Logo BeritaSatu

Kasus Tambang Ilegal, Polisi Masih Cari Ismail Bolong

Sabtu, 26 November 2022 | 12:57 WIB
Oleh : Stefani Wijaya / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri masih terus mencari keberadaan mantan polisi, Ismail Bolong hingga saat ini terkait kasus dugaan tambang ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim).

Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto mengungkapkan, pihaknya telah mengantongi alamat rumah Ismail Bolong. Akan tetapi keberadaannya masih dicari hingga saat ini.

Advertisement

"Kalau rumahnya kan jelas semua, hanya keberadaan yang bersangkutan ya (masih dicari). Tetapi nanti kita kabarin ya," kata Pipit saat dihubungi, Sabtu (26/11/2022).

Sebelumnya, beredar video dari seorang bernama Ismail Bolong yang mengaku bekerja sebagai pengepul dari konsesi tambang ilegal di Desa Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

"Terkait adanya penambangan batu bara di wilayah Kalimantan Timur, bahwa benar saya bekerja sebagai pengepul batu bara dari konsesi tanpa izin," kata Ismail Bolong di awal video tersebut.

Ismail Bolong mengaku memperoleh keuntungan dari hasil pengepulan dan penjualan tambang ilegal mencapai Rp 5 miliar sampai dengan Rp 10 miliar setiap bulan, terhitung sejak Juli 2020 hingga November 2021.

Setahun lebih mengeruk perut bumi tanpa izin, Ismail mengaku telah berkoordinasi dengan Kabareskim Polri Komjen Pol Agus Andrianto. Koordinasi itu diduga untuk membekingi kegiatan ilegal yang dilakukan Ismail dan perusahaan tambang batu bara agar tak tersentuh kasus hukum.

Koordinasi itu tak gratis. Ismail mengaku harus menyerahkan duit kepada jenderal bintang tiga itu sebesar Rp 6 miliar yang disetor sebanyak tiga kali.

"Terkait kegiatan yang saya laksanakan, saya sudah berkoordinasi dengan Kabareskrim, yaitu ke Bapak Komjen Pol Agus Andrianto dengan memberikan uang sebanyak tiga kali. Yaitu pada bulan September 2021 sebesar Rp 2 miliar, bulan Oktober 2021 sebesar Rp 2 miliar, dan bulan November 2021 sebesar Rp 2 miliar," ungkap Ismail.

Ia menambahkan, "Uang tersebut saya serahkan langsung kepada Komjen Pol Agus Andrianto di ruang kerja beliau setiap bulannya, sejak bulan Januari 2021 sampai dengan bulan Agustus yang saya serahkan langsung ke ruangan beliau."



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Cari Dokumen Rahasia, FBI Geledah Rumah Pantai Milik Joe Biden

Departemen Kehakiman AS menugaskan FBI untuk menggeledah rumah kedua Presiden Joe Biden, sebuah rumah pantai di Rehoboth, Delaware.

NEWS | 2 Februari 2023

BP2MI Gagalkan Pengiriman 6 PMI Ilegal ke Timur Tengah

BP2MI menggagalkan pengiriman enam PMI ilegal dari tempat penampungan dikawasan Bogor yang hendak di kirim ke Timur Tengah. 

NEWS | 2 Februari 2023

Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Garut Jabar Terasa hingga Bandung

Gempa berkekuatan magnitudo (M) 4,4 mengguncang Kabupaten Garut pada Rabu (1/2/2023) malam. Gempa itu dirasakan hingga warga Bandung. 

NEWS | 2 Februari 2023

Selama Izinkan Aksi Pembakaran Al-Quran, Swedia Tak Bakal Dapat Izin Turki Gabung ke NATO

Turki tidak akan mengizinkan Swedia untuk bergabung dengan NATO selama mengizinkan protes yang menodai kitab suci Islam dengan aksi pembakaran Al-Quran.

NEWS | 2 Februari 2023

Banjir Melanda Parepare dan Kabupaten Barru Sulawesi Selatan

Hujan deras disertai angin kencang selama tiga jam membuat sejumlah wilayah di Kota Parepare dan Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan terendam banjir. 

NEWS | 2 Februari 2023

PSI Minta Pertumbuhan Sektor Pariwisata Juga Dinikmati UMKM

PSI berharap pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang tumbuh signifikan selama 2022 turut dinikmati oleh UMKM. 

NEWS | 2 Februari 2023

Bermaksud Serang Sejumlah Sasaran di Singapura, Pelajar Pendukung ISIS Ditahan

Seorang pelajar berusia 18 tahun ditangkap berdasarkan Undang-Undang Keamanan Dalam Negeri, setelah berencana menyerang sejumlah sasaran di Singapura.

NEWS | 2 Februari 2023

Kerajinan Bambu Jombang Tembus Pasar Tiongkok dan Belanda

Perajin bambu asal Desa Pucangrejo, Kabupaten Jombang, sukses mengolah bambu menjadi kerajinan tangan bernilai tinggi dan menembus pasar ekspor.

NEWS | 2 Februari 2023

Kapolda Metro Jaya Mutasi Puluhan Kapolsek, Ini Daftarnya

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran melakukan mutasi jabatan puluhan kapolsek di jajaran Polda Metro Jaya. 

NEWS | 2 Februari 2023

DPR: Cegah Paham yang Berpotensi Munculkan Konflik Sosial

Maman Imanulhaq menilai, pencegahan penyebaran paham yang berpotensi menimbulkan konflik sosial harus dilakukan.

NEWS | 2 Februari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Penculikan Anak


# Biaya Haji 2023


# Istri Siri Kompol D


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Cari Dokumen Rahasia, FBI Geledah Rumah Pantai Milik Joe Biden

Cari Dokumen Rahasia, FBI Geledah Rumah Pantai Milik Joe Biden

NEWS | 21 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE