Logo BeritaSatu

Pemerintah Dorong Sistem Kesehatan Dalam Negeri ke Arah Preventif

Sabtu, 26 November 2022 | 16:18 WIB
Oleh : JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan saat ini pemerintah mendorong agar arah sistem kesehatan dalam negeri lebih banyak untuk mencegah (preventif) dan mendeteksi penyakit sejak dini (skrining) alih-alih kuratif.

"Para CEO harus masuk ke bisnis yang sifatnya promotif dan preventif karena itu yang didorong oleh Kementerian Kesehatan," kata Menkes di hadapan para chief executive officer (CEO) dalam acara Kompas100 CEO Forum 2022 di Jakarta, Jumat (25/11/2022).

Advertisement

Menkes, di hadapan para pucuk pimpinan perusahaan menjelaskan bahwa para CEO hendaknya mulai melirik bisnis kesehatan yang bersifat preventif dan skrining.

"Mulai dari skrining yang sederhana seperti kolesterol, gula darah, hipertensi atau yang lebih canggih genome sequence. Spending promotif dan preventif akan menjadi tren di setiap pemerintahan," kata Menkes dalam keterangan pers pada Sabtu (26/11/2022).

Selain itu, pemerintah juga mendorong agar BPJS dan asuransi kesehatan mulai lebih banyak mengalokasikan pendanaan ke arah promotif preventif.

"Jadi 14 skrining kesehatan sekarang sudah di-cover BPJS. Sebelumnya kesemuanya hanya kuratif saja," katanya.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat pengeluaran rata-rata untuk kesehatan masyarakat Indonesia sebesar 112 dolar AS per kapita per tahun dengan rerata usia harapan hidup masyarakat 72 tahun.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan dengan negara Asia lain seperti Malaysia di mana pengeluaran rata-rata untuk kesehatan di Malaysia sebesar 431 dolar AS per kapita per tahun dengan rerata usia harapan hidupnya 76 tahun.

Jepang dan Singapura masing-masing pengeluaran rata-rata untuk kesehatan sebesar 4.800 dolar AS dan 2.800 dolar AS dengan usia harapan hidupnya masyarakatnya masing-masing 84 tahun dan 80 tahun.

Adapun pengeluaran rata-rata untuk kesehatan masyarakat Amerika Serikat (AS) sebesar 10.000 dolar AS per kapita per tahun dengan rata-rata usia harapan hidup 79 tahun.

"Spending ini akan naik sejalan dengan menuanya populasi kita. Jadi kalau population aging (penuaan populasi) nanti pasti health spending-nya lebih besar," kata Menkes.

Dari data itu, Singapura adalah negara dengan sistem kesehatan paling efektif.

"Semua orang Singapura setahunnya bayar biaya kesehatan 2.800 dolar AS tapi bisa hidup sampai sampai 80 tahun sama seperti orang Jepang yang bayar 4.800 dolar AS untuk hidup 84 tahun, lebih baik dari orang Amerika yang harus mengeluarkan uang 10.000 dollar AS setahun untuk hidupnya cuma 79 tahun," kata dia.

Menurutnya, sistem kesehatan Singapura dan Jepang dapat lebih efisien dari Indonesia lantaran kedua negara tersebut lebih banyak menerapkan sistem mencegah daripada mengobati.

Sementara masyarakat Indonesia akan berobat jika sudah merasakan sakit.

"Pesan saya buat teman-teman, hidup yang sehat adalah hidupnya yang mencegah, bukan mengobati, yang preventif bukan yang kuratif," kata dia.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Lima Hari Hanyut, Bocah Perempuan di Malang Akhirnya Ditemukan

Warga Dusun Ngrancah di Malang, Jawa Timur digegerkan dengan penemuan sesosok jasad bocah perempuan dalam kondisi mengapung di aliran Sungai Brantas

NEWS | 30 Januari 2023

Unik, Pesta Ulang Tahun Anjing Digelar ala Kekaisaran Tiongkok

Di Kota Surabaya terdapat enam ekor anjing ras mini pom-pom yang merayakan ulang tahunnya secara besar-besaran layaknya manusia.

NEWS | 30 Januari 2023

Top 5 News: Jalan Ambles di Grobogan hingga Juventus Jelang Lawan Monza

Kabar tentang jalur Semarang-Grobogan yang ambles sepanjang 25 meter menjadi berita terpopuler atau top news Beritasatu.com, Minggu (29/1/2023).

NEWS | 30 Januari 2023

Menpan RB Klarifikasi Anggaran Kemiskinan Rp 500 Triliun Habis untuk Rapat

Menpan RB menegaskan dirinya tidak pernah menyebutkan anggaran pengetatan kemiskinan Rp 500 triliun tersedot untuk rapat dan studi banding kemiskinan.

NEWS | 30 Januari 2023

Pesta Rakyat Cap Go Meh di Bogor Digelar hingga 2 Februari 2023

Bazar Pesta Rakyat, salah satu kegiatan dari rangkaian acara Cap Go Meh (CGM)-Bogor Street Fest (BSF) 2023 digelar sejak 26 Januari hingga 2 Februari 2023.

NEWS | 30 Januari 2023

2 Pelajar di Sukabumi Jadi Korban Pembacokan

Dua pelajar di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menjadi korban pembacokan di dua lokasi berbeda, yakni Kecamatan Cicurug dan Palabuhanratu.

NEWS | 30 Januari 2023

Soal Perayaan Imlek, Ini Kata DPP PITI

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PITI Denny Sanusi menyatakan, Imlek bukan suatu perayaan agama tertentu.

NEWS | 30 Januari 2023

Permabudhi: Imlek Momentum Perayaan Sukacita Kebangsaan

Ketua Umum Permabudhi Philip Kuntjoro Widjaja mengatakan, Tahun Baru Imlek merupakan momentum perayaan sukacita kebangsaan.

NEWS | 30 Januari 2023

Besok, PM Malaysia Anwar Ibrahim Gelar Kunjungan Resmi ke Singapura

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim akan menggelar kunjungan resmi ke Singapura pada Senin (30/1/2023) besok.

NEWS | 29 Januari 2023

Soal Isu Reshuffle Kabinet, PKB: Belum Pasti Terjadi

Ketua DPP PKB Daniel Johan menyebutkan bahwa reshuffle kabinet yang dikabarkan dilakukan pada Rabu Pon 1 Februari 2023, belum pasti terjadi.

NEWS | 30 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Liga Prancis: 10 Pemain PSG Dipaksa Seri 1-1 oleh Reims

Liga Prancis: 10 Pemain PSG Dipaksa Seri 1-1 oleh Reims

BOLA | 3 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE