Logo BeritaSatu

Jerat Hakim Agung Gazalba Saleh, KPK Tegaskan Tak Langgar Hukum

Minggu, 27 November 2022 | 10:49 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / FFS

Jakarta, Beritasatu.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak melanggar hukum ketika menjerat Hakim Agung Gazalba Saleh sebagai tersangka kasus dugaan suap di Mahkamah Agung (MA). Gazalba diketahui telah mengajukan gugatan praperadilan atas penetapan dirinya sebagai tersangka ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

“Proses penanganan perkara ini pun, telah sesuai dengan aturan dan mekanisme hukum yang berlaku,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Minggu (27/11/2022).

Advertisement

Ali menyampaikan, KPK siap menghadapi praperadilan Gazalba. Dikatakan, pihaknya telah memiliki alat bukti yang cukup untuk menetapkan sejumlah pihak menjadi tersangka. Oleh sebab itu, KPK yakin bakal memenangkan gugatan praperadilan kali ini.

“Kami sangat yakin hakim yang nantinya memeriksa akan tetap independen dan memutus menolak permohonan tersebut,” tutur Ali.

Diketahui, gugatan praperadilan Gazalba tercatat dalam nomor perkara 110/Pid.Pra/2022/PN JKT.SEL. Sidang perdana atas gugatan praperadilan Gazalba bakal digelar pada Senin (12/12/2022).

Dalam petitumnya disebutkan, Gazalba meminta majelis hakim menyatakan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan KPK Nomor: B/714/DIK.00/23/11/2022 per 01 November 2022 terkait penetapan tersangka tidak sah serta tanpa dasar hukum. Gazalba turut meminta kemampuan, kedudukan, serta harkat dan martabatnya dipulihkan.

"Pemohon sepenuhnya memohon kebijaksanaan Yang Terhormat Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memeriksa, mengadili dan memberikan putusan terhadap perkara a quo dengan tetap berpegang pada prinsip keadilan, kebenaran, dan rasa kemanusiaan," ungkap Gazalba pada petitumnya.

Gazalba Saleh sudah dijerat KPK sebagai tersangka. Hanya saja, KPK belum menjelaskan lebih lanjut terkait konstruksi perkara yang menjerat Gazalba. Hal itu baru akan diungkap ke publik ketika pengumuman dilakukannya penahanan.

"Kami akan umumkan pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka pada saatnya nanti ketika penyidikan ini cukup,” kata Ali Fikri.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pasukan Israel Serang Tepi Barat, 10 Warga Palestina Tewas

Pasukan Israel menyerang wilayah Tepi Barat yang menewaskan 10 warga Palestina pada Kamis (26/1/2023).

NEWS | 27 Januari 2023

Vape Masuk Perda KTR Surabaya, Sanksi Denda Diterapkan

Ery Cahyadi menyatakan, Pemkot Surabaya akan memberikan sanksi tegas bagi para perokok, baik penguna rokok konvensional maupun rokok elektrik atau vape.

NEWS | 27 Januari 2023

Keluarga Mahasiswa UI yang Ditabrak Pertanyakan SP3

Keluarga mahasiswa UI yang tewas ditabrak, Muhammad Hasya Athallah Saputra, mempertanyakan terbitnya SP3 kasus tersebut.

NEWS | 27 Januari 2023

Wali Kota Depok Sebut Larangan Vape Sudah Diatur dalam Perda KTR

Pemkot Depok mengeklaim larangan vape atau rokok elektrik sudah diterapkan sejak ditetapkannya Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 02 Tahun 2020.

NEWS | 27 Januari 2023

Kasus Perintangan Penyidikan, Arif Rachman Arifin Dituntut 1 Tahun Penjara

JPU menuntut Arif Rachman Arifin dihukum penjara 1 tahun karena terlibat dalam perintangan penyidikan kasus pembunuhan Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Kualitas Udara Kota Bangkok Tak Sehat, Warga Disarankan Tetap di Rumah

Kualitas udara di Kota Bangkok telah mencapai tingkat tidak sehat dengan penduduk di ibu kota Thailand disarankan untuk menghindari atau mengurangi aktivitas di luar.

NEWS | 27 Januari 2023

Mahasiswa Hasya Tewas Ditabrak Pensiunan Polisi Malah Tersangka, Iluni UI Turun Gunung

Mahasiswa UI Hasya Athalah tewas diduga ditabrak oleh pensiunan polisi di Jagakarsa, Jakarta Selatan ditetapkan tersangka.

NEWS | 27 Januari 2023

Sebulan Terendam Banjir, 3.700 Hektare Sawah di Kudus Puso

Hampir sebulan lamanya, ribuan hektare lahan sawah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah terendam banjir.

NEWS | 27 Januari 2023

Geng Bersenjata Serang Markas Polisi Haiti, 6 Petugas Tewas

Polisi dan warga sipil berunjuk rasa di ibu kota Haiti, Port-au-Prince pada Kamis (26/1/2023) untuk menentang geng bersenjata yang menyerang markas polisi.

NEWS | 27 Januari 2023

Marak Pembunuhan Sadis, Pengamat Sosial: Dipicu Media Sosial

Menurut Devie, ketika seseorang melakukan tindakan pembunuhan sadis yang bersifat ekstrem, salah satunya bisa disebabkan oleh pengaruh media sosial.

NEWS | 27 Januari 2023


TAG POPULER

# Pleidoi Ferdy Sambo


# Serial Killer


# RUU Kesehatan


# Insiden Lion Air


# Biaya Haji 2023


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pasukan Israel Serang Tepi Barat, 10 Warga Palestina Tewas

Pasukan Israel Serang Tepi Barat, 10 Warga Palestina Tewas

NEWS | 9 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE