Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

9 Jenazah Guru TK Korban Gempa Cianjur Ditemukan Basarnas

Sabtu, 26 November 2022 | 06:35 WIB
Oleh : Agnes Valentina Christa / BW
Tim SAR gabungan TNI - Polri masih berusaha untuk mengevakuasi korban longsor yang meninggal di jalur Cipanas - Cipanas, kawasan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, Selasa 22 November 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Badan SAR Nasional atau Basarnas menemukan 9 jenazah guru TK korban longsoran tanah akibat gempa Cianjur, Jawa Barat. Dari 9 jasad yang ditemukan, 6 di antaranya berhasil teridentifikasi.

Hal tersebut disampaikan oleh perwakilan Basarnas, Joshua Banjarnahor di Pendopo Kabupaten Cianjur, di Cianjur, Jumat (25/11/2022).

Tiga jasad lainnya masih dalam proses pendataan. Dia dan tim berharap ke 3 korban lainnya bisa segera teridentifikasi.

"Kami berharap terkait pesan berantai di WhatsApp mohon berhenti di kamu saja. Jangan dishare kembali karena korban ini sudah kita temukan," tandasnya.

Lebih lanjut Joshua menambahkan. dikarenakan adanya curah hujan yang terus turun hingga saat ini, ia berharap agar seluruh tim bisa berhati-hati dalam melakukan evakuasi korban gempa Cianjur.

Deputi Geofisika BMKG Suko Prayitno Adi di Pendopo Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (25/11/2022) menyatakan, terkait informasi cuaca dan perkembangan gempa ada monitor yang siap memberikan informasi dan prediksi setiap 2-3 jam sekali.

"Sehingga informasi bisa real time terlihat. Dan perkembangan gempa sekaligus real time bisa kita lihat," tandasnya.

Suko menambahkan, hingga pukul 17.00 telah terjadi sebanyak 248 gempa susulan. Dengan magnitude terbesar adalah 4,2 dan terkecil 1,2.

"Alhamdulillah ini terus menurun meskipun satu, dua kali dirasa gempa. Tetapi tidak membahayakan," ujarnya.

Meskipun demikian bagi warga yang berada di rumah yang sudah tidak layak huni sebaiknya segera keluar jika ada gempa susulan.


"Kemudian kami sampaikan kondisi cuaca, Sampai besok juga seperti ini, hujan, sehingga mohon bisa menjadi perhatian semua pihak," terangnya.

Lebih lanjut, Suko menerangkan bahwa gempa susulan yang terus terjadi hingga meski skala kecil. Namun karena hujan terus turun mengakibatkan tanah makin gembur dan mudah bergeser jika ada pergerakan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI