Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Sebut Pemimpin Berambut Putih, Sinyal Kuat Jokowi Dukung Ganjar

Sabtu, 26 November 2022 | 14:11 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS
Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan keterangan pers saat mengunjungi Pasar Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Senin, 21 November 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai telah memberikan sinyal kuat mendukung Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. Sinyal kuat itu disampaikan dalam sambutan di acara relawan Jokowi bertajuk Nusantara Bersatu di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (26/11/2022).

Saat itu, Jokowi mengatakan ciri-ciri pemimpin yang memikirkan rakyat adalah adanya kerutan di wajah dan rambutnya putih. Presiden Jokowi bahkan sampai dua kali mengatakan soal sosok pemimpin berambut putih itu. Sementara, dari tiga nama bakal calon presiden (capres) dengan elektabilitas tertinggi, hanya Ganjar Pranowo yang rambutnya berwarna putih.

"Presiden Jokowi secara eksplisit menyampaikan kodenya kembali soal ciri-ciri pemimpin yang memikirkan rakyat, yang berulang kali menyebut memiliki rambut putih. Artinya dari ketiga kandidat capres terkuat yang kini bertengger di peringkat teratas, yakni Ganjar, Prabowo, dan Anies, hanya Ganjar yang memiliki penampakan rambut putih mencolok," kata Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro kepada Beritasatu.com, Sabtu (26/11/2022).

Agung menyatakan, bukan kali ini saja Jokowi memberikan sinyal mendukung Ganjar di Pilpres 2024. Saat acara Projo pada 20 Mei 2022 lalu, Jokowi menyebut tokoh yang diundang di acara tersebut mungkin yang akan didukungnya di pilpres. Sementara saat itu, capres yang diundang hanya Ganjar.

Agung menilai, hal yang wajar jika Jokowi mendukung Ganjar karena keduanya merupakan kader tulen PDIP. Bedanya, Jokowi tak bisa maju lagi sebagai capres, sementara Ganjar unggul dibanding capres-capres lain sebagaimana Jokowi saat akan berlaga di pilpres.


"Di titik inilah, dukungan Presiden Jokowi semakin logis karena peluang menang Ganjar sementara ini membesar kecuali ada situasi luar biasa yang membuat Ganjar tak bisa maju ke arena pilpres," katanya.

Menurut Agung, dukungan kepada Ganjar akan memberikan efek bagi peta capres karena Jokowi masih memiliki magnet elektoral. Hal tersebut terkonfirmasi dalam survei litbang Kompas periode 24 September sampai dengan 7 Oktober 2022. Hasil survei itu menyebutkan, capres yang didukung oleh Jokowi memberi pengaruh bagi pemilih sebanyak 15,1%.

Raihan angka ini tentu penting bila kelak kompetisi pilpres berlangsung kompetitif. Hasil survei itu juga makin menguatkan posisi tawar Jokowi sebagai salah satu king maker.

"Walaupun angka dukungan tadi beririsan dengan pemilih yang sejak awal sudah melabuhkan pilihannya kepada Ganjar yang terekam dalam beragam temuan lembaga survei," katanya.

Dalam kesempatan ini, Agung mengatakan, bagi Ganjar dan relawannya, dukungan Jokowi semakin memantapkan langkah untuk serius menapaki jalan ke Pilpres 2024. Hal ini lantaran dukungan ini bisa menjadi pertanda adanya kemungkinan Ketua Umum PDIP, Megawati telah seirama dengan Jokowi.

"Walaupun bisa menjadi kode sebaliknya bahwa Presiden Jokowi berbeda pilihan dengan Megawati. Di tahap ini maka perlu segera diturunkan sekoci politik bagi Ganjar agar tetap bisa maju melalui koalisi lain di luar PDIP," katanya.

Sementara, bagi PDIP, dukungan Jokowi akan memberikan tekanan kepada Ketua Umum PDIP, Megawati untuk segera memutuskan capres pilihannya. Agung khawatir jika terlalu lama, PDIP akan terbelah karena Ganjar maju lewat koalisi lain atas arahan Jokowi, sementara Puan bersama PDIP.

"Jika sudah demikian, target hattrick dalam pileg dan pilpres semakin jauh untuk dicapai," katanya.

Sedangkan bagi koalisi di luar PDIP, kode keras Jokowi itu menjadi pertanda untuk segera memilih capres atau cawapres yang memiliki elektabilitas atau punya kans menang menimbang Ganjar dan dukungan solid Jokowi berpotensi unggul di 2024 nanti.

"Artinya, jangan sampai memilih capres atau cawapres yang hanya sekedar melengkapi syarat presidential threshold," tegasnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI