKBRAy Paku Alam X Bangga Batik Buatannya Diterima Paus Fransiskus

GKBRAy Adipati Paku Alam X bangga dan terharu setelah mengetahui bahwa Paus Fransiskus sempat memakai batik tulis buatannya.

NEWS | 3 Februari 2023

Plt Ketum PPP Silaturahmi ke Ponpes Tgk Chiek Oemar Diyan Aceh

Plt Ketum PPP Muhamad Mardiono bersilaturahmi ke Ponpes atau Dayah Modern Tgk Chiek Oemar Diyan di Aceh, Kamis (2/2/2023).

NEWS | 2 Februari 2023

170 Mahasiswa dari 9 Perguruan Tinggi Raih Beasiswa Teladan

Sebanyak 170 mahasiswa dari sembilan perguruan tinggi meraih beasiswa Teladan 2023 dari Tanoto Foundation. 

NEWS | 3 Februari 2023


TAG POPULER

# Transmart


# Mutasi Perwira


# Ganjar


# Kawasan Halal di Jakarta


# Eliezer


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
PMI Manufaktur Konsisten Ekspansif di Tengah Gejolak Global

PMI Manufaktur Konsisten Ekspansif di Tengah Gejolak Global

EKONOMI | 8 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE